Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Badung Sepakati KUA-PPAS 2027, Infrastruktur Serap 55 Persen APBD Demi Urai Kemacetan dan Perkuat Pariwisata

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG – DPRD Kabupaten Badung bersama Pemerintah Kabupaten Badung resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 yang digelar di Ruang Sidang Utama Gosana, Kantor Sekretariat DPRD Badung, Kamis (6/8/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, didampingi Wakil Ketua I Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra dan Wakil Ketua III I Made Sunarta, serta dihadiri seluruh anggota DPRD Badung.

Dari jajaran eksekutif hadir Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, Sekretaris Daerah Ida Bagus Surya Suamba, para kepala OPD, unsur Forkopimda, serta undangan lainnya.

Agenda rapat meliputi penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara atau nota kesepakatan bersama sebagai landasan penyusunan APBD Tahun 2027.

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Badung yang berhasil menyusun Rancangan KUA-PPAS sesuai jadwal yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Menurutnya, regulasi tersebut mengharuskan penetapan KUA-PPAS dilakukan paling lambat pada minggu kedua bulan Agustus. Karena itu, setelah rapat paripurna, DPRD langsung melanjutkan pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) sebelum ditetapkan dalam rapat paripurna internal.

Anom Gumanti menegaskan bahwa salah satu poin paling menonjol dalam rancangan APBD 2027 adalah besarnya alokasi belanja infrastruktur yang mencapai lebih dari 55 persen dari total anggaran. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis dan realistis untuk menjawab tantangan pembangunan di Kabupaten Badung.

Ia menjelaskan, percepatan pembangunan infrastruktur harus dilakukan saat ini karena masih tersedia lahan yang memungkinkan dilakukan pembebasan dengan skema ganti untung. Jika ditunda, harga tanah diperkirakan terus meningkat seiring pesatnya pembangunan sehingga berpotensi menghambat realisasi berbagai proyek strategis.

Selain itu, pembangunan infrastruktur dinilai menjadi solusi utama dalam mengatasi persoalan kemacetan yang selama ini menjadi tantangan serius di kawasan pariwisata Badung.

“Jika kawasan pariwisata terus mengalami kemacetan, tentu akan berdampak terhadap kenyamanan wisatawan. Karena itu momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar konektivitas semakin baik dan pariwisata Badung tetap kompetitif,” tegasnya.

Anom Gumanti juga meluruskan adanya anggapan mengenai tidak adanya Pandangan Umum Fraksi dalam pembahasan KUA-PPAS. Ia menegaskan mekanisme tersebut memang tidak diatur dalam PP Nomor 12 Tahun 2019 maupun Permendagri Nomor 77 Tahun 2020.

Menurutnya, setelah penyampaian pengantar Bupati, tahapan langsung dilanjutkan dengan pembahasan antara Banggar DPRD dan TAPD sebelum ditetapkan melalui nota kesepakatan bersama. Pandangan Umum Fraksi baru diberlakukan dalam pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda).

Sementara itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengungkapkan bahwa Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 mencerminkan kondisi fiskal Badung yang semakin kuat.

Pendapatan daerah dirancang mencapai Rp11,507 triliun, dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan sebesar Rp10,770 triliun atau sekitar 82 persen dari total pendapatan daerah. Sementara total APBD Badung Tahun Anggaran 2027 dirancang mencapai Rp13,129 triliun.

Menurut Adi Arnawa, tingginya kontribusi PAD menunjukkan semakin kuatnya kemandirian fiskal Kabupaten Badung dalam membiayai pembangunan tanpa ketergantungan yang besar terhadap pemerintah pusat.

Ia juga menegaskan bahwa alokasi belanja infrastruktur yang mencapai lebih dari 55 persen merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan strategis, terutama kemacetan lalu lintas akibat meningkatnya aktivitas ekonomi dan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Pembangunan jaringan jalan dan konektivitas antarwilayah yang telah dimulai sejak 2025 hingga 2026 mulai menunjukkan hasil yang positif. Kami optimistis kebijakan ini akan memperkuat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kenyamanan masyarakat, serta menjaga daya saing sektor pariwisata Badung sebagai lokomotif ekonomi Bali,” ujar Adi Arnawa.

