Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Polsek Kuta Utara Hadiri Mediasi Kasus Tanah Pisang Mas Pastikan Aman dan Kondusif, Jro Bima Bantu Nyame Bali Tulus Tanpa Pamrih

Polsek Kuta Utara Hadiri Mediasi Kasus Tanah Pisang Mas Pastikan Aman dan Kondusif, Jro Bima Bantu Nyame Bali Tulus Tanpa Pamrih

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANGUPURA, Matakompas.com | Suasana di Banjar Adat Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, berlangsung tertib saat digelar pertemuan mediasi terkait sengketa tanah di kawasan Pisang Mas pada Jumat, 7 November 2025.

Kehadiran perwakilan dari Polsek Kuta Utara di lokasi bertujuan memastikan jalannya mediasi berlangsung aman dan kondusif.

Pertemuan mediasi ini sedianya mempertemukan pihak kuasa hukum Nikolas Johan Kilikily, S.H., M.H.I. dengan pihak Wayan Sumantara yang didampingi kuasa hukum Mila Tayeb, S.H., serta tokoh masyarakat I Ketut Ismaya Putra, yang dikenal sebagai Jro Bima.

Dengan penuh rasa hormat, Jro Bima menemui Kelian Adat Banjar Tegal Gundul dan Kepala Desa Tibubeneng untuk membuka dialog. Namun, hingga pukul 12.00 Wita, kuasa hukum Nikolas Johan Kilikily belum tampak hadir. Meskipun demikian, pertemuan tetap dilanjutkan oleh pihak-pihak yang sudah berada di lokasi.

Sikap Netral Bendesa Adat dan Penjelasan Pihak Wayan Sumantara

Dalam pertemuan tersebut, Bendesa Adat Tegal Gundul memberikan arahan yang tegas namun menenangkan.

“Kami di Desa Adat sama sekali tidak mengetahui persoalan yang muncul di Pisang Mas dan ramai di media sosial. Kami bersikap netral dan berharap koordinasi dilakukan sebaik mungkin agar pertemuan berjalan lancar, serta situasi tetap kondusif,” ujar Bendesa Adat.

Selanjutnya, pihak kuasa hukum Pak Karna dan Wayan Sumantara menjelaskan kronologi awal masalah tanah Pisang Mas. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada Kelian dan Bendesa Adat Canggu atas ketiadaan pemberitahuan resmi sebelumnya.

“Kami mohon maaf karena tidak sempat menyampaikan pemberitahuan sebelumnya. Hari ini kami hanya akan melakukan penembokan di bagian belakang vila dan tidak akan mengganggu lahan milik Ibu Leni. Kami tetap menghormati hukum dan adat yang berlaku,” jelas perwakilan mereka.

Sementara itu, I Ketut Ismaya Putra (Jro Bima) menyampaikan pandangannya dengan tenang.

“Saya merasa terpanggil untuk membantu sesama orang Bali yang haknya diambil oleh mafia tanah. Saya membantu dengan tulus dan tanpa pamrih. Langkah kami saat ini sebatas penembokan di belakang vila sebagai langkah antisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” ungkap Jro Bima, seraya meminta dukungan agar kegiatan tersebut didampingi oleh Kelian dan Bendesa Adat Canggu.

Pengawasan Kepolisian dan Dukungan Pecalang

Dari pihak kepolisian, Kanit Intelkam Polsek Kuta Utara menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah untuk mengawasi dan menjamin keamanan di lapangan.

“Kami dari kepolisian melakukan pengawasan terhadap kegiatan pemagaran agar situasi tetap aman dan tertib. Batas lahan juga harus jelas, supaya tidak timbul masalah di kemudian hari,” tegasnya.

Dukungan pengamanan juga disampaikan oleh Ketua Pecalang Desa Canggu, yang menyatakan kesiapan personelnya.

“Kami siap melaksanakan keputusan Kelian dan Bendesa Adat. Pecalang akan turun langsung untuk menjaga agar kegiatan pemagaran berjalan sesuai prosedur adat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di media sosial. Kami bekerja sesuai aturan dan tetap menjunjung nilai-nilai adat,” ujarnya.

Pertemuan mediasi ditutup pada pukul 12.44 Wita setelah pembacaan Berita Acara oleh kuasa hukum Mangku Karna.

