Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tiang PLN Berdiri di Tengah Rumah, Warganet Sindir: Pasang Seenaknya, Pindahnya Minta Puluhan Juta

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Sebuah foto yang memperlihatkan tiang listrik berdiri sangat dekat dengan bangunan rumah di Bali mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Unggahan yang dibagikan akun bernama “Republik Dagelan” itu memantik gelombang komentar pedas dari warganet terkait pelayanan dan penataan infrastruktur kelistrikan.

Dalam unggahan tersebut tertulis kalimat bernada sindiran, “Pasangnya mah suka-suka, giliran suruh pindah eh minta 25 juta.” Narasi itu langsung memicu reaksi publik dan menjadi bahan diskusi luas di jagat maya.

Banyak netizen menilai persoalan keberadaan tiang listrik yang dianggap mengganggu akses maupun estetika rumah warga seharusnya mendapat solusi yang lebih bijak. Namun biaya pemindahan yang disebut mencapai puluhan juta rupiah justru memunculkan rasa keberatan di tengah masyarakat.

Salah satu komentar yang ramai mendapat perhatian berbunyi, “Nanti pas mereka pindahin tiang, mintain ganti rugi seharga rumah pak.” Komentar tersebut dianggap mewakili keresahan warga yang merasa posisi tiang listrik terkadang justru merugikan pemilik lahan maupun bangunan.

Tak hanya soal biaya pemindahan, perdebatan juga merembet pada pelayanan pemasangan listrik baru. Seorang warganet lainnya mempertanyakan apakah masyarakat yang mengajukan pemasangan aliran listrik akan tetap dilayani dengan baik apabila terjadi perselisihan terkait pemindahan tiang.

“Ada masalah lain lagi, seandainya pemilik rumah pesan aliran listrik, apakah pihak PLN merespons atau malah dicuekin?” tulis salah satu akun dalam kolom komentar.

Percakapan di media sosial itu memperlihatkan bagaimana isu pelayanan publik, khususnya menyangkut utilitas dasar seperti listrik, sangat sensitif di tengah masyarakat. Selain menyangkut kebutuhan vital, persoalan tersebut juga berkaitan dengan hak warga atas kenyamanan lingkungan tempat tinggal mereka.

Di sisi lain, sejumlah netizen juga mengingatkan bahwa penempatan tiang listrik biasanya telah melalui proses teknis dan regulasi tertentu. Namun masyarakat berharap komunikasi antara penyedia layanan dan warga dapat dilakukan lebih terbuka agar tidak menimbulkan kesan sepihak.

Hingga kini, unggahan tersebut terus menuai berbagai tanggapan dan menjadi sorotan publik, terutama terkait pentingnya penataan infrastruktur yang memperhatikan aspek keselamatan, estetika lingkungan, serta kepentingan masyarakat sebagai pengguna layanan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Jakarta Pusat Gelar Tausiyah

    Kejari Jakarta Pusat Gelar Tausiyah

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat mengadakan acara tausiyah yang bertujuan untuk mempersiapkan diri secara spiritual. Acara yang bertemakan “Hidup dan Sejahtera dengan Memaknai Bulan Ramadhan” ini berlangsung di Aula HM. Prasetyo, Lantai V, Gedung Kejari Jakarta Pusat, Jalan Merpati Blok B-XII No. 5, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada […]

  • Sumbang 55% Devisa Pariwisata, Bali Butuh Percepatan Infrastruktur, Koster Dapat Dukungan DPR RI

    Sumbang 55% Devisa Pariwisata, Bali Butuh Percepatan Infrastruktur, Koster Dapat Dukungan DPR RI

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas – Di balik gemerlap pariwisata Bali yang mendunia, tersimpan berbagai tantangan yang kian kompleks. Hal inilah yang disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster, saat memaparkan kondisi Pulau Dewata dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI, Rabu (8/4/2026). Bali, dengan luas wilayah hanya 5.590 kilometer persegi dan penduduk sekitar 4,4 juta jiwa, mampu menarik hingga […]

  • Humanis dan Berlandaskan Tri Hita Karana, Ditintelkam Polda Bali Warnai Hari Jadi Intelijen Polri ke-80

    Humanis dan Berlandaskan Tri Hita Karana, Ditintelkam Polda Bali Warnai Hari Jadi Intelijen Polri ke-80

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |  Menyambut Hari Jadi Intelijen Polri ke-80, Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali menggelar rangkaian kegiatan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan sejak 30 Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, lingkungan, serta keluarga besar Fungsi Intelijen Polri di Bali. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi aksi peduli lingkungan, […]

  • Melawan Alam di Perbatasan Cirebon-Kuningan: Upaya Darurat Tangani Longsor di Desa Belawa

    Melawan Alam di Perbatasan Cirebon-Kuningan: Upaya Darurat Tangani Longsor di Desa Belawa

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Aroma tanah basah masih terasa menyengat di udara Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Di tengah sunyinya pagi, suara dentuman alat berat dan deru truk pengangkut bronjong memecah kesenyapan. Di sinilah, sepanjang 25 meter jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Cirebon dan Kuningan mengalami longsor yang memakan sebagian badan jalan terjadi beberapa hari […]

  • Kadispora Sumut Sesali Berita Pemotongan Gaji Securiti

    Kadispora Sumut Sesali Berita Pemotongan Gaji Securiti

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MEDAN: Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Kadispora) Sumatera Utara M Mahfullah Pratama Daulay SSTP, MAP, menyesali munculnya berita di suatu media mengenai pemotongan gaji para security di jajaran Dispora Sumut. “Ipunk (panggilan beliau) dengan santai menanggapi berita itu. Untuk diketahui bahwa penyediaan jasa tenaga kebersihan, keamanan atau security dilakukan melalui tenaga alih daya atau outsourcing […]

  •  Wariga Nusantara & Astronomi Slavia: Jalan Baru Diplomasi Dua Negara di Festival Drusba 2025

     Wariga Nusantara & Astronomi Slavia: Jalan Baru Diplomasi Dua Negara di Festival Drusba 2025

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com | Hubungan diplomatik antar negara selama ini identik dengan isu ekonomi dan politik. Namun Festival Drusba 2025 menunjukkan bahwa persahabatan yang lebih mendalam dapat lahir dari ranah budaya, spiritualitas, dan ilmu pengetahuan kuno.  Indonesia dan Rusia, dua negara dengan warisan peradaban yang kaya, kini melihat potensi baru lewat diplomasi budaya berbasis astronomi tradisional. […]

expand_less