Breaking News
light_mode
Trending Tags

Rocky Gerung dan Kopi Arak Bali: Retorika, AI dan Jati Diri di Hadapan Mahasiswa UNMAS

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Pengamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung berhasil memukau ribuan mahasiswa Universitas Mahasaraswati (UNMAS) Denpasar dalam Kuliah Umum bertajuk Dialektika & Retorika: Logika dan Nalar di Era Artificial Intelligence (AI) di Auditorium Saraswati, Denpasar, Selasa, 6 Januari 2026.

Kuliah umum yang dipandu langsung Rektor UNMAS Prof. Dr. Sukawati Lanang Pertama itu berlangsung semarak. Sejak awal hingga akhir acara, antusiasme mahasiswa terlihat tinggi, terlebih saat Rocky Gerung menutup pemaparannya dengan narasi khas bertema kopi arak, simbol kearifan lokal Bali yang sarat makna.

Narasi kopi arak tersebut menjadi kata kunci yang membangkitkan euforia. Tepuk tangan riuh dan sorak mahasiswa menggema di dalam auditorium saat Rocky menyampaikan refleksi penutupnya yang menyentuh dan filosofis.

“Saya diterima di Saraswati dengan cara semarak, walaupun hidup tidak pasti asal ada kopi arak, makasih,” kata Rocky Gerung disambut riuh.

Kuliah umum ini juga dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster yang memberikan sambutan sekaligus menyimak pemaparan Rocky Gerung hingga tuntas.

Kehadiran Gubernur Koster menambah bobot intelektual acara yang mengajak mahasiswa berpikir kritis di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Penggunaan kopi arak sebagai metafora bukan tanpa latar belakang. Sehari sebelum kuliah umum, Rocky Gerung diketahui singgah di kediaman Gubernur Bali di Jaya Sabha.

 Dalam pertemuan tersebut, Rocky menikmati kopi arak bersama Wayan Koster, yang disebutnya sebagai sahabat dalam pemikiran dan perjuangan.

“Gubernur Bali Wayan Koster sahabat saya di dalam berpikir dan berjuang,” kata Rocky Gerung di Jaya Sabha, Denpasar, Senin 5 Januari 2026.

Sementara itu, Gubernur Koster secara terbuka menjelaskan bahwa kopi arak yang disuguhkan merupakan minuman khas Bali dengan takaran yang tepat dan memiliki manfaat bagi kesehatan, sekaligus sebagai upaya mendorong produk lokal.

“Kopi arak itu irish coffee jadi adik-adik (mahasiswa,red), jangan alergi. Itu Irish Coffee, kalau di Eropa kopi dengan whisky. Tapi dengan takaran yang bagus. Supaya sehat, nah itu manfaatnya luar biasa. Tidak perlu obat ini itu segala macam, itu saja sudah cukup. Sekaligus, kita mendorong perkembangan produk lokal Bali,” kata Gubernur Koster.

Kuliah umum ini tidak hanya menjadi ruang dialog intelektual tentang logika dan nalar di era AI, tetapi juga memperkuat pesan pentingnya menjaga jati diri dan kearifan lokal di tengah modernisasi dan perkembangan teknologi global. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota TNI dan Warga Gotongroyong Bangun Jembatan Permanen Sepanjang 12 Meter

    Anggota TNI dan Warga Gotongroyong Bangun Jembatan Permanen Sepanjang 12 Meter

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Danramil 1504/Subang Lettu Kav Sutardi beserta anggotanya bergotong royong bersama warga membangun jembatan di Dusun Cikadu Desa Subang, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan, Sabtu (19/4/2025). Jembatan dengan ukuran panjang 12 m² dan lebar 1,3 m² ini dibangun dengan menggunakan dana dari para donatur melalui aplikasi yang dimiliki oleh anggota Koramil 1504/Subang Serma Yusuf […]

  • Nuanu Creative City Resmi Berizin Lengkap, Pemeriksaan Satpol PP dan Pansus TRAP Tuntas

    Nuanu Creative City Resmi Berizin Lengkap, Pemeriksaan Satpol PP dan Pansus TRAP Tuntas

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com – Status legalitas Nuanu Creative City kini mendapatkan kejelasan penuh. Setelah melalui proses pemeriksaan mendalam oleh Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali bersama Satpol PP Provinsi Bali, seluruh dokumen perizinan Nuanu dinyatakan lengkap dan sesuai regulasi. Hasil pemeriksaan yang dikoordinasi Satpol PP Bali memastikan bahwa seluruh perizinan yang dimiliki Nuanu […]

  • Agung Suyoga Dorong Sistem Keamanan Bali Terpadu: Semua Instansi Harus Bergerak dalam Satu Visi Jaga Kesucian Pulau Dewata

    Agung Suyoga Dorong Sistem Keamanan Bali Terpadu: Semua Instansi Harus Bergerak dalam Satu Visi Jaga Kesucian Pulau Dewata

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    DENPASAR – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali, Anak Agung Gede Agung Suyoga, menegaskan bahwa penguatan sistem keamanan Bali tidak dapat lagi dilakukan secara sektoral. Seluruh lembaga yang memiliki kewenangan di bidang keamanan, ketertiban, keimigrasian, intelijen, pemerintahan hingga desa adat harus membangun sinergi yang terukur dalam satu visi bersama demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kesucian […]

  • Rekomendasi Pansus TRAP DPRD Bali: Penyelamatan Tahura Ngurah Rai dari Ancaman Pelanggaran Tata Ruang dan Ekologis

    Rekomendasi Pansus TRAP DPRD Bali: Penyelamatan Tahura Ngurah Rai dari Ancaman Pelanggaran Tata Ruang dan Ekologis

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali secara resmi mengeluarkan rekomendasi strategis terkait pengendalian dan perlindungan keberlanjutan ekologis kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-31 DPRD Bali, Senin (6/4/2026), dan ditujukan kepada Gubernur Bali, I Wayan Koster, untuk segera ditindaklanjuti. Ketua […]

  • Skandal Wantilan Tukadaya: Dana Rp630 Juta Diduga Dipangkas, Nama Oknum Anggota DPRD Jembrana Terseret

    Skandal Wantilan Tukadaya: Dana Rp630 Juta Diduga Dipangkas, Nama Oknum Anggota DPRD Jembrana Terseret

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Bali – Kasus dugaan korupsi pembangunan Wantilan Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, mulai membuka tabir baru. Proyek yang dibiayai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Kabupaten Badung tahun 2023 senilai Rp630 juta itu hingga kini tak kunjung rampung dan justru menyeret nama seorang oknum anggota DPRD Jembrana. Bangunan wantilan yang sejatinya menjadi fasilitas […]

  • Pesan Kuat Gubernur Koster: Aksara Bali Pondasi Peradaban, Bukan Sekadar Ornamen

    Pesan Kuat Gubernur Koster: Aksara Bali Pondasi Peradaban, Bukan Sekadar Ornamen

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa masa depan peradaban Bali tidak boleh tercerabut dari akar budayanya sendiri.  Pesan itu disampaikan saat membuka Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 di Gedung Ksirarnawa, Art Center Denpasar, Sabtu, 1 Pebruari 2026. Di hadapan para pegiat budaya dan generasi muda, Koster menempatkan Aksara Bali sebagai fondasi […]

expand_less