Dengan disepakatinya Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan komitmen bersama untuk mengarahkan APBD sebagai instrumen pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan konektivitas, serta keberlanjutan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tika Winawan Apresiasi Perindo Bali Dibawah Kepemimpinan “Jero Bima” Jadi Teladan,  Makin Maju dan Solid

    Tika Winawan Apresiasi Perindo Bali Dibawah Kepemimpinan “Jero Bima” Jadi Teladan,  Makin Maju dan Solid

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KLUNGKUNG , Matakompas.com— Semangat kebersamaan dan keyakinan akan masa depan Partai Perindo di Bali kian menguat di kalangan kader. Hal itu diungkapkan oleh I Putu Tika Winawan, Anggota DPRD Kabupaten Klungkung sekaligus Wakil Ketua Komisi I, yang menyatakan optimisme tinggi terhadap kemajuan Perindo di bawah kepemimpinan I Ktut Ismaya Jaya atau “Jero bima”. “Tiang semakin […]

  • Warisan Dunia Ini Jangan Sampai Dicabut UNESCO, Drs. I Made Urip Dukung Pansus TRAP Tertibkan Pelanggaran di Jatiluwih

    Warisan Dunia Ini Jangan Sampai Dicabut UNESCO, Drs. I Made Urip Dukung Pansus TRAP Tertibkan Pelanggaran di Jatiluwih

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com – Tokoh senior Bali sekaligus mantan Anggota DPR RI lima (5) periode, Drs. I Made Urip, M.Si., dan kini menjabat Anggota Pokja Percepatan Pembangunan Pemerintah Prov Bali, bidang Pertanian menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan DPRD Bali dalam menertibkan berbagai pelanggaran pembangunan yang terjadi di kawasan […]

  • Beredar Laporan Surat Permitaan Agar Jaksa Agung Lakukan Audit Bantuan Benih Padi di Jawa Barat

    Beredar Laporan Surat Permitaan Agar Jaksa Agung Lakukan Audit Bantuan Benih Padi di Jawa Barat

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Beredar sebuah surat penting mengaku sekelompok petani yang berasal dari Jawa Barat melaporkan tentang adanya dugaan pengurangan tonase dalam penyaluran benih padi pada tahun 2020 sampai dengan 2025 kepada Jaksa Agung. Dalam isi surat tersebut, mereka meminta agar Jaksa Agung ST Burhanuddin beserta jajaranya untuk memeriksa dan memanggil pihak yang terlibat dalam […]

  • Regenerasi Koperasi Jadi Fokus Gubernur Koster Demi Wujudkan Ekonomi Kerthi Bali

    Regenerasi Koperasi Jadi Fokus Gubernur Koster Demi Wujudkan Ekonomi Kerthi Bali

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster menekankan pentingnya pembaruan gerakan koperasi melalui regenerasi kepemimpinan dan modernisasi sistem agar mampu menjawab tantangan ekonomi masa depan. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi pengurus Dekopinwil Provinsi Bali periode 2025–2030 di Kantor Gubernur Bali, Senin, 9 Pebruari 2026. Menurut Gubernur Koster, koperasi tidak cukup […]

  • Walikota Berhentikan Sementara Izin Minimarket Modern, Untuk Lindungi Pedagang Kecil

    Walikota Berhentikan Sementara Izin Minimarket Modern, Untuk Lindungi Pedagang Kecil

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Keberadaan minimarket di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu yang kian menjamur mengancam dan bisa mematikan pedagang kecil. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menerima laporan banyak warung kecil tutup dan bangkrut karena terlibas dengan jaringan gerai modern yang terus bertumbuh.Maka dari itu, mulai saat ini, ia memastikan tak ada izin penerbitan baru. Pemkot melakukan pemberhentian […]

  • Suasana Duka di Kaba-Kaba, Alit Kelakan dan Made Supartha Beri Penghormatan Terakhir

    Suasana Duka di Kaba-Kaba, Alit Kelakan dan Made Supartha Beri Penghormatan Terakhir

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com –  Suasana duka menyelimuti Griya Kawi Sunia, Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, menyusul lebar atau wafatnya tokoh spiritual Ida Peranda Istri Griya Kawi Sunia. Sebagai bentuk empati dan penghormatan, Anggota DPR RI I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan bersama Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali I Made Supartha hadir langsung untuk melayat […]

expand_less