Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Rekomendasi Pansus Dua Proyek di Kelingking Beach Resmi Diserahkan, Gubernur Koster Sebut Akan Ada Kejutan

Rekomendasi Pansus Dua Proyek di Kelingking Beach Resmi Diserahkan, Gubernur Koster Sebut Akan Ada Kejutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Dua proyek wisata ekstrem di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Klungkung kini menunggu keputusan akhir dari Gubernur Bali, Wayan Koster. Apakah lift kaca setinggi 180 meter dan wahana bungee jumping Extreme Park Bali akan dilanjutkan, dibongkar, atau dicarikan solusi lain, semua kini bergantung pada keputusan eksekutif.

Kepastian ini muncul, setelah Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali resmi menyerahkan hasil rekomendasi kepada Gubernur Koster.

 Penyerahan dilakukan oleh Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack bersama Tim Pansus TRAP di Gedung DPRD Bali, Denpasar, Selasa, 11 November 2025

Meski dokumen telah diserahkan, isi rekomendasi masih dirahasiakan. Gubernur Koster mengatakan akan mempelajari terlebih dahulu sebelum mengumumkan keputusan resmi. Ia bahkan menyebut kemungkinan akan ada kejutan terkait langkah selanjutnya.

“Ini sudah ada rekomendasi pansus, nanti saya pelajari. Itulah sedang dikaji,” ujarnya.

Saat ditanya apakah pembongkaran menjadi opsi, Koster meminta publik bersabar. “Nanti kita kaji dulu. Tunggu dulu,” tegasnya.

 Ia juga menegaskan bahwa Bali tidak anti investor, namun yang dicari adalah investor yang taat pada aturan.

Ketua Pansus I Made Supartha, didampingi Wakil Sekretaris Dr. Somvir dan anggota I Gede Harja Astawa, menyatakan bahwa 18 anggota Pansus sepakat menyerahkan rekomendasi secara tertutup kepada Gubernur Koster.

“Kita sudah serahkan tadi rekomendasi. Karena ini kesepakatan rapat kita Pansus seluruhnya, kita serahkan dulu secara tertutup kepada Gubernur Bali, tadi beliau sudah kita dengar juga akan memberikan kejutan. Nanti ketika waktunya sudah harus disampaikan, saya kira tidak terlalu lama,” ujarnya.

Menurut Made Supartha, kerahasiaan ini dilakukan agar tidak menimbulkan kegaduhan sebelum keputusan resmi diambil. “Karena nanti kewenangan eksekutif yang melakukan kegiatan lebih lanjut daripada rekomendasi itu,” jelasnya.

Ia menegaskan evaluasi Pansus mencakup aspek teknis, regulasi tata ruang, kearifan lokal, hingga nilai warisan budaya. “Jangan sampai yang sudah warisan luar biasa dari alam dan daripada leluhur kita ini nanti berubah. Kan itu saya kira pertimbangannya sudah jelas,” katanya.

Menanggapi dugaan pelanggaran, Supartha menyebut indikasi pelanggaran tata ruang sudah tampak jelas. “Ya dekat pantai, dekat jurang kan gitu. Kemudian disana aturannya bagaimana, itu kegiatan yang disana itu secara aturan itu diberikan pelindungan apa tidak. Kan itu semua kita mengacu kepada pertimbangan regulasi. Kalau regulasinya sudah melanggar tidak itu? Iya sudah kelihatan seperti itu,” tegasnya.

Kendati demikian, ia enggan menyebut apakah rekomendasi itu mengarah pada pembongkaran atau penutupan permanen. “Nggak tahu, itu nanti kan biar eksekutif ya,” ujarnya.

Diketahui, Pansus TRAP sebelumnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada 31 Oktober 2025 dan menemukan sejumlah pelanggaran serius, terutama pada aspek tata ruang, izin, dan keselamatan. Proyek lift kaca disebut berdiri di zona perlindungan setempat dan hanya berjarak sekitar 15 meter dari tebing, padahal Perda RTRW Bali Nomor 4 Tahun 2019 mengatur larangan pembangunan dalam radius 100 meter dari tebing atau sempadan pantai.

