Demokrat Bali Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk Keluarga Korban Tragedi Juwuk Legi, Made Mudarta: Rawat Kasih Sayang, Tolak Kekerasan
- account_circle admin
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BULELENG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Buleleng mengunjungi keluarga korban meninggal dunia dalam tragedi pembunuhan di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Kunjungan berlangsung di kediaman keluarga korban di Desa Sidetapa, Kabupaten Buleleng, Jumat (31/7/2026).
Rombongan dipimpin Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta, didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Buleleng Luh Gede Heriyani (LGH), Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bali Komang Nova Sewi Putra, serta jajaran pengurus dan kader Partai Demokrat.
Kehadiran rombongan tidak hanya untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, terutama anak-anak korban yang kini harus melanjutkan kehidupan tanpa sosok ayah.
Dalam kesempatan tersebut, Made Mudarta menegaskan bahwa kehadiran Partai Demokrat merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan sekaligus ajakan kepada seluruh masyarakat agar menolak segala bentuk kekerasan.
“Kami hadir di sini untuk merawat kasih sayang dan menolak kekerasan. Ajaran agama mengajarkan bahwa setiap makhluk hidup harus dihormati dan tidak boleh disakiti. Karena itu, penyelesaian persoalan tidak boleh dilakukan dengan kekerasan,” ujarnya.
Mudarta mengajak seluruh masyarakat untuk menerima setiap musibah dengan ketabahan serta tetap menjaga persaudaraan di tengah situasi yang masih menyisakan duka dan ketegangan di masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan harus terus dijaga agar tidak muncul konflik yang berkepanjangan. Ia juga mengingatkan pentingnya mengedepankan rasa kasih sayang, saling menghormati, dan menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kita harus menjaga persaudaraan. Jangan sampai ada lagi tindakan yang mengedepankan kekerasan. Semua persoalan harus diselesaikan melalui cara-cara yang beradab dan sesuai hukum yang berlaku,” katanya.
Made Mudarta juga memberikan semangat kepada anak korban agar tetap kuat menjalani kehidupan dan terus mengejar cita-cita. Ia menyampaikan bahwa Partai Demokrat akan ikut memberikan perhatian agar pendidikan dan masa depan anak-anak korban tetap terjaga.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Buleleng, Luh Gede Heriyani, mengaku sangat prihatin atas tragedi yang merenggut nyawa seorang ayah dan meninggalkan anak-anak yang masih membutuhkan kasih sayang orang tua.
“Terlepas dari persoalan hukum yang terjadi, kami melihat dari sisi kemanusiaan. Anak-anak, khususnya Kezia yang masih kecil, sangat membutuhkan sosok ayah. Karena itu kami hadir untuk memberikan dukungan kepada keluarga,” ujarnya.
Heriyani menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara hukum sehingga setiap dugaan tindak pidana harus diproses melalui mekanisme hukum, bukan diselesaikan dengan tindakan kekerasan.
“Perbuatan melanggar hukum tidak boleh dibalas dengan kekerasan. Semua harus diselesaikan melalui proses hukum yang berlaku,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Partai Demokrat juga menyerahkan bantuan tali kasih sebesar Rp50 juta yang berasal dari gotong royong kader Partai Demokrat se-Bali. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan pendidikan dan masa depan anak-anak korban.
Selain itu, Heriyani berharap pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Bali, pemerintah pusat, serta instansi terkait dapat memberikan perhatian lebih kepada masyarakat di wilayah Bali Aga, termasuk Desa Sidetapa, Pedawa, Cempaga, Tigawasa, dan desa-desa sekitarnya melalui program sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi.
“Kami berharap pemerintah hadir membantu masyarakat, terutama keluarga yang sedang mengalami musibah, agar anak-anak tetap bisa melanjutkan pendidikan dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Kunjungan tersebut menjadi wujud empati Partai Demokrat terhadap keluarga korban sekaligus menyampaikan pesan agar masyarakat tetap menjaga persaudaraan, mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, serta menolak segala bentuk kekerasan dalam menyelesaikan setiap persoalan.
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar