Breaking News
light_mode
Trending Tags

MataHukum Minta Menkop dan Dirut Agrinas Diperiksa Terkait Koperasi Merah Putih

  • account_circle Admin Jakarta
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matacompas.com Jakarta — Lembaga pemantau hukum, MataHukum, mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas indikasi celah korupsi sistemik dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Proyek nasional dengan total pagu fantastis senilai Rp 240 triliun ini dinilai berjalan tanpa transparansi, menabrak regulasi pengadaan, serta sarat akan praktik monopoli kemitraan.

Sekretaris Jenderal MataHukum, Mukhsin Nasir, menegaskan bahwa desain kelembagaan KDMP yang menargetkan 80.000 koperasi dengan plafon pinjaman Rp 3 miliar per unit ini merupakan bom waktu yang siap meledak.

“Jangan berlindung di balik jargon program ekonomi rakyat jika tata kelolanya dikondisikan tertutup. Anggaran ratusan triliun bergerak sangat cepat di lapangan, tetapi sistem pengawasan hukumnya sengaja dibikin lumpuh dan abu-abu,” ujar Mukhsin Nasir di Jakarta, Minggu (28/6).

MataHukum menyoroti dua kluster utama yang dinilai menjadi celah mati akuntabilitas dan rawan menjadi bancakan korupsi skala besar:

1. Skandal Impor Kendaraan Niaga India Rp 24,66 Triliun PT Agrinas Pangan Nusantara selaku pelaksana utama disorot tajam atas kontrak impor 105.000 unit kendaraan operasional asal India (35.000 unit Mahindra Scorpio PickUp dan 70.000 unit armada Tata Motors). Selain mematikan industri manufaktur otomotif domestik, proses pengadaan senilai Rp 24,66 triliun ini diduga kuat menabrak belasan tahapan wajib regulasi LKPP. Ketertutupan pencatatan elektronik serta isu gelontoran uang muka 30 persen (sekitar Rp 7,39 triliun) mengindikasikan adanya praktik asal tunjuk dan pengkondisian sepihak tanpa due diligence.

2. Monopoli Proyek Fisik Rp 188,15 Triliun MataHukum menghitung terdapat perputaran dana fisik senilai Rp 188,15 triliun (alokasi Rp 2,5 miliar per unit untuk gudang dan gerai) yang pengerjaannya diserahkan secara eksklusif kepada PT Agrinas Pangan Nusantara. Monopoli tunggal tanpa lelang kompetitif ini diperparah oleh kekosongan regulasi baku Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) khusus KDMP. Kondisi vakum hukum ini dinilai sengaja dipelihara untuk meloloskan praktik komisi ilegal (kickback) dan penggelembungan harga (mark-up) konstruksi.

Lebih lanjut, struktur KDMP dinilai janggal karena merekrut 30.000 manajer profesional berstatus karyawan BUMN untuk mengendalikan koperasi desa, yang justru mematikan esensi demokrasi ekonomi warga. Ironisnya, jika bisnis korporasi berkedok koperasi ini merugi, angsuran bank Himbara akan dipotong langsung dari Dana Desa melalui APBN bahkan calon manager tersbeut ada 5 orang yang meninggal dunia ketika ikut pelatihan ala militer.

DPR Harus Bergerak

Menyikapi kebuntuan pengawasan, MataHukum secara khusus membidik peran parlemen. Mukhsin Nasir menegaskan bahwa DPR RI tidak boleh menjadi penonton dalam potensi skandal yang merugikan keuangan negara dalam skala masif ini.

“DPR RI khususnya wakil ketua DPR RI pa sufmi dasco harus segera memanggil pihak-pihak terkait dan menerbitkan rekomendasi kepada Kejaksaan Agung karena DPR memiliki fungsi pengawasan, dan rekomendasi politik-hukum dari Senayan sangat krusial untuk membuka jalan bagi APH dalam menguliti dugaan kongkalingkong impor dan monopoli fisik oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, karena dulu pa dasco yang minta itu dihentikan sementara” tegas Mukhsin.

Melihat tingginya risiko kerugian negara, MataHukum menegaskan kepada Kejaksaan Agung untuk segera memeriksa Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara serta Menteri Koperasi dan pihak yang berkaitan.

