Breaking News
light_mode
Trending Tags

KPK Ingatkan Integritas, Wakil Bupati Malaka Tegaskan Pentingnya Pengawasan Sejak Dini

  • account_circle Redaksi Matakompas
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NTT, Matakompas.com – Pemerintah Kabupaten Malaka menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, A.Md, yang turut menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur serta Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2025 di Hotel Sasando, Kupang, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengangkat tema “Penguatan Sinergi Pembinaan dan Pengawasan dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Program Strategis Dasacita pada Penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi NTT.”

Hadir pula Wakil Ketua KPK RI, Johanis Tanak, Plt. Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Imam Turmudi, serta para Wakil Bupati dan Inspektur kabupaten/kota se-NTT.

Dalam arahannya, Wakil Ketua KPK RI, Johanis Tanak, mengingatkan seluruh kepala daerah agar berhati-hati dalam menjalankan kewenangan, terutama dalam proses penganggaran. Ia menegaskan bahwa KPK tidak akan mentolerir penyimpangan dalam bentuk apa pun.

Jika kami menemukan perbuatan tercela melakukan tindakan korupsi, kami tidak segan menangkap siapa pun, dari partai atau jabatan mana pun. KPK bekerja berdasarkan bukti hukum dan tanpa intervensi,” tegas Tanak.

Ia juga menyoroti praktik dalam pembahasan APBD yang sering kali diwarnai kepentingan politik. Menurutnya, sikap semacam ini justru menghambat pembangunan dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Menanggapi pesan tersebut, Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malaka berkomitmen menjadikan pengawasan sebagai bagian integral dari tata kelola pemerintahan.

“Pesan dari KPK menjadi pengingat kuat bagi kami di daerah. Pengawasan bukan hanya tugas inspektorat, tapi tanggung jawab bersama seluruh aparatur. Ini penting agar setiap rupiah yang dikelola benar-benar untuk rakyat,” ujarnya.

Henri Melki menilai, peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) harus diperkuat agar mampu mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, inspektorat, dan lembaga pengawas eksternal seperti BPK, BPKP, dan KPK, dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Lebih baik kita mencegah daripada menyesal. APIP harus berani memberi peringatan ketika ada tanda-tanda penyimpangan. Pemerintahan yang sehat lahir dari sistem yang terbuka dan saling mengingatkan,” tegasnya.

Henri Melki juga menyampaikan bahwa Kabupaten Malaka terus berupaya menumbuhkan budaya antikorupsi di lingkungan birokrasi melalui pembinaan dan pelatihan integritas bagi ASN.

Ia berharap kegiatan Rakorwasda menjadi momentum untuk memperkuat semangat tersebut.

“Budaya antikorupsi harus dimulai dari dalam diri setiap ASN. Integritas bukan hanya slogan, tapi nilai yang harus dihidupi dalam bekerja dan melayani masyarakat,” ujar Henri Melki.

Menurutnya, Malaka tengah mendorong pengawasan berbasis data dan risiko (risk-based supervision) agar proses pembangunan dapat lebih efisien dan tepat sasaran.

“Setiap program harus memiliki ukuran kinerja yang jelas, dan setiap laporan harus bisa dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, pengawasan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja,” tambahnya.

Pada akhir kegiatan, Gubernur Melki Laka Lena mengukuhkan para APIP dan menyematkan Pin Satgas Pengawas Internal “Ayo Bangun NTT” sebagai simbol komitmen bersama membangun sistem pengawasan yang kuat.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara Inspektur Provinsi NTT, para Wakil Bupati, serta Inspektur kabupaten/kota, termasuk dari Kabupaten Malaka.

Henri Melki menilai penandatanganan komitmen ini sebagai langkah nyata membangun sinergi pengawasan lintas daerah di NTT.

“Kami di Malaka siap mendukung penuh upaya pengawasan terpadu. Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa memastikan pembangunan berjalan bersih, cepat, dan berpihak pada masyarakat,” pungkasnya.*** Eky Luan

  • Penulis: Redaksi Matakompas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta Soroti Persoalan Hukum dan Konflik Sosial Tabanan

    Reses Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta Soroti Persoalan Hukum dan Konflik Sosial Tabanan

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    TABANAN — Anggota Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta, memanfaatkan masa reses dengan turun langsung menyerap berbagai persoalan hukum, keamanan, dan konflik sosial yang terjadi di Kabupaten Tabanan. Salah satu agenda reses tersebut dilakukan dengan mengunjungi dan bertemu jajaran Polres Tabanan, Jumat (21/8/2026). Pertemuan tersebut turut didampingi Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati. […]

  • “Kenapa Tidak Gunung Sampah Saja yang Ditukar Guling?” — Somvir Sentil BTID di Tengah Polemik Mangrove Bali

    “Kenapa Tidak Gunung Sampah Saja yang Ditukar Guling?” — Somvir Sentil BTID di Tengah Polemik Mangrove Bali

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Polemik tukar guling lahan mangrove yang melibatkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali memanas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (11/5). Namun di tengah pembahasan serius soal kawasan lindung, satu pernyataan tajam dari Wakil Sekretaris Pansus TRAP, Dr Somvir, […]

  • Air Minum Langsung dari Kran di Luncurkan Walikota Magelang

    Air Minum Langsung dari Kran di Luncurkan Walikota Magelang

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kota Magelang melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Magelang resmi meluncurkan Zona Air Minum Prima (ZAMP). Program ini merupakan hasil kerja sama dengan USAID untuk air minum dan sanitasi berketahanan iklim (IUWASH Tangguh) guna mewujudkan akses air bersih yang lebih baik. Peluncuran ZAMP berlangsung di Perumahan Cluster Sanggriya, Kelurahan Wates, […]

  • Lindungi Lahan Pertanian dan Tindak Praktek Nomine, Gubernur Koster Tegaskan Sanksi Tegas

    Lindungi Lahan Pertanian dan Tindak Praktek Nomine, Gubernur Koster Tegaskan Sanksi Tegas

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster resmi memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif dan Larangan Alih Kepemilikan Lahan Secara Nomine pada Selasa (Anggara Paing, Bala), 24 Februari 2026. Kebijakan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian sekaligus memperkuat kedaulatan pangan […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bagikan Takjil ke Masyarakat Perbatasan

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bagikan Takjil ke Masyarakat Perbatasan

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 780
    • 0Komentar

    SEBUKU,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Tembalang menggelar kegiatan berbagi takjil kepada warga yang melintas di sekitar Kecamatan Sebuku dan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Senin(17/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa agar dapat menikmati hidangan berbuka […]

  • Tim Advokasi untuk Kasus Tanah Nangahale Temui Wamen HAM

    Tim Advokasi untuk Kasus Tanah Nangahale Temui Wamen HAM

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Tim Advokasi Forum Komunikasi Komunitas Flobamora (FKKF) Jabodetabek menemui Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Mugiyanto Sipin, Selasa (11/2/2025) sore di Jakarta. Tim Advokasi untuk Keuskupan Maumere, Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menjelaskan kembali duduk soal sebenarnya tanah Nangahale milik keuskupan berdasarkan data yuridis dan data fisik. Wamen HAM Mugiyanto saat […]

expand_less