Meskipun pihak kuasa hukum Nikolas Johan tidak hadir, kegiatan mediasi berlangsung kondusif, menjunjung tinggi nilai-nilai hukum, dan kearifan lokal Bali. Kehadiran perwakilan Polsek Kuta Utara mendapat apresiasi dari pihak adat dan masyarakat karena menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. (Red/tim)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serahkan Hadiah Ogoh-Ogoh, Gubernur Koster-Wagub Minta STT Kembangkan Kreativitas dan Kuatkan Jati Diri Bali

    Serahkan Hadiah Ogoh-Ogoh, Gubernur Koster-Wagub Minta STT Kembangkan Kreativitas dan Kuatkan Jati Diri Bali

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR – Semangat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 rupanya belum benar-benar padam di Bali. Di balik sunyinya Nyepi yang telah berlalu, bara kreativitas generasi muda Pulau Dewata justru terus menyala. Hal itu tampak saat Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta menyerahkan Piagam Penghargaan dan Hadiah Pemenang Ogoh-Ogoh Terfavorit […]

  • Desakan Copot Kapolri Meningkat, Ada Apa

    Desakan Copot Kapolri Meningkat, Ada Apa

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta Jarrakpos.com – Desakan untuk mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali mencuat. Kali ini, tekanan datang dari Ketua Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI), Sarman El Hakim, yang secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengganti pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia tersebut. Menurut Sarman, Kapolri Listyo Sigit telah gagal menunjukkan tanggung jawab dan profesionalisme […]

  • Kuasa Hukum Pura Dalem Balangan Beberkan Modus Mafia Tanah dan Perjalanan Panjang Sengketa

    Kuasa Hukum Pura Dalem Balangan Beberkan Modus Mafia Tanah dan Perjalanan Panjang Sengketa

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kuasa Hukum (KH) Pengempon Pura Dalem Balangan Jimbaran memaparkan secara rinci dugaan praktek mafia tanah yang dinilai merusak keutuhan dan kesucian kawasan Pura Dalem Balangan. Demikian disampaikan Adv. Harmaini Idris Hasibuan, SH., didampingi Adv. Tri Sakti Mandala Putra Hanes, SH., dan Boy Barzini Hanes, SH., selaku Kuasa Hukum (KH) Pengempon Pura Dalem […]

  • MK Kabulkan Gugatan H. Budi Antoni dan Henny, PSU Empat  Lawang Digelar Dua Paslon

    MK Kabulkan Gugatan H. Budi Antoni dan Henny, PSU Empat Lawang Digelar Dua Paslon

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.556
    • 0Komentar

    EMPAT LAWANG, jarrakpos – Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan yang diajukan oleh pasangan H. Budi Antoni dan Henny terkait hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Empat Lawang. Putusan dengan nomor perkara 24/PHPU.BUP-XXIII/2025 ini menyatakan bahwa pemungutan suara sebelumnya tidak sah dan harus dilakukan pemungutan suara ulang (PSU). Dalam pertimbangannya, MK menilai adanya perbedaan penafsiran terkait periodeisasi […]

  • Terbongkar di Renon: WNA Rusia Diduga Jadikan Kamar Hotel Four Star sebagai Lokasi Prostitusi

    Terbongkar di Renon: WNA Rusia Diduga Jadikan Kamar Hotel Four Star sebagai Lokasi Prostitusi

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Operasi pengawasan keimigrasian kembali mengungkap praktik pelanggaran di wilayah Denpasar. Setelah menyasar sejumlah titik, petugas melanjutkan operasi ke kawasan Renon pada Sabtu, 2 Mei 2026. Di sebuah kamar hotel Four Star By Trans Renon, petugas mengamankan seorang perempuan warga negara asing asal Rusia berinisial AR (27). Perempuan tersebut diduga memanfaatkan kamar hotel […]

  • Pengawasan Orang Asing di Bali Diperketat, Polda Bali Gandeng Pelaku Pariwisata Lewat Cakrawasi

    Pengawasan Orang Asing di Bali Diperketat, Polda Bali Gandeng Pelaku Pariwisata Lewat Cakrawasi

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Pengawasan terhadap orang asing di Bali terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah optimalisasi penggunaan aplikasi Cakrawasi guna mendukung sistem keamanan dan pengelolaan pariwisata yang lebih tertib, aman dan berkualitas. Upaya ini mengemuka dalam kegiatan penguatan kolaborasi dan koordinasi antara Polda Bali dengan pelaku usaha pariwisata […]

expand_less