Layanan Imigrasi Makin Dekat, Dirjen Imigrasi Resmikan Immigration Lounge Didampingi Gubernur Koster dan Kakanim Ngurah Rai
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BADUNG – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi terus memperkuat inovasi pelayanan publik dengan menghadirkan layanan keimigrasian yang lebih dekat, mudah diakses dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Immigration Lounge di Discovery Mall Bali, Kuta, Kabupaten Badung, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Peresmian dilakukan oleh Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko bersama jajaran terkait dan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Bali.
Immigration Lounge menjadi salah satu bentuk pengembangan pelayanan keimigrasian di luar kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT). Melalui konsep reach out, Ditjen Imigrasi berupaya mendekatkan pelayanan langsung ke pusat-pusat aktivitas masyarakat.
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan, pembukaan Immigration Lounge bukan merupakan satu-satunya program pelayanan di luar kantor imigrasi. Ditjen Imigrasi juga terus mengembangkan berbagai pola pelayanan langsung kepada masyarakat, termasuk melalui kegiatan di kampus, car free day hingga berbagai kegiatan dan lokasi strategis lainnya.
“Ini adalah bentuk bagaimana kami mendekatkan diri kepada masyarakat. Immigration Lounge bukan program baru, tetapi salah satu bentuk inovasi pelayanan agar masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan keimigrasian,” ujarnya.
Menurut Hendarsam, Bali memiliki karakteristik berbeda dibandingkan daerah lain karena tingginya mobilitas masyarakat, wisatawan serta warga negara asing. Karena itu, pola pelayanan dan pengawasan keimigrasian harus disesuaikan dengan karakteristik wilayah.
Immigration Lounge Discovery Mall Bali menjadi layanan keimigrasian pertama dengan konsep tersebut di Pulau Dewata. Kehadirannya diharapkan mampu menjawab tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan paspor maupun berbagai layanan keimigrasian lainnya.
Selain memperkuat pelayanan publik, Ditjen Imigrasi juga menyiapkan transformasi teknologi sebagai tulang punggung sistem keimigrasian Indonesia di masa depan.
Hendarsam menegaskan bahwa teknologi akan memiliki peran sangat besar dalam sistem keimigrasian, termasuk dalam pelayanan dan pengawasan warga negara asing.
“Ke depan, teknologi akan menjadi salah satu backbone utama imigrasi. Kami sedang membangun visi dan arsitektur teknologi keimigrasian hingga tahun 2045,” katanya.
Pemanfaatan teknologi tersebut akan dikembangkan melalui berbagai sistem, termasuk teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Salah satu konsep yang dikembangkan adalah pengawasan wilayah perbatasan melalui program “pagar digital”.
Dengan kondisi geografis Indonesia yang memiliki ribuan kilometer wilayah perbatasan, pengawasan tidak mungkin sepenuhnya dilakukan secara fisik. Karena itu, Ditjen Imigrasi akan memanfaatkan teknologi, termasuk penggunaan drone dan sistem digital pada titik-titik tertentu.
Teknologi tersebut diharapkan mampu memperkuat pemantauan pergerakan keluar masuk orang serta meningkatkan koordinasi pengawasan dengan berbagai instansi terkait.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Muhamad Novyandri menyampaikan bahwa Immigration Lounge Discovery Mall Bali merupakan langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang inovatif, cepat dan mudah diakses.
Lokasinya yang berada di kawasan Kuta dinilai sangat strategis karena berada di pusat aktivitas masyarakat, wisatawan dan pelaku usaha.
Immigration Lounge tersebut juga menjadi salah satu inovasi pelayanan keimigrasian yang dihadirkan di pusat perbelanjaan. Dengan luas sekitar 288 meter persegi, fasilitas ini menyediakan layanan paspor bagi Warga Negara Indonesia (WNI) serta berbagai pelayanan keimigrasian bagi Warga Negara Asing (WNA), termasuk layanan izin tinggal.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi masyarakat serta mendukung kualitas pelayanan di tengah tingginya aktivitas pariwisata Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi atas langkah Ditjen Imigrasi dalam membuka layanan baru tersebut. Menurutnya, kebutuhan pelayanan keimigrasian di Bali terus meningkat seiring tingginya mobilitas wisatawan asing dan masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri.
Koster menyebut tingginya kunjungan wisatawan menjadikan Bali membutuhkan sistem pelayanan keimigrasian yang semakin kuat, cepat dan inovatif.
“Ini sebuah inovasi pelayanan yang luar biasa. Saya sangat mengapresiasi langkah Direktorat Jenderal Imigrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dengan membuka layanan di pusat perbelanjaan seperti ini,” ujarnya.
Menurut Koster, sebagian besar wisatawan asing yang datang ke Bali terkonsentrasi di wilayah Kabupaten Badung. Karena itu, keberadaan layanan keimigrasian yang lebih dekat dengan pusat aktivitas wisatawan menjadi kebutuhan penting.
Pemerintah Provinsi Bali, kata Koster, siap memberikan dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana keimigrasian di Bali, termasuk apabila diperlukan penambahan fasilitas maupun pemanfaatan aset pemerintah untuk mendukung pelayanan.
Peresmian Immigration Lounge Discovery Mall Bali menandai langkah baru transformasi pelayanan keimigrasian di Pulau Dewata.
Melalui kombinasi inovasi pelayanan langsung kepada masyarakat dan pemanfaatan teknologi menuju sistem keimigrasian digital, Ditjen Imigrasi berharap pelayanan publik semakin mudah dijangkau sekaligus mampu memperkuat pengawasan terhadap mobilitas orang.
Dengan tingginya dinamika pariwisata internasional di Bali, kehadiran Immigration Lounge di Discovery Mall Bali diharapkan menjadi salah satu model pelayanan modern yang terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan wisatawan.
“Imigrasi semakin dekat, pelayanan semakin mudah, dan teknologi menjadi fondasi menuju sistem keimigrasian Indonesia yang lebih modern hingga 2045.”
- Penulis: admin









Saat ini belum ada komentar