Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gungde: Jangan Manjakan Anak dengan Adu Beking! SMPB Harus Bersih, Kompetisi Harus Fair

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Sekretaris ARUN Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, S.T. atau yang akrab disapa Gungde, menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si., saat melakukan audiensi di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Selasa (21/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gungde menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB Sekolah), khususnya terkait isu siswa yang belum memperoleh sekolah serta potensi adanya praktik titipan atau “jalur belakang” yang dinilai dapat mencederai rasa keadilan masyarakat.

Menurut Gungde, istilah “siswa tercecer” harus dipastikan berdasarkan data yang valid. Ia mengaku belum sepenuhnya yakin bahwa seluruh siswa yang disebut tercecer benar-benar mengalami keterbatasan akses untuk mendapatkan sekolah.

“Saya tidak yakin siswa itu memang benar-benar tercecer. Kalau tercecer, mungkin tidak punya kendaraan, handphone, komputer atau akses lainnya. Tetapi dari beberapa yang saya lihat, ada yang datang membawa mobil. Masa tidak bisa mengakses informasi untuk mencari sekolah,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar kondisi tersebut tidak dijadikan alasan untuk membuka ruang masuk melalui jalur titipan.

“Yang harus kita pastikan adalah jangan sampai ada siswa yang masuk lewat jalur belakang atau titipan. Kasihan anak-anak yang sudah menerima kenyataan bersekolah di swasta, tiba-tiba ada oknum yang masuk melalui cara-cara yang tidak fair. Itu sangat tidak adil,” tegasnya.

Gungde menilai dunia pendidikan seharusnya menjadi tempat membangun karakter, kejujuran, dan semangat berkompetisi secara sehat. Karena itu, budaya mengandalkan “beking” atau kedekatan dengan pihak tertentu harus dihentikan.

“Jangan manjakan anak dengan adu beking. Anak-anak harus dibiasakan meraih prestasi melalui kerja keras dan kemampuan. Mereka akan menghadapi persaingan global di masa depan. Kalau sejak sekolah dibiasakan mencari jalan pintas, bagaimana nanti mereka bersaing di dunia kerja? Pendidikan harus mengajarkan kompetisi yang fair, bukan mengajarkan budaya titipan,” kata Gungde.

Dalam audiensi tersebut, Gungde juga meminta penjelasan langsung kepada Kadisdikpora Bali mengenai mekanisme penyaluran siswa yang belum memperoleh sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si., menjelaskan bahwa siswa yang belum mendapatkan sekolah akan disalurkan hanya ke sekolah-sekolah yang masih memiliki daya tampung atau bangku kosong.

Kadisdikpora menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menempatkan siswa ke sekolah yang kuotanya sudah penuh, meskipun sekolah tersebut merupakan sekolah favorit dan memiliki banyak peminat. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga integritas sistem PPDB sekaligus memastikan seluruh proses tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam menjaga transparansi, pemerataan akses pendidikan, dan pelaksanaan PPDB yang objektif serta akuntabel.

Meski demikian, Gungde mengatakan dirinya akan tetap melakukan pengecekan terhadap data di lapangan untuk memastikan bahwa bangku yang disebut masih kosong memang benar-benar tersedia.

“Saya akan cek lagi ke lapangan. Apakah benar bangkunya masih kosong atau sengaja dikosongkan. Saya ingin memastikan datanya valid sehingga masyarakat memperoleh kepastian dan tidak muncul kecurigaan,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Gungde berharap seluruh pihak bersama-sama menjaga marwah dunia pendidikan dengan menutup ruang bagi praktik titipan maupun intervensi yang dapat merugikan peserta didik lain.

