Breaking News
light_mode
Trending Tags

Agung Suyoga Bacakan Pandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan, Ketua Fraksi I Made Supartha Tegaskan APBD Bali Harus Berorientasi pada Kesejahteraan Rakyat dan Keberlanjutan Lingkungan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak cukup hanya diukur dari keberhasilan administratif maupun raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bali serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Pandangan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-43 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 DPRD Provinsi Bali, Jumat (10/7/2026), saat Anak Agung Gede Agung Suyoga, S.H., M.Kn membacakan Pandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025.

Pandangan umum tersebut merupakan sikap resmi Fraksi PDI Perjuangan yang dipimpin oleh Ketua Fraksi, Dr (c) I Made Supartha, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada hasil (result oriented) demi mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

Pada kesempatan itu, Fraksi PDI Perjuangan mengawali penyampaiannya dengan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali yang kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut. Menurut fraksi, capaian tersebut menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah telah berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan.

Namun demikian, Fraksi PDI Perjuangan mengingatkan bahwa opini WTP tidak boleh hanya dipandang sebagai keberhasilan administratif semata. Pemerintah Provinsi Bali didorong untuk memastikan bahwa kualitas pengelolaan APBD benar-benar mampu meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Fraksi juga memberikan apresiasi atas realisasi Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2025 yang mencapai 105,82 persen dari target yang ditetapkan. Pencapaian tersebut dinilai menunjukkan kemampuan Pemerintah Provinsi Bali dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan, terutama Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Meski demikian, Fraksi PDI Perjuangan meminta pemerintah terus memperkuat strategi peningkatan PAD melalui digitalisasi pelayanan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, optimalisasi potensi ekonomi daerah, serta pengelolaan Pungutan Wisatawan Asing secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran tanpa membebani masyarakat maupun dunia usaha.

Di sisi lain, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti rendahnya realisasi Belanja Daerah yang baru mencapai 88,42 persen dari pagu anggaran. Fraksi meminta Pemerintah Provinsi Bali memberikan penjelasan mengenai berbagai faktor yang menyebabkan belum optimalnya penyerapan anggaran, baik akibat keterlambatan pelaksanaan kegiatan, kendala pengadaan barang dan jasa, efisiensi anggaran, maupun hambatan administratif lainnya.

Menurut Fraksi, kualitas pelaksanaan anggaran harus terus ditingkatkan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Sorotan lain disampaikan terhadap besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang mencapai lebih dari Rp712,87 miliar. Fraksi meminta penjelasan mengenai komponen SiLPA yang masih terikat maupun yang dapat dimanfaatkan kembali pada tahun anggaran berikutnya agar tidak mencerminkan adanya program pembangunan yang tertunda ataupun tidak terlaksana secara maksimal.

Dalam aspek pengelolaan aset, Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi kondisi neraca Pemerintah Provinsi Bali yang mencatat nilai aset mencapai lebih dari Rp23,19 triliun dengan ekuitas sekitar Rp21,66 triliun. Meski demikian, pemerintah diharapkan terus memperbaiki penataan administrasi aset, mengoptimalkan pemanfaatannya, serta mempercepat penyelesaian kepastian hukum terhadap aset-aset daerah.

Fraksi juga menilai surplus dalam Laporan Operasional sebesar lebih dari Rp4,02 triliun perlu dianalisis secara komprehensif agar benar-benar mencerminkan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, bukan akibat belum optimalnya realisasi belanja daerah.

Selain menyoroti aspek fiskal, Fraksi PDI Perjuangan memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya kebijakan pembangunan yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan. Fraksi mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Bali mulai mengakomodasi kebijakan keadilan fiskal berbasis imbal jasa lingkungan sebagai bentuk penghargaan kepada daerah-daerah yang menjaga fungsi konservasi sumber daya alam.

