Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bulan Bung Karno 2026, Made Supartha Bangun Kesadaran Hukum Kekayaan Intelektual

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Dalam rangka memperingati HUT ke-53 PDI Perjuangan dan Bulan Bung Karno Tahun 2026, DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menggelar kegiatan “Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual” di Gedung Ksiramawa, Art Center Denpasar, Minggu (24/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen partai dalam mendorong kesadaran hukum masyarakat terhadap pentingnya perlindungan karya, inovasi, kreativitas, serta produk intelektual di tengah perkembangan ekonomi kreatif dan transformasi digital yang semakin pesat.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, para KSB DPC PDI Perjuangan Kabupaten/Kota se-Bali, anggota Fraksi DPR RI I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan dan Fraksi DPRD Provinsi Bali, pelaku UMKM, insan ekonomi kreatif, musisi, seniman, akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum dari berbagai daerah di Bali.

Koordinator Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual yang juga Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Bali, Dr. (c) I Made Supartha S.H., M.H dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 397 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Bali. Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kekayaan intelektual mulai tumbuh dan menjadi kebutuhan di era modern saat ini.

Supartha menegaskan bahwa kekayaan intelektual tidak lagi sekadar simbol pengakuan atas hasil karya seseorang, tetapi telah berkembang menjadi aset strategis yang memiliki nilai ekonomi, nilai budaya, sekaligus kekuatan daya saing suatu daerah maupun bangsa.

“Di tengah perkembangan ekonomi kreatif, transformasi digital, dan persaingan global saat ini, kekayaan intelektual bukan hanya menjadi bentuk pengakuan atas hasil karya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi, budaya, dan strategis bagi pembangunan daerah maupun nasional,” ujar Supartha yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali.

Ia menilai masih banyak masyarakat, khususnya pelaku UMKM, seniman, musisi, hingga komunitas kreatif yang belum memahami pentingnya pendaftaran hak cipta, merek, desain industri, dan bentuk perlindungan hukum lainnya. Akibatnya, tidak sedikit karya dan inovasi masyarakat yang rawan disalahgunakan atau bahkan diklaim pihak lain karena tidak memiliki perlindungan hukum yang kuat.

Karena itu, melalui kegiatan sosialisasi ini, DPD PDI Perjuangan Bali ingin membuka ruang edukasi sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat agar mulai memahami manfaat sertifikasi kekayaan intelektual sebagai instrumen perlindungan dan penguatan ekonomi kreatif.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya pada tataran sosialisasi semata, tetapi menjadi langkah awal membangun budaya hukum yang menghargai karya cipta dan inovasi anak bangsa. Semakin banyak masyarakat yang mendaftarkan kekayaan intelektualnya, maka semakin kuat perlindungan hukum dan manfaat ekonomi yang bisa dirasakan,” tegasnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber penting yang memberikan pemahaman komprehensif terkait sistem dan urgensi perlindungan kekayaan intelektual di Indonesia. Hadir sebagai keynote speaker, Putri Koster yang memberikan pandangan mengenai pentingnya perlindungan karya dan budaya lokal Bali di tengah arus globalisasi.

Selain itu, turut hadir pembicara dari Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali, Dr. Ketut Wica, serta Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Isya Nalapraja yang memaparkan prosedur, manfaat, hingga mekanisme pendaftaran kekayaan intelektual bagi masyarakat.

Dalam suasana Bulan Bung Karno, Supartha juga mengingatkan pentingnya melanjutkan semangat perjuangan Bung Karno dalam membangun bangsa yang berdikari, berdaulat, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Menurutnya, perlindungan terhadap karya cipta dan inovasi masyarakat merupakan bagian dari upaya memperkuat jati diri bangsa sekaligus mendorong kemandirian ekonomi rakyat.

“Semangat gotong royong, keberpihakan kepada rakyat, serta pembangunan sumber daya manusia unggul harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah pengabdian kita. Perlindungan terhadap kekayaan intelektual juga merupakan bagian dari perjuangan membangun bangsa yang mandiri dan berdaya saing,” katanya.