“Kalau kita ingin melahirkan generasi yang kuat, jangan dididik menjadi anak yang bergantung pada beking. Didik mereka menjadi pribadi yang berprestasi, mandiri, jujur, dan siap bersaing secara sehat. Masa depan Bali dan Indonesia bergantung pada kualitas generasi mudanya,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor P4GN 2026, Gubernur Koster Tegaskan Penanganan Narkoba Harus Serius dan Terpadu

    Rakor P4GN 2026, Gubernur Koster Tegaskan Penanganan Narkoba Harus Serius dan Terpadu

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen serius dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) melalui Rapat Koordinasi P4GN Wilayah Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis, 5 Pebruari 2026. Gubernur Bali Wayan Koster menekankan bahwa narkoba menjadi ancaman serius bagi Bali sebagai destinasi […]

  • Wagub Giri Prasta Tegaskan UMKM Bali Penopang Utama Ekonomi Kerthi Bali

    Wagub Giri Prasta Tegaskan UMKM Bali Penopang Utama Ekonomi Kerthi Bali

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BADUNG — Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan UMKM merupakan penopang utama ekonomi Bali dalam transformasi Ekonomi Kerthi Bali yang saat ini tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Akad Massal 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan di Gedupng Auditorium Widya Sabha, Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Rabu (13/5). […]

  • Kuasa Hukum RU: Kalau Proses dari Awal Tidak Benar, Apakah Ini Bisa Disebut Peradilan?

    Kuasa Hukum RU: Kalau Proses dari Awal Tidak Benar, Apakah Ini Bisa Disebut Peradilan?

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    DENPASAR — Persidangan perkara narkotika dengan terdakwa berinisial RU di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali, Kamis (17/9/2026), memasuki agenda pemeriksaan saksi penyidik. Dalam sidang kedua tersebut, Majelis Hakim menghadirkan dua penyidik kepolisian untuk memberikan keterangan mengenai rangkaian penanganan perkara, mulai dari penangkapan hingga penggeledahan dan penyitaan barang bukti. Keterangan kedua penyidik tersebut kemudian menjadi perhatian […]

  • Dengan Sigap Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai Gagalkan Puluhan Migran Ilegal

    Dengan Sigap Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai Gagalkan Puluhan Migran Ilegal

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Matakompas. Com Dumai – Pengungkapan kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang kembali berhasil dilakukan jajaran Polsek Sungai Sembilan, Kota Dumai, dalam sebuah operasi yang menyasar praktik pengiriman pekerja migran secara ilegal.28/04/26 Kegiatan pengungkapan tersebut berlangsung pada Jumat, 24 April 2026, di Jalan Raya Lubuk Gaung, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, setelah polisi menerima informasi […]

  • Ditemukan Sosok Mayat Posisi Badan Tertimbun Pasir di Hulu Sungai Senowo Kabupaten Magelang

    Ditemukan Sosok Mayat Posisi Badan Tertimbun Pasir di Hulu Sungai Senowo Kabupaten Magelang

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Telah ditemukan mayat seorang laki-laki di Hulu Sungai Senowo masuk Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang pada Kamis (17/04/2025) sekira pukul 11.30 WIB. Saat ditemukan warga, mayat tersebut dengan posisi badan tertimbun pasir dan hanya kelihatan kaki kirinya. Kapolresta Magelang Polda Jateng Kombes Pol Herbin Sianipar, S.I.K., S.H. membenarkan laporan peristiwa penemuan mayat […]

  • Bukan Dipecat, Kalapas Kerobokan Hudi Ismono Dinonaktifkan Usai Sidak Narkoba Tengah Malam

    Bukan Dipecat, Kalapas Kerobokan Hudi Ismono Dinonaktifkan Usai Sidak Narkoba Tengah Malam

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR — Aroma pembenahan serius kembali menyelimuti Lapas Kelas IIA Kerobokan setelah Kepala Lapas, Hudi Ismono, resmi dinonaktifkan sementara menyusul temuan dugaan peredaran narkoba dalam inspeksi mendadak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Selasa dini hari, 20 Mei 2026. Penonaktifan itu dilakukan setelah tim Direktorat Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas menemukan sejumlah barang terlarang dalam sidak yang digelar […]

expand_less