Selain itu, proyek juga belum memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan hanya mengantongi dokumen UPL-UKL. Berdasarkan hasil kajian Dinas ESDM, instalasi lift belum memenuhi standar keselamatan kerja.

Sementara itu, wahana bungee jumping juga dihentikan karena izin tidak lengkap dan lokasi terlalu dekat dengan bibir tebing yang dinilai tidak stabil.

Menutup pernyataannya, Supartha menegaskan bahwa kedua lokasi wisata ekstrem tersebut masih dalam status ditutup sementara hingga keputusan final dikeluarkan oleh Gubernur Koster.

“Tunggu tanggal mainnya. Waktu tidak lama lagi, biar jelas,” tandasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi Proyek Aplikasi Pajak Coretax Rp 1,3 Triliun, Dirjen Pajak Dilaporkan ke KPK

    Dugaan Korupsi Proyek Aplikasi Pajak Coretax Rp 1,3 Triliun, Dirjen Pajak Dilaporkan ke KPK

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI) melaporkan dugaan korupsi mega proyek aplikasi sistem administrasi pajak Coretax ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (23/1/2025). Proyek Coretax ini menghabiskan anggaran fantastis yakni lebih dari Rp 1,3 triliun. Ketua Umum Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI), Rinto Setyawan, menyampaikan, pihaknya menemukan sejumlah bukti dugaan terjadinya penyelewengan anggaran […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Tutup 18-24 Maret 2026, Layanan Dibuka Kembali 25 Maret

    Imigrasi Ngurah Rai Tutup 18-24 Maret 2026, Layanan Dibuka Kembali 25 Maret

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com |  Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mengumumkan penutupan sementara layanan keimigrasian dalam rangka Hari Suci Nyepi Çaka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Penutupan ini berlaku selama beberapa hari untuk menyesuaikan dengan rangkaian hari libur keagamaan tersebut. Melalui pemberitahuan resmi, layanan di Kantor Imigrasi tidak akan beroperasi mulai […]

  • Ny. Putri Koster Ajak Kader PKK Bali Jadi Perempuan Kreatif dan Penggerak Ekonomi Keluarga

    Ny. Putri Koster Ajak Kader PKK Bali Jadi Perempuan Kreatif dan Penggerak Ekonomi Keluarga

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengajak seluruh kader TP PKK se-Bali untuk aktif berperan dalam membangun daerah masing-masing, salah satunya melalui penguatan ekonomi keluarga. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis tidak hanya dalam mendampingi tumbuh kembang anak, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan rumah tangga melalui kreativitas dan kemandirian ekonomi. “Sebagai […]

  • Made Supartha Dorong Konsep Keamanan Bali Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026

    Made Supartha Dorong Konsep Keamanan Bali Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |  Anggota Komisi I DPRD Bali sekaligus Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, Dr. (C). I Made Supartha, SH., MH., menegaskan pentingnya konsolidasi pengamanan secara intens menjelang perayaan hari raya besar keagamaan di Bali. Hal ini dinilai krusial mengingat Bali merupakan daerah tujuan wisata dunia yang selalu dipadati wisatawan domestik maupun mancanegara. Pernyataan tersebut […]

  • Polemik Marina Serangan: Izin Pusat, Dampak di Daerah

    Polemik Marina Serangan: Izin Pusat, Dampak di Daerah

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Di tengah klaim bahwa seluruh perizinan telah “clear”, aktivitas pengurukan untuk proyek Marina di Serangan, justru memunculkan pertanyaan serius: apakah izin yang ada benar-benar sejalan dengan perlindungan lingkungan pesisir Bali, atau sekadar memenuhi prosedur administratif? Menteri Lingkungan Hidup membuka peluang review, sementara pemerintah daerah menegaskan proyek sudah berjalan berbekal izin KKPRL. Proyek […]

  • Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail lepasan Mudik Gratis 2025, Pastikan Perjalanan Aman

    Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail lepasan Mudik Gratis 2025, Pastikan Perjalanan Aman

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ribuan pemudik dalam program Mudik Gratis 2025 yang berlangsung di Ex Giant Kota Baru, Kamis (27/03/2025). Acara pelepasan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, yang didampingi jajaran pejabat daerah, unsur Forkopimda, serta berbagai pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan program ini. […]

expand_less