Fraksi secara khusus mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Bangli yang telah menyusun kajian mengenai Imbal Jasa Lingkungan sebagai upaya menjaga kawasan hulu dan keberlanjutan sumber daya air di Bali. Menurut Fraksi, langkah tersebut layak didukung melalui penyusunan Peraturan Daerah maupun Peraturan Gubernur yang mengatur mekanisme pembayaran imbal jasa lingkungan lintas kabupaten/kota secara transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Menutup pandangan umumnya, Fraksi PDI Perjuangan menegaskan bahwa pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 harus menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan DPRD dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui semangat “Satu Pulau, Satu Pola, Satu Tata Kelola, Satu Visi, dan Satu Tujuan Kerakyatan,” Fraksi PDI Perjuangan berharap setiap kebijakan pembangunan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bali sekaligus menjaga keberlanjutan alam, adat, budaya, dan keseimbangan pembangunan di Pulau Dewata.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Tempati Kantor Baru, DPW Partai Perindo Bali Bagikan Takjil

    Resmi Tempati Kantor Baru, DPW Partai Perindo Bali Bagikan Takjil

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Bali resmi menempati kantor baru yang berlokasi di Jalan Patimura No. 69, Denpasar. Di sela-sela proses pemindahan kantor dari lokasi sebelumnya di kawasan Gatot Subroto Barat, Kota Denpasar, jajaran pengurus DPW Partai Perindo Bali juga menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sekitar pada Kamis (12/3). Kegiatan […]

  • Gubernur Banten dan Arif Rahman Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Petani

    Gubernur Banten dan Arif Rahman Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Matacompas.com Lebak — Desa Sangiangjaya, Kecamatan Cimarga, hari ini tampak berbeda. Tawa bahagia bergema di kebun-kebun yang telah dirawat bertahun-tahun. Akar yang merambat di dalam tanah kini telah tumbuh besar, siap diangkat, dan menjadi berkah bagi seluruh keluarga. Tasyakuran Panen Raya Singkong menjadi bukti kesabaran dan kerja keras yang tak sia-sia. Kehadiran Gubernur Banten, Andra […]

  • Jatiluwih Terancam Alih Fungsi Lahan, Pansus TRAP DPRD Bali Siapkan Rekomendasi dan Moratorium Pembangunan

    Jatiluwih Terancam Alih Fungsi Lahan, Pansus TRAP DPRD Bali Siapkan Rekomendasi dan Moratorium Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali segera menuntaskan penanganan dugaan pelanggaran tata ruang di kawasan Jatiluwih, Kabupaten Tabanan. Sebagai tahapan akhir, Pansus menjadwalkan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, unsur legislatif Tabanan, serta pihak terkait lainnya di Gedung DPRD Bali, Denpasar, […]

  • Krisis BBM Coreng Wajah Bali di Mata Dunia, Lanang Umbara Sentil Pemerintah Pusat dan Pertamina

    Krisis BBM Coreng Wajah Bali di Mata Dunia, Lanang Umbara Sentil Pemerintah Pusat dan Pertamina

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Krisis bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang kendaraan hingga kemacetan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali menuai keprihatinan sekaligus kecaman. Kondisi yang terus berlarut ini tidak hanya menyusahkan masyarakat, tetapi juga dinilai merugikan perekonomian daerah dan mencoreng wajah Indonesia, khususnya Bali, di mata dunia. Wakil Ketua […]

  • Gerindra–PSI Usul Satgas Pengawas Perda Usai Pansus TRAP Berakhir, Gede Harja: Jangan Biarkan Pelanggaran Tata Ruang Terus Berulang

    Gerindra–PSI Usul Satgas Pengawas Perda Usai Pansus TRAP Berakhir, Gede Harja: Jangan Biarkan Pelanggaran Tata Ruang Terus Berulang

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali yang juga Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, I Gede Harja Astawa, mendorong Pemerintah Provinsi Bali membentuk satuan tugas (Satgas) khusus lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengawasi pelaksanaan berbagai peraturan daerah (Perda) setelah masa tugas Pansus TRAP berakhir. Pernyataan […]

  • Panggung Penentuan! Babak 16 Besar ETMC Ende 2025 Segera Bergulir, Simak Jadwal dan Daftar 16 Tim yang Lolos

    Panggung Penentuan! Babak 16 Besar ETMC Ende 2025 Segera Bergulir, Simak Jadwal dan Daftar 16 Tim yang Lolos

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 27
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Laga penutup babak penyisihan ETMC XXXIV Ende 2025 pada Sabtu, 22 November 2025, menghadirkan duel panas antara Persada SBD dan Nirwana 04 Nagekeo. Pertandingan yang berlangsung ketat itu dimenangkan Persada SBD dengan skor tipis 2–1, sekaligus memastikan mereka melangkah ke babak 16 besar melalui jalur Peringkat Tiga Terbaik. Kemenangan ini juga resmi melengkapi […]

expand_less