Breaking News
light_mode
Trending Tags

Usin Sembiring Ultimatum Sekolah, Jegal Siswa Ujian Karena Tunggakkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKULU, jarrakpos.com – Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu menyoroti banyaknya keluhan dari orang tua dan siswa terkait pelarangan mengikuti ujian. Sekolah melarang akibat tunggakan pembayaran SPP, uang komite, atau sumbangan sukarela lainnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi IV Usin Abdisyah Putra Sembiring memberikan statement tegas. Ia meminta seluruh kepala sekolah, guru, serta pengurus komite di SMA, SMK, dan MAN untuk tidak menghambat hak siswa dalam mengikuti ujian.

“Kami menerima banyak laporan dari masyarakat bahwa siswa dilarang mengikuti ujian sekolah, ujian semester, dan ujian praktik hanya karena ada tunggakan pembayaran. Ini tidak boleh terjadi! Berikan mereka kesempatan untuk ujian tanpa tekanan dan tanpa intimidasi psikologis,” tegasnya.

Komisi IV juga menyoroti tindakan sekolah yang mengirimkan pesan atau teguran langsung kepada orang tua terkait tunggakan biaya pendidikan. Mereka mengingatkan bahwa tidak semua keluarga mampu membayar penuh sesuai kesepakatan.

Dewan juga menilai banyak orang tua yang memiliki beban ekonomi lain, terutama dalam memenuhi kebutuhan anak-anak mereka.

“Kita harus memahami bahwa pendidikan adalah hak semua anak. Jangan sampai mereka gagal mengikuti ujian, tertinggal, atau bahkan tidak lulus hanya karena kendala ekonomi. Ini bisa menghambat masa depan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja,” cetus Usin.

Sebagai langkah konkret, Komisi IV mendesak pemerintah daerah, gubernur, dan kepala dinas pendidikan untuk segera mengeluarkan surat edaran resmi. Surat ini harus memastikan bahwa semua siswa dapat mengikuti ujian tanpa diskriminasi finansial.

“Kami minta surat edaran ini dikeluarkan hari ini juga, sebelum semakin banyak siswa yang terhambat dalam ujian kenaikan kelas atau kelulusan mereka,” pungkasnya.

Komisi IV menegaskan bahwa pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama, dan tidak boleh ada anak yang kehilangan haknya hanya karena alasan ekonomi.

 

Penulis : Isep/red

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Pengawasan WNA, Imigrasi Denpasar Gandeng Polresta: Bukan Sekadar Kerja Sama di Atas Kertas

    Perkuat Pengawasan WNA, Imigrasi Denpasar Gandeng Polresta: Bukan Sekadar Kerja Sama di Atas Kertas

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR | Pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas Warga Negara Asing (WNA) di Kota Denpasar diperkuat. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar menggandeng Polresta Denpasar untuk meningkatkan koordinasi dalam penegakan hukum terhadap orang asing. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Penegakan Hukum Keimigrasian di Kota Denpasar. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk […]

  • Aset, Izin, dan Lingkungan Disorot: Pansus TRAP DPRD Bali Keluarkan Rekomendasi Tegas untuk Bali Handara

    Aset, Izin, dan Lingkungan Disorot: Pansus TRAP DPRD Bali Keluarkan Rekomendasi Tegas untuk Bali Handara

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali secara resmi menyerahkan rekomendasi strategis terkait pemanfaatan ruang dan status penguasaan lahan di kawasan Handara Golf & Resort Bali. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam rapat paripurna ke-31 DPRD Bali di Ruang Sidang Utama, Senin (6/4/2026), kepada pihak eksekutif yaitu Bapak Gubernur […]

  • Masyarakat Adat Nabire: Investasi Buka Akses Pembangunan, Dialog Lebih Penting Daripada Hanya Tuduhan

    Masyarakat Adat Nabire: Investasi Buka Akses Pembangunan, Dialog Lebih Penting Daripada Hanya Tuduhan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Matacompas.com Papua – Kehadiran PT Kristalin Ekalestari di mata masyarakat murni keputusan warga adat sebagai bentuk mempertahankan hak, aset dan sumber penghidupan warga sebagai roda penggerak ekonomi daerah. Kepala Suku Kampung Nifasi Dominggus Monei, mengatakan merupakan hak masyarakat adat untuk menjaga aset dan memperjuangkan masa depan kampung yang dinilai masih membutuhkan perhatian pembangunan. Menurutnya, kehadiran […]

  • Cegah Pelaku Kejahatan Lintas Negara, Menteri Hukum Supratman Tandatangani ASEAN Treaty on Extradition dan Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia pada HCCH

    Cegah Pelaku Kejahatan Lintas Negara, Menteri Hukum Supratman Tandatangani ASEAN Treaty on Extradition dan Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia pada HCCH

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    MANILA, Matakompas.com – Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas bersama menteri-menteri negara anggota ASEAN hadiri ASEAN Law Ministers Meeting(ALAWMM) ke-13 di Manila, Filipina. Delegasi Republik Indonesia terdiri dari perwakilan Kementerian Hukum dan Kementerian Luar Negeri serta perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Filipina. Setelah proses negosiasi yang panjang sejak tahun 2021, ASEAN Treaty on […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Dorong Penertiban Tata Ruang, Usulkan Moratorium Izin di Kawasan Rawan Alih Fungsi

    Pansus TRAP DPRD Bali Dorong Penertiban Tata Ruang, Usulkan Moratorium Izin di Kawasan Rawan Alih Fungsi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan Pulau Dewata melalui rekomendasi strategis yang disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-31 DPRD Bali, Senin (6/4/2026). Rekomendasi tersebut secara resmi ditujukan kepada Gubernur Bali, I Wayan Koster, sebagai langkah konkret pengendalian tata ruang, perlindungan kawasan hutan, […]

  • Ketua AMPI Malaka: Mahasiswa Jangan Jadi Alat Politik, Fokus Kawal Kasus Rakyat!

    Ketua AMPI Malaka: Mahasiswa Jangan Jadi Alat Politik, Fokus Kawal Kasus Rakyat!

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 16
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Malaka, Novianus Cardoso Araujo, mengingatkan agar mahasiswa tetap menjaga idealisme dan tidak terjebak dalam permainan politik praktis. Pernyataan itu disampaikan Novianus Cardoso Araujo kepada Media Mata Kompas pada Selasa,11 November 2025 menanggapi aksi sekelompok mahasiswa di kantor Partai Golkar baru-baru ini. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis […]

expand_less