Breaking News
light_mode
Trending Tags

Salurkan Bantuan Rp1,26 Miliar Korban Banjir di Banjar, Gubernur Koster: Belum Final dan Pendataan Masih Berlanjut

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster memastikan penanganan dampak banjir bandang di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng, masih terus dilakukan setelah ia turun langsung ke lokasi, Minggu, 15 Maret 2026. Meski bantuan dari APBD Provinsi Bali melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah disalurkan sebesar Rp1,263 miliar, namun pendataan korban terdampak masih berlanjut.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam kunjungan langsung kelokasi didampingi Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Mahayadnya, Ketua Pansus Trap Made Supartha, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Ketua DPRD Buleleng mengatakan, masih ada kemungkinan sejumlah warga belum terdata sebagai penerima bantuan. Karena itu, ia meminta BPBD memastikan seluruh korban terdampak benar-benar tercatat.

“Saya minta Kepala BPBD mendata secara teliti supaya tidak ada warga yang tertinggal. Jangan sampai ada yang seharusnya menerima bantuan tetapi belum mendapatkan,” kata Gubernur Koster.

Selain bantuan untuk warga, Pemprov Bali juga akan membantu kebutuhan sekolah yang terdampak banjir agar kegiatan belajar mengajar bisa segera kembali normal. Menurut Gubernur Koster, bantuan untuk sekolah tidak bisa menggunakan dana BPBD karena bukan termasuk bantuan langsung kepada warga terdampak.

Sebagai solusi, lanjut Gubernur Koster bantuan akan diberikan melalui dana gotong royong pegawai Pemprov Bali.
Ia telah meminta Kepala Desa Banjar dan pihak sekolah mendata kebutuhan yang diperlukan, seperti papan tulis dan perlengkapan belajar lainnya.

“Saya minta semua kebutuhan didata. Dalam beberapa hari ini dihitung totalnya berapa, dan dalam waktu dekat akan saya bantu dari dana di luar APBD,” jelasnya.

Untuk penanganan jangka panjang, pemerintah desa mengusulkan pembangunan gedung sekolah bertingkat karena lokasi sekolah beberapa kali terdampak banjir akibat luapan sungai. Gubernur Koster menilai usulan tersebut bisa menjadi solusi agar aktivitas pendidikan tetap berjalan meskipun terjadi banjir.

“Kalau memang perlu dibangun kembali dengan konsep bertingkat, nanti pemerintah yang merancang. Jika membutuhkan dukungan anggaran di daerah, bisa dibantu melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK),” terangnya.

Sementara itu, untuk mengatasi persoalan banjir dari sisi infrastruktur, Gubernur Koster akan menugaskan Balai Wilayah Sungai (BWS) melakukan normalisasi sungai serta perbaikan sistem pengendalian banjir.

“Terkait sungai ini, saya akan tugaskan BWS melakukan normalisasi dan penanganan agar ke depan tidak terjadi banjir seperti ini lagi,” ucap Gubernur Bali asal Desa Sembiran Buleleng ini.

Mengenai dugaan aktivitas penebangan liar di bagian hulu sungai yang disebut-sebut memicu banjir, Gubernur Koster mengatakan pemerintah akan melakukan pengecekan lebih lanjut.

“Harus dicek dulu kawasan hutannya di mana. Belum tentu itu kawasan hutan, bisa saja lahan milik warga,” sebutnya seraya menyebut usulan warga terkait peninggian senderan atau tanggul sungai juga akan dikoordinasikan dengan pihak BWS sebagai bagian dari upaya mitigasi banjir di wilayah tersebut. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancam Mangrove dan Nelayan Serangan , Wayan Patut Desak DPRD Bali dan DPR RI Tegas Soal Proyek FSRU LNG

    Ancam Mangrove dan Nelayan Serangan , Wayan Patut Desak DPRD Bali dan DPR RI Tegas Soal Proyek FSRU LNG

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Rencana pembangunan proyek ambisius Floating Storage and Regasification Unit Liquefied Natural Gas (FSRU LNG) di perairan Serangan, Denpasar, kembali menuai sorotan publik. Prajuru Desa Adat Serangan, Wayan Patut menilai DPRD Bali tidak serius menanggapi polemik yang berpotensi mengancam lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir. Wayan Patut yang juga dikenal sebagai tokoh pelestari lingkungan […]

  • Dokumen Negara Ungkap Dugaan Resort PMA di Gianyar Beroperasi Tanpa Izin Sah, Pajak Daerah Jadi Sorotan

    Dokumen Negara Ungkap Dugaan Resort PMA di Gianyar Beroperasi Tanpa Izin Sah, Pajak Daerah Jadi Sorotan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dugaan pelanggaran perizinan oleh perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) di Kabupaten Gianyar kembali mencuat ke ruang publik. Kali ini, sorotan tidak lagi bertumpu pada asumsi atau kesaksian sepihak, melainkan pada rangkaian dokumen resmi negara yang mencatat adanya dugaan operasional resort mewah tanpa izin usaha yang sah dan sesuai ketentuan hukum Indonesia. Dokumen […]

  • RSUP Prof. Ngoerah Siapkan Lompatan Besar, Bangun Empat Gedung Baru Rp1,2 Triliun Menuju Rumah Sakit Kelas Dunia

    RSUP Prof. Ngoerah Siapkan Lompatan Besar, Bangun Empat Gedung Baru Rp1,2 Triliun Menuju Rumah Sakit Kelas Dunia

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR – RSUP Prof. Ngoerah Denpasar bersiap melakukan transformasi besar dalam pengembangan layanan kesehatan. Rumah sakit rujukan nasional di Bali itu akan membangun empat gedung baru dengan nilai investasi sekitar Rp1,2 triliun sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan sekaligus mendukung Bali menjadi destinasi medical tourism bertaraf internasional. Direktur Utama RSUP Prof. Ngoerah, I Gusti […]

  • Kebijakan Moneter Pasca Perry: Celah yang Menjepit Kelas Menengah

    Kebijakan Moneter Pasca Perry: Celah yang Menjepit Kelas Menengah

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Mundurnya Perry Warjiyo dari pucuk pimpinan Bank Indonesia membuka pertanyaan jauh lebih mendasar daripada sekadar siapa penggantinya: selama masa kepemimpinannya, untuk siapa sebenarnya kebijakan moneter Indonesia dirancang dan bekerja? Kelas menengah perkotaan — yang menyumbang 81% konsumsi rumah tangga dan 55% Produk Domestik Bruto, kini terjebak dalam jepitan dua arah. Kebijakan moneter […]

  • Legalitas Medan Cheer Up Run 2025 Dipertanyakan

    Legalitas Medan Cheer Up Run 2025 Dipertanyakan

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 869
    • 0Komentar

    Medan – Legalitas Medan Cheer Up Run 2025 yang berlangsung di Medan, Minggu (19/1) dipertanyakan. Pasalnya, sampai jelang gelaran disinyalir event tersebut belum mendapatkan rekomendasi dari induk olahraga nya. “Informasi yang beredar menyebutkan begitu. Ini sangat disayangkan. Terlebih lagi momen tersebut untuk memberikan wadah bagi talenta-talenta muda yang menyukai cabang olahraga lari “,salah seorang pemerhati […]

  • HUT ke-81 RI, Dr Somvir: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Kedaulatan, Keadilan, dan Kemakmuran

    HUT ke-81 RI, Dr Somvir: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Kedaulatan, Keadilan, dan Kemakmuran

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan semangat kebangsaan dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan serta membangun Indonesia yang lebih maju. Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan kemerdekaan tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang […]

expand_less