Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mantan Ketua Kadin Bali Alit Wiraputra  Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali: Tegakkan Perda Tanpa Kompromi, Moratorium Hotel di Bali Selatan Perlu Dipertimbangkan

  • account_circle admin
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Ketua Umum Korwil Bali Nusra Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri Indonesia (MAI) Provinsi Bali yang juga mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali periode 2015–2020, Dr. Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali yang dinilai telah menunjukkan komitmen dalam mengawal penegakan aturan tata ruang dan perizinan di Pulau Dewata.

Pernyataan tersebut disampaikan Alit Wiraputra saat diwawancarai di Denpasar, Rabu (29/7/2026). Menurutnya, keberadaan Pansus TRAP menjadi harapan besar bagi masyarakat untuk memastikan seluruh pembangunan di Bali berjalan sesuai ketentuan hukum dan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

“Saya sangat bangga dengan adanya Pansus TRAP. Mereka bekerja dengan luar biasa baik. Saya berharap semangat ini terus dipertahankan sehingga berbagai persoalan tata ruang dan perizinan di Bali dapat diselesaikan secara tegas dan adil,” ujarnya.

Agung Alit menegaskan, bangunan yang terbukti melanggar ketentuan perizinan maupun tata ruang harus ditindak tanpa pandang bulu. Sebaliknya, pembangunan yang telah memenuhi seluruh persyaratan harus diberikan kepastian hukum agar iklim investasi tetap sehat.

Ia mengaku menerima berbagai informasi mengenai masih adanya pembangunan hotel yang diduga tidak memenuhi ketentuan luas lahan minimum sebagaimana diatur dalam Perda. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga menimbulkan ketidakadilan bagi para pengusaha yang selama ini mematuhi seluruh regulasi.

“Kalau memang ada yang melanggar aturan, harus ditertibkan. Perda dibuat melalui kajian dan pertimbangan yang matang sehingga wajib ditegakkan secara konsisten,” tegasnya.

Ia berharap Pansus TRAP terus bekerja dengan penuh integritas, dedikasi, dan keberanian dalam mengawasi seluruh proses pembangunan di Bali agar tidak ada lagi pelanggaran yang merugikan masyarakat maupun pelaku usaha yang taat hukum.

Selain mendukung penegakan aturan, Agung Alit juga mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Bali mempertimbangkan kebijakan moratorium pembangunan akomodasi pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Kota Denpasar, dan sebagian Kabupaten Gianyar. Menurutnya, kawasan tersebut sudah mengalami kepadatan pembangunan sehingga diperlukan kebijakan pemerataan investasi ke wilayah lain di Bali.

Ia mendorong pemerintah mengarahkan investor untuk mengembangkan usaha di kabupaten lain seperti Karangasem, Jembrana, Buleleng, Bangli, maupun daerah lain yang masih memiliki ruang dan potensi besar untuk dikembangkan.

“Pemerataan pembangunan harus menjadi prioritas. Jangan sampai seluruh investasi hanya menumpuk di Bali Selatan, sementara daerah lain tertinggal. Investor perlu diarahkan agar manfaat pembangunan dirasakan oleh seluruh masyarakat Bali,” katanya.

Agung Alit juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai penopang pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, persoalan kemacetan lalu lintas, kebutuhan air bersih, hingga pengelolaan sampah kini menjadi tantangan besar yang harus segera diselesaikan pemerintah.

Ia berharap program penanganan sampah yang sedang berjalan dapat terealisasi sesuai target pada 2028 sehingga persoalan sampah yang selama ini menjadi perhatian masyarakat dapat teratasi secara berkelanjutan.

Di sisi lain, kemacetan lalu lintas yang semakin parah dinilai membutuhkan langkah strategis melalui pengembangan sistem transportasi, peningkatan kapasitas infrastruktur jalan, serta kebijakan yang mampu mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan perkotaan.

Mengakhiri keterangannya, Agung Alit mengajak pemerintah daerah bersama DPRD Bali, khususnya Pansus TRAP, untuk terus mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan pembangunan.

