Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Tiang PLN Berdiri di Tengah Rumah, Warganet Sindir: Pasang Seenaknya, Pindahnya Minta Puluhan Juta

Tiang PLN Berdiri di Tengah Rumah, Warganet Sindir: Pasang Seenaknya, Pindahnya Minta Puluhan Juta

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Sebuah foto yang memperlihatkan tiang listrik berdiri sangat dekat dengan bangunan rumah di Bali mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Unggahan yang dibagikan akun bernama “Republik Dagelan” itu memantik gelombang komentar pedas dari warganet terkait pelayanan dan penataan infrastruktur kelistrikan.

Dalam unggahan tersebut tertulis kalimat bernada sindiran, “Pasangnya mah suka-suka, giliran suruh pindah eh minta 25 juta.” Narasi itu langsung memicu reaksi publik dan menjadi bahan diskusi luas di jagat maya.

Banyak netizen menilai persoalan keberadaan tiang listrik yang dianggap mengganggu akses maupun estetika rumah warga seharusnya mendapat solusi yang lebih bijak. Namun biaya pemindahan yang disebut mencapai puluhan juta rupiah justru memunculkan rasa keberatan di tengah masyarakat.

Salah satu komentar yang ramai mendapat perhatian berbunyi, “Nanti pas mereka pindahin tiang, mintain ganti rugi seharga rumah pak.” Komentar tersebut dianggap mewakili keresahan warga yang merasa posisi tiang listrik terkadang justru merugikan pemilik lahan maupun bangunan.

Tak hanya soal biaya pemindahan, perdebatan juga merembet pada pelayanan pemasangan listrik baru. Seorang warganet lainnya mempertanyakan apakah masyarakat yang mengajukan pemasangan aliran listrik akan tetap dilayani dengan baik apabila terjadi perselisihan terkait pemindahan tiang.

“Ada masalah lain lagi, seandainya pemilik rumah pesan aliran listrik, apakah pihak PLN merespons atau malah dicuekin?” tulis salah satu akun dalam kolom komentar.

Percakapan di media sosial itu memperlihatkan bagaimana isu pelayanan publik, khususnya menyangkut utilitas dasar seperti listrik, sangat sensitif di tengah masyarakat. Selain menyangkut kebutuhan vital, persoalan tersebut juga berkaitan dengan hak warga atas kenyamanan lingkungan tempat tinggal mereka.

Di sisi lain, sejumlah netizen juga mengingatkan bahwa penempatan tiang listrik biasanya telah melalui proses teknis dan regulasi tertentu. Namun masyarakat berharap komunikasi antara penyedia layanan dan warga dapat dilakukan lebih terbuka agar tidak menimbulkan kesan sepihak.

Hingga kini, unggahan tersebut terus menuai berbagai tanggapan dan menjadi sorotan publik, terutama terkait pentingnya penataan infrastruktur yang memperhatikan aspek keselamatan, estetika lingkungan, serta kepentingan masyarakat sebagai pengguna layanan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audiensi dengan Kepala Otorita IKN, PHDI dan Prajaniti Bahas Pura hingga Lahan Pendidikan

    Audiensi dengan Kepala Otorita IKN, PHDI dan Prajaniti Bahas Pura hingga Lahan Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KALIMANTAN TIMUR -Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) bersama Prajaniti Hindu Indonesia melakukan audiensi dengan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, di Kantor Otorita IKN, Kutai, Kalimantan Timur, Kamis, 18 Juni 2026. Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari audiensi sebelumnya dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Jakarta. Salah satu agenda utama yang dibahas […]

  • Minyakita Palsu Beredar di Pasaran, Masyarakat Harus Waspada

    Minyakita Palsu Beredar di Pasaran, Masyarakat Harus Waspada

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.935
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Sejumlah pedagang di Pasar Cipete, Jakarta Selatan resah dengan beredarnya Minyakita palsu. Munculnya Minyakita palsu disebabkan karena stok langka dan harga yang sudah melambung tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan oleh pemerintah. Minyak goreng yang dikeluarkan pemerintah yakni Minyakita mulai langka. Di Pasar Cipete, para pedagang justru lebih sering mendapatkan […]

  • Ketua DPRD Bali Serahkan Rekomendasi Pansus TRAP soal PT BTID kepada Eksekutif, Ini 10 Poin Strategis yang Diminta Ditindaklanjuti

    Ketua DPRD Bali Serahkan Rekomendasi Pansus TRAP soal PT BTID kepada Eksekutif, Ini 10 Poin Strategis yang Diminta Ditindaklanjuti

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR – DPRD Provinsi Bali resmi menyerahkan Keputusan DPRD Provinsi Bali Nomor 11 Tahun 2026 tentang Rekomendasi atas Hasil Pengawasan Dampak Pengembangan Kawasan yang Dikelola PT Bali Turtle Island Development (PT BTID) terhadap Perlindungan Kawasan Pesisir dan Tahura Ngurah Rai kepada Pemerintah Provinsi Bali dalam Rapat Paripurna ke-41 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan III Tahun […]

  • Putri Koster Soroti Dominasi Endek Troso di Bali, Dorong Perkuat Perlindungan HAKI Perajin

    Putri Koster Soroti Dominasi Endek Troso di Bali, Dorong Perkuat Perlindungan HAKI Perajin

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR — Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Koster, menyampaikan bahwa kain endek yang beredar di Bali masih didominasi oleh endek asal Troso, bukan produksi para perajin lokal Bali. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual yang diadakan DPD PDI Perjuangan Bali di Gedung Ksirarnawa, Art Centre Denpasar, Minggu (24/5). Diketahui, […]

  • Gede Harja Astawa Apresiasi Program MBG, Selain Manfaat Sosial, Program Ini Memacu Ekonomi Lokal, Petani dan pelaku UMKM

    Gede Harja Astawa Apresiasi Program MBG, Selain Manfaat Sosial, Program Ini Memacu Ekonomi Lokal, Petani dan pelaku UMKM

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com | Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa menilai program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini bukan sekadar memberikan makanan, melainkan menanamkan harapan dan membangun masa depan anak bangsa yang lebih cerdas, sehat dan berdaya saing. Untuk itu, Gede Harja Astawa memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di […]

  • Fun Run dan Fun Walk Semarakkan Hari BPR-BPRS Nasional, Tabanan Jadi Titik Kumpul BPR se-Bali

    Fun Run dan Fun Walk Semarakkan Hari BPR-BPRS Nasional, Tabanan Jadi Titik Kumpul BPR se-Bali

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    TABANAN – Ribuan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Bali memadati kawasan Garuda Wisnu Singasana (GWS), Tabanan, Minggu (31/5/2026), dalam puncak peringatan Hari BPR-BPRS Nasional 2026 yang digelar oleh DPD Perbarindo Bali. Beragam kegiatan mulai dari Fun Run, Fun Walk, bazaar UMKM, lomba menggambar dan mewarnai anak-anak, hiburan rakyat hingga pembagian doorprize sukses menyemarakkan […]

expand_less