Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mafia Tanah Charlie Chandra, JPU Tolak Saksinya Kuasa Hukum Terdakwa

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
  • visibility 216
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Tangerang – Sidang dugaan mafia tanah terdakwa Cahrlie Chandra masih terus bergulir, Jaksa Penuntut Umum (JPU) merasa keberatan atas kesaksian salah satu saksi fakta terdakwa, Jumat 25 Juli 2025.

Pasalnya, Jaksa merasa keberatan lantaran salah satu saksi yang di hadirkan dalam ruangan persidangan, Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, oleh penasehat hukum (PH) terdakwa Charlie Chandra tersebut ialah salah satu penasehat hukum (PH) terdakwa.

“Kami merasa keberatan, karena dia rupanya kuasa hukumnya jadi saksi,” ucap salah satu JPU Esti Alda Putri saat dijumpai di PN Tangerang, pada Jumat (25/7/2025).

Selain itu, dalam sidang atas dugaan pemalsuan surat saat ini, penasehat hukum (PH) terdakwa Charlie Chandra menghadirkan 2 orang saksi yakni Den Sahab dan Bintang Okto Timotius selaku penasehat hukum terdakwa.

Dalam keterangannya, saksi pertama yang bernama Den Sahab, ia mengaku tidak kenal dengan Sumita Chandra dan Terdakwa Charlie Chandra, namun dirinya kenal dengan Paul Chandra.
‎
“Saya sebagai kuli tahun 1980 bekerja di pak paul Chandra sampai 1982 sebagai kuli tukang cat, amplas dan bersihin meja, kursi pesanan, ” katanya
‎
Perusahaan milik Paul Chandra pada saat itu bernama CV. Air Laut yang bergerak dibidang furniture mebel untuk kebutuhan sekolah
‎
“Setau saya Paul Chandra usahanya di bidang mebel saja. Dia punya Empang di desa Lemo,” lanjut Sahat dalam keterangannya dihadapan Majelis Hakim.

“Setau saya tanahnya dibeli paul chandra buat the pit neo,” tambahnya.

Paul Chandra yang tinggal di Kampung Melayu Teluknaga, saksi pun tak jarang bertolak ke rumah Paul Chandra untuk bersilaturahmi hingga bertemu seseorang wanita paruh baya yang bernama The Pit Nio yang biasa dipanggil Memey.
‎
“Seringkali ke rumah pak Paul Candra pada saat bekerja saya kerja di sana. Terus saya juga sering ketemu si Memey (The Pit Nio – Red), “kata Sahat.
‎
Ia pun sempat berkomunikasi dengan Memey (The Pit Nio-red) sembari senda gurau diwaktu senggang, namun, tak pernah bertanya kepada yang bersangkutan,
‎
“Waktu saya ngopi saya ngobrol sama Memey (The Pit Nio) mau mancing ternyata kata Memey bukan Empangnya tapi punya Paul Candra. Saya gak pernah nanya langsung ke Pak Paul Chandra, hanya guyonan aja ke Memey,” ujar Sahat
‎
Sebagai informasi, The Pit Nio memiliki hubungan keluarga serta bertempat tinggal dengan Paul Chandra dengan anak dan cucunya, hal ini diungkapkan saksi. Selepas itu, tak diketahui lantaran pihaknya keluar dari tempat kerja Paul Chandra,

Sementara itu, saksi kedua, Bintang Okto Timotius yang juga sebagai kuasa hukum terdakwa saat pengurusan balik nama surat tanah Lemo, hingga pendampingi laporan pidana, perdata dan tata usaha negara
‎
“Saya membantu fotokopi dokumen pada saat konsultasi tersebut dan tak menelisik lebih jauh pembicaraan mereka,” kata Bintang.

Diberitakan sebelum- sebelumnya eksepsi terdakwa Charlie Chandra telah di tolak oleh Pengadilan Negeri (PN) Tangerang lantaran alasan penasehat hukum terdakwa tidak beralasan dan tidak berdasar.