“Saya berharap Pansus TRAP terus bekerja dengan penuh semangat, dedikasi, dan integritas. Pemerintah juga harus lebih tanggap terhadap aspirasi masyarakat agar pembangunan Bali tetap tertata, berkeadilan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Dukung Forum Investasi yang Bermanfaat untuk Masyarakat Tanpa Korbankan Budaya dan Lingkungan

    Gubernur Koster Dukung Forum Investasi yang Bermanfaat untuk Masyarakat Tanpa Korbankan Budaya dan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Provinsi Bali di Ruang Tamu Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Selasa (10/2). Audiensi tersebut membahas penguatan investasi pariwisata yang sejalan dengan visi pembangunan Bali yang berlandaskan pelestarian alam, budaya, dan kearifan lokal. NCPI Bali merupakan organisasi yang beranggotakan praktisi multidisiplin di […]

  • Harun Al-Rasyid kejar Prestasi di Malaysia

    Harun Al-Rasyid kejar Prestasi di Malaysia

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.491
    • 0Komentar

    Teks foto: Harun Al-Rasyid Nasution (kiri) dan Maria Valentina Evelyn (kanan Medan – Atlet berkuda Sumatera Utara Harun Al-Rasyid Nasution tak berhenti untuk terus membukukan pencapaian positif dalam perjalanan karirnya di bidang olahraga berkuda Equestrian-Endurance atau Ketahanan Setelah tampil memukau pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, Harun Al Rasyid Nasution mengikuti kejuaraan Endurance atau Ketahanan Kuda […]

  • Polda Bali–Pansus TRAP DPRD Bali Perkuat Sinergi, Tata Ruang dan Perda Dikunci Demi Masa Depan Bali

    Polda Bali–Pansus TRAP DPRD Bali Perkuat Sinergi, Tata Ruang dan Perda Dikunci Demi Masa Depan Bali

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Sinergi antara Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali kian diperkuat dalam upaya menjaga arah pembangunan Pulau Dewata agar tetap selaras dengan visi jangka panjang yang berkelanjutan. Audiensi yang digelar Selasa (14/4/2026) di Polda Bali Denpasar menjadi momentum strategis dalam merespons dinamika tata ruang, pengelolaan aset, serta sistem perizinan yang semakin kompleks. […]

  • Dari Danau Beratan hingga Gedung 45 Meter, Pansus TRAP Dorong Satgas Tata Ruang dan Moratorium Izin

    Dari Danau Beratan hingga Gedung 45 Meter, Pansus TRAP Dorong Satgas Tata Ruang dan Moratorium Izin

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mendorong arah baru kebijakan penataan ruang Pulau Dewata melalui pendekatan progresif berbasis nilai. Salah satu poin krusial yang disorot adalah usulan penerapan zonasi ketinggian bangunan hingga 45 meter di kawasan tertentu, tanpa meninggalkan prinsip dasar kearifan lokal Bali. Rekomendasi strategis […]

  • Terbongkar di Renon: WNA Rusia Diduga Jadikan Kamar Hotel Four Star sebagai Lokasi Prostitusi

    Terbongkar di Renon: WNA Rusia Diduga Jadikan Kamar Hotel Four Star sebagai Lokasi Prostitusi

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Operasi pengawasan keimigrasian kembali mengungkap praktik pelanggaran di wilayah Denpasar. Setelah menyasar sejumlah titik, petugas melanjutkan operasi ke kawasan Renon pada Sabtu, 2 Mei 2026. Di sebuah kamar hotel Four Star By Trans Renon, petugas mengamankan seorang perempuan warga negara asing asal Rusia berinisial AR (27). Perempuan tersebut diduga memanfaatkan kamar hotel […]

  • DPKPP Kabupaten Cirebon Imbau Pengembang Perumahan Segera Serahkan PSU Terlantar

    DPKPP Kabupaten Cirebon Imbau Pengembang Perumahan Segera Serahkan PSU Terlantar

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Menindaklanjuti laporan dari warga Perumahan Persada Sumber Asri, Panorama Bukit Halimpu III, Griya Caraka Harjamulya Indah, dan Perumahan Griya Mukti Asri, perihal permohonan audiensi dan serah terima PSU Perumahan. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertahanan (DPKPP) Kabupaten Cirebon mengimbau para pengembang perumahan agar segera menyerahkan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) yang ditelantarkan […]

expand_less