Breaking News
light_mode
Trending Tags

Doktor Anak Agung Wiraputra Torehkan Prestasi Gemilang Dengan Nilai 95,5 dan Predikat Pujian di Universitas Warmadewa

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR,- Universitas kembali menegaskan perannya sebagai kawah candradimuka lahirnya pemikir hukum progresif. Kamis (26/3), ruang akademik Pascasarjana Universitas Warmadewa dipenuhi nuansa khidmat sekaligus intelektual saat Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra S.H M.H resmi menyandang gelar doktor di bidang hukum. Bukan sekadar seremoni akademik, momentum ini menjadi panggung lahirnya gagasan penting bagi masa depan sistem peradilan perdata di Indonesia.

Dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor yang digelar di Ruang Sri Wijaya Mahadewi, Gedung Pascasarjana Lantai IV, Agung Wiraputra tampil meyakinkan saat mempertahankan disertasinya berjudul “Rekonstruksi Pengaturan Eksekusi Putusan Perkara Perdata yang Berlandaskan Keadilan dan Kepastian Hukum.” Di hadapan dewan penguji yang dipimpin langsung oleh Rektor, ia memaparkan problem klasik yang hingga kini masih membayangi wajah peradilan perdata: putusan yang tak kunjung dieksekusi.

Sidang dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P sebagai Ketua Sidang sekaligus Penguji IX. Sementara itu, Prof. Dr. Ni Luh Made Mahendrawati, S.H., M.Hum bertindak sebagai Sekretaris Sidang, Promotor, dan Penguji VIII. Hadir pula penguji eksternal Prof. Dr. H. Jawade Hafidz, S.H., M.H., serta jajaran penguji internal diantaranya, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si (Penguji II), Prof. Dr. I Nyoman Sujana, S.H.,M.Hum (Ko-Promotor I/Penguji VI), Dr. I Nyoman Gede Sugiartha, S.H., M.H (Ko-Promotor II/Penguji VII), Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H (Penguji III), Dr. I Ketut Kasta Arya Wijaya, S.H., M.Hum (Penguji IV), dan Dr. I Nyoman Sukandia, S.H., M.H (Penguji V).

Dengan lugas, ia menyoroti paradoks dalam sistem hukum Indonesia—di mana kemenangan di ruang sidang tidak selalu berbanding lurus dengan terpenuhinya hak di lapangan. “Eksekusi seharusnya menjadi penutup yang memastikan keadilan benar-benar hadir, bukan justru menjadi titik lemah,” tegasnya.

Wiraputra mengurai persoalan ini dari tiga dimensi filosofis. Secara ontologis, eksekusi belum sepenuhnya menghadirkan keadilan. Secara epistemologis, terdapat hambatan kompleks, baik dari aspek regulasi maupun praktik di lapangan. Sementara secara aksiologis, sistem yang ada dinilai belum memberi manfaat optimal bagi pencari keadilan. Analisis tersebut memperlihatkan bahwa persoalan eksekusi bukan sekadar teknis, melainkan struktural.

Sorotan tajam juga diarahkan pada regulasi lama seperti HIR dan RBg yang dinilai tidak lagi memadai menjawab tantangan zaman. Ketiadaan batas waktu eksekusi, kaburnya amar putusan, hingga kekosongan hukum dalam aspek teknis menjadi celah yang kerap dimanfaatkan atau justru memperlambat proses keadilan. Dalam praktiknya, hambatan semakin kompleks dengan adanya resistensi pihak tereksekusi serta keterbatasan dukungan aparat penegak hukum.

Namun, disertasi ini tidak berhenti pada kritik. Agung Wiraputra menawarkan formulasi solusi yang terstruktur dan visioner. Ia mengusulkan pembentukan undang-undang khusus yang mengatur eksekusi perdata secara komprehensif, pembentukan satuan tugas khusus pelaksana eksekusi, hingga penerapan sanksi tegas bagi pihak yang menghambat jalannya putusan pengadilan. Tak kalah penting, ia menekankan pemanfaatan teknologi melalui sistem peradilan elektronik untuk menciptakan transparansi dan akuntabilitas.

Baginya, reformasi hukum eksekusi harus berdiri di atas tiga pilar utama: keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan. Tanpa integrasi ketiganya, putusan pengadilan berisiko kehilangan makna substantifnya di mata masyarakat.