Majelis Hakim memutuskan akan melanjutkan persidangan akan kembali pada Selasa (29/7/2025) dengan agenda penasehat hukum terdakwa menghadirkan Saksi Ahli Hukum Pidana dan Saksi Ahli Pertanahan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasat Lantas Polresta Denpasar Tegaskan Proses Penerbitan SIM Harus Sesuai Prosedur

    Kasat Lantas Polresta Denpasar Tegaskan Proses Penerbitan SIM Harus Sesuai Prosedur

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Oknum Anggota dan Pihak yang Diduga Melakukan Upaya Pemerasan Diproses Sesuai Hukum. DENPASAR, Matakompas.com – Menyikapi beredarnya video di media sosial yang menampilkan dugaan pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di luar prosedur di Satpas SIM Polresta Denpasar, Satlantas Polresta Denpasar memastikan telah mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan internal terhadap oknum anggota yang diduga […]

  • Terdeteksi Red Notice Interpol, Imigrasi Ngurah Rai Tolak Masuk WN Ethiopia Buronan Kasus Penipuan Rp5 Miliar

    Terdeteksi Red Notice Interpol, Imigrasi Ngurah Rai Tolak Masuk WN Ethiopia Buronan Kasus Penipuan Rp5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menggagalkan masuknya seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Ethiopia yang tercatat sebagai buronan Interpol dalam kasus dugaan penipuan dengan nilai kerugian mencapai sekitar Rp5 miliar.

  • Indonesia Walk For Peace Selaras Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Koster: Vibrasi Kedamaian untuk Dunia Dimulai dari Pulau Dewata

    Indonesia Walk For Peace Selaras Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Koster: Vibrasi Kedamaian untuk Dunia Dimulai dari Pulau Dewata

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BULELENG – Sebanyak 50 bhikkhu dari sejumlah negara Asia Tenggara memulai perjalanan suci bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026 dari Brahma Vihara Arama, Kabupaten Buleleng, Bali menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (9/5). Perjalanan lintas provinsi sejauh ribuan kilometer yang akan ditempuh dengan berjalan kaki selama 20 hari ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah […]

  • Dispora Bengkulu: Olahraga dan Kegiatan Positif Efektif Jauhkan Anak Muda dari Narkoba

    Dispora Bengkulu: Olahraga dan Kegiatan Positif Efektif Jauhkan Anak Muda dari Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com –  Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bengkulu meyakini bahwa keterlibatan aktif anak muda dalam kegiatan olahraga dan kegiatan positif lainnya dapat menjadi benteng pertahanan yang kuat dalam melawan ancaman narkoba. Dispora terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu […]

  • Peringati HKN ke-61, Rekan Indonesia Geruduk DPRD Sumsel: Stop Komersialisasi Kesehatan, Hapus Denda BPJS!

    Peringati HKN ke-61, Rekan Indonesia Geruduk DPRD Sumsel: Stop Komersialisasi Kesehatan, Hapus Denda BPJS!

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    PALEMBANG, Matakompas.com — Suasana Kantor DPRD Sumatera Selatan, Selasa (12/11/2025), mendadak bergemuruh. Puluhan massa dari Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia Sumsel datang membawa amarah rakyat. Mereka menggugat sistem kesehatan yang dinilai semakin berubah menjadi mesin bisnis, bukan lagi alat pelayanan publik. Poster dan spanduk membentang di udara: “Sehat adalah Hak, Bukan Komoditas!”, “Hapus Denda BPJS, Rakyat […]

  • Protes Perlakuan Berbeda, Pasek Suardika Pertanyakan Bedanya Lift Nusa Penida dan Badung

    Protes Perlakuan Berbeda, Pasek Suardika Pertanyakan Bedanya Lift Nusa Penida dan Badung

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Advokat sekaligus mantan anggota DPR dan DPD RI Dapil Bali, I Gede Pasek Suardika (GPS) angkat suara mengenai polemik penghentian proyek Lift Kelingking di Nusa Penida. GPS menilai langkah Gubernur Bali sebaiknya diuji melalui jalur hukum agar ada kepastian dan keadilan bagi investor maupun masyarakat. GPS menegaskan bahwa proyek tersebut bukan bangunan […]

expand_less