“Penegak hukum tidak boleh pasif. Bercermin dari ketegasan Kejaksaan Agung yang agresif menyikat skandal tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG), maka demi keadilan, Kejagung harus segera membuka penyelidikan resmi dan mengusut tuntas indikasi korupsi di Koperasi Desa Merah Putih ini sebelum uang rakyat telanjur amblas,” pungkas Mukhsin.

  • Penulis: Admin Jakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Regenerasi Koperasi Jadi Fokus Gubernur Koster Demi Wujudkan Ekonomi Kerthi Bali

    Regenerasi Koperasi Jadi Fokus Gubernur Koster Demi Wujudkan Ekonomi Kerthi Bali

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster menekankan pentingnya pembaruan gerakan koperasi melalui regenerasi kepemimpinan dan modernisasi sistem agar mampu menjawab tantangan ekonomi masa depan. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi pengurus Dekopinwil Provinsi Bali periode 2025–2030 di Kantor Gubernur Bali, Senin, 9 Pebruari 2026. Menurut Gubernur Koster, koperasi tidak cukup […]

  • Mentri LH Setuju Beri Perpanjangan Waktu, Gubernur Koster Sebut Penutupan TPA Suwung di Tunda

    Mentri LH Setuju Beri Perpanjangan Waktu, Gubernur Koster Sebut Penutupan TPA Suwung di Tunda

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pemerintah pusat akhirnya memberikan perpanjangan waktu penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, secara resmi memutuskan memberikan tambahan waktu hingga 28 Februari 2026, dari rencana semula yang dijadwalkan ditutup total pada 23 Desember 2025. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat […]

  • Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta Soroti Kisruh SPMB 2026: Jangan Paksakan Masuk Sekolah yang Sudah Penuh, Saatnya Benahi Sekolah yang Minim Peminat

    Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta Soroti Kisruh SPMB 2026: Jangan Paksakan Masuk Sekolah yang Sudah Penuh, Saatnya Benahi Sekolah yang Minim Peminat

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, menyoroti masih munculnya persoalan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Meski proses seleksi terus berjalan, masih terdapat calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah sesuai dengan pilihan mereka. Hal tersebut disampaikan Suwirta kepada awak media usai Rapat Paripurna ke-44 DPRD […]

  • Wakil Gubernur Giri Prasta: Ormas Harus Jadi Garda Damai Bali, HUT ke-22 Baladika Bali Tegaskan Aksi Nyata, Bukan Sekadar Seremoni

    Wakil Gubernur Giri Prasta: Ormas Harus Jadi Garda Damai Bali, HUT ke-22 Baladika Bali Tegaskan Aksi Nyata, Bukan Sekadar Seremoni

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BADUNG — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Baladika Bali, Selasa (5/5), di Pusat Latihan PSPS Bakti Negara, Lingkungan Negara Kelod, Sading, Mengwi, Badung, berlangsung penuh makna dengan perpaduan antara refleksi organisasi, aksi sosial, dan penegasan arah masa depan. Di tengah dinamika sosial yang kian kompleks, momentum ini menjadi lebih dari sekadar perayaan, melainkan titik […]

  • Tingkatkan Konektivitas Transportasi:  Kemenhub Bertemu Menteri Pariwisata

    Tingkatkan Konektivitas Transportasi: Kemenhub Bertemu Menteri Pariwisata

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bertemu dengan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, sore ini. Kedua menteri membahas antara lain rencana kerja sama dalam meningkatkan konektivitas transportasi menuju destinasi wisata domestik, untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Juma’t,(31/1/2025). Diskusi berjalan seru sambil melihat langsung layar-layar monitor sistem pemantauan transportasi yang dimiliki […]

  • Delapan Rumah Hangus di Teluk Segara: Rodi S.Kom (DPRD Kota Bengkulu) Turun Langsung Beri Bantuan dan Apresiasi PBK

    Delapan Rumah Hangus di Teluk Segara: Rodi S.Kom (DPRD Kota Bengkulu) Turun Langsung Beri Bantuan dan Apresiasi PBK

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Aksi nyata empati kembali ditunjukkan Anggota DPRD Kota Bengkulu, Rodi S.Kom, yang turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan Sumur Meleleh RT 04 RW 02, Kelurahan Teluk Segara, Rabu (9/4/2025). Kebakaran yang terjadi dua hari sebelumnya, Senin (7/4), menghanguskan delapan rumah warga dan menyebabkan puluhan jiwa kehilangan tempat tinggal. Tak hanya berdialog […]

expand_less