Dukungan terhadap gagasan tersebut juga datang dari jajaran akademisi. Dekan Pascasarjana menilai penelitian ini memiliki relevansi tinggi dalam menjawab kebutuhan pembaruan hukum nasional. Sementara Rektor menegaskan bahwa disertasi ini bukan hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mengandung nilai kebaruan yang berpotensi memperkaya khazanah ilmu hukum Indonesia.

Sidang pun ditutup dengan hasil membanggakan. Agung Wiraputra dinyatakan lulus dengan nilai 95,5, sekaligus mencatatkan diri sebagai doktor ke-27 yang dilahirkan oleh Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa.

Lebih dari sekadar capaian personal, keberhasilan ini membawa harapan baru. Di tengah tantangan penegakan hukum yang kerap dipertanyakan publik, lahirnya gagasan reformasi eksekusi perdata ini diharapkan menjadi titik terang—bahwa keadilan tidak hanya diputuskan, tetapi juga benar-benar diwujudkan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Pasal Berapa?” Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Kebuntuan BTID Soal Tukar Guling Mangrove

    “Pasal Berapa?” Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Kebuntuan BTID Soal Tukar Guling Mangrove

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali berubah tegang saat PT Bali Turtle Island Development (BTID) tak mampu menunjukkan dasar hukum pertukaran kawasan ekologis mangrove di hadapan para anggota dewan, Senin (11/5/2026). Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, secara terbuka mencecar […]

  • Kalahkan Dinas PUPRKIM, Disdikpora Bali Juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV

    Kalahkan Dinas PUPRKIM, Disdikpora Bali Juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR – Tim Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali berhasil menjadi juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV. Gelar tersebut diraih setelah Disdikpora mengalahkan Tim Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali pada pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Gelanggang Olahraga (GOR) Ngurah Rai, Denpasar, Senin […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Saluran Air

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Saluran Air

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 746
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka memperingati HUT ke-64 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Komando Taktis bersama masyarakat melaksanakan kegiatan pembersihan saluran air di Jalan Fatahilah, Kecamatan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan serta mencegah banjir akibat tersumbatnya aliran air. Selain itu, kegiatan […]

  • Matahukum Usulkan Presiden Evaluasi Satgas PKH Agar Tidak Jadi Ladang Korupsi Baru

    Matahukum Usulkan Presiden Evaluasi Satgas PKH Agar Tidak Jadi Ladang Korupsi Baru

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir mendesak Presiden Prabowo melakukan evaluasi adanya Satuan Tugas Pengamanan Hutan (Satgas PKH) karena diduga dapat menjadi tempat kejahatan korupsi, perebutan kewenangan, dan pelanggaran asas legalitas negara. “Kami memandang agar Presiden sebaiknya melakukan evaluasi mendalam terhadap keberadaan dan kewenangan Satgas PKH. Tanpa penyesuaian yang ketat dengan aturan perundang-undangan yang […]

  • Pascasarjana “UNIKU” Luncurkan Program RPL dan Fast Track

    Pascasarjana “UNIKU” Luncurkan Program RPL dan Fast Track

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Dalam upaya mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan menjawab kebutuhan dunia pendidikan dan industry, Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan dengan bangga mengumumkan peluncuran dua program baru, yaitu Kelas Rekognisi Pembelajaran (RPL) dan Program Fast Track. Dalam acara Temu Media yang digelar pada, Kamis (16/01/2025) di Aula Pascasarjana, Direktur Sekolah Pascasarjana Uniku, […]

  • Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sudah Mendapat Dukungan Pemerintah Pusat Melakui Rekom Kementrian Pertahanan RI No. B/3055/27/05/53/DJPOT Tanggal 17Juli 2025

    Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sudah Mendapat Dukungan Pemerintah Pusat Melakui Rekom Kementrian Pertahanan RI No. B/3055/27/05/53/DJPOT Tanggal 17Juli 2025

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com – Dengan adanya Sosialisasi Pembagunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Desa Pajarakan, Kecamatan Gerokgak Buleleng. Berdsasarkan Rekom Kementrian Pertahanan RI No. B/3055/27/05/53/DJPOT Tanggal, 17 Juli 2025. Pada hari minggu, tanggal 07 desember 2025 di Desa Pajarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Sosialisasi KEK mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintahan Pusat Khususnya Kemenhan dengan mengutus perwakilan […]

expand_less