Melalui kegiatan ini, DPD PDI Perjuangan Bali berharap semakin banyak masyarakat Bali, khususnya generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif, yang terdorong untuk mendaftarkan karya dan inovasinya secara resmi sehingga mampu memperoleh perlindungan hukum, meningkatkan nilai ekonomi produk, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan nasional.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias dan interaktif. Para peserta terlihat aktif berdiskusi mengenai persoalan hak cipta, perlindungan merek usaha, hingga tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dan komunitas kreatif dalam memperoleh sertifikasi kekayaan intelektual. Acara ini sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran hukum masyarakat Bali terhadap pentingnya menjaga dan melindungi karya anak bangsa di era persaingan global.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja Pansus TRAP DPRD Bali Diapresiasi, Komitmen Jaga Ajeg Bali Dipertegas

    Kinerja Pansus TRAP DPRD Bali Diapresiasi, Komitmen Jaga Ajeg Bali Dipertegas

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kinerja Panitia Khusus Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mendapat pengakuan resmi dari Pemerintah Provinsi Bali.  Dalam Rapat Paripurna DPRD Bali ke-18, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi tinggi atas keseriusan dan tanggung jawab Pansus TRAP dalam mengawal isu strategis daerah. Apresiasi tersebut disampaikan langsung Gubernur Wayan Koster […]

  • Kejar 400 Ton Gabah per Bulan, Perumda MGS Badung Perkuat Subak Hadapi Ancaman El Nino

    Kejar 400 Ton Gabah per Bulan, Perumda MGS Badung Perkuat Subak Hadapi Ancaman El Nino

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BADUNG – Ancaman El Nino mulai menjadi perhatian dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Di tengah potensi gangguan terhadap produksi pertanian dan kenaikan harga beras, Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung justru tengah berpacu memperkuat pasokan bahan baku untuk mengoptimalkan operasional Rice Milling Unit (RMU). Perumda MGS Badung menargetkan mampu menyerap sedikitnya […]

  • Gubernur Akmil Prakarsai Renovasi Rumah Warga Tak Layak Huni

    Gubernur Akmil Prakarsai Renovasi Rumah Warga Tak Layak Huni

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Arnold A.P Ritiauw, didampingi Danmentar Brigadir Jendral TNI Ali Akhwan ,S.E., dan Dirjianbang Akmil Brigjen TNI Hari Mulyanto, M.Sc., meninjau langsung tempat pelaksanaan renovasi rumah tidak layak huni di Dusun Kanci I, Desa Salam Kanci, Kecamatan Bandongan, Magelang. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti Taruna […]

  • Bupati SBS Ajak Pemimpin Agama Doakan PS Malaka di ETMC Ende 2025

    Bupati SBS Ajak Pemimpin Agama Doakan PS Malaka di ETMC Ende 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 19
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS), mengajak seluruh pemimpin agama di Kabupaten Malaka untuk mendoakan dan memberikan dukungan bagi para pemain PS Malaka yang tengah berlaga pada turnamen El Tari Memorial Cup (ETMC) Ende 2025. Ajakan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Lintas Keagamaan Tingkat Kabupaten Malaka di Aula Kantor […]

  • Kapolresta Magelang Cek Pos Pam dan Pos Yan Mudik Idul Fitri 1446 H

    Kapolresta Magelang Cek Pos Pam dan Pos Yan Mudik Idul Fitri 1446 H

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 879
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2025 dan kesiapan dan kesiagaan menghadapi mudik Idul Fitri 1446 Hijriah, Kapolresta Magelang Polda Jateng Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, S.I.K., S.H. mengunjungi Pos Pam dan Pos Yan. Turut mendampingi kunjungan Pejabat Utama (PJU) Polresta Magelang, Minggu (23/03/2015). Adapun pos yang dikunjungi yaitu Pos Pengamanan (Pos Pam) […]

  • Dede Yusuf Minta Kenaikan PBB di Kota Parepare Harus Ada Azas Keadilan

    Dede Yusuf Minta Kenaikan PBB di Kota Parepare Harus Ada Azas Keadilan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Pemerintah Kota Parepare, Sulawesi Selatan menghentikan penagihan pajak bumi dan bangunan (PBB) usai tagihannya melonjak drastis hingga 800%. Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf mendorong adanya asas keadilan. “Harus berkeadilan. Terutama buat masyarakat yang memang kemampuan membayarnya itu sangat kecil, sangat minim, buruh, tani, nelayan, pensiunan, guru dan lain-lain. Itu […]

expand_less