Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Genap 54 Tahun, Edy Wirawan Tetap Optimis Wujudkan Tabanan Maju, Adil dan Makmur

Genap 54 Tahun, Edy Wirawan Tetap Optimis Wujudkan Tabanan Maju, Adil dan Makmur

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com | Ucapan selamat dan doa mengalir dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 I Made Edy Wirawan. Sosok pengusaha, pemikir, sekaligus tokoh spiritual yang dikenal dengan gelar Jro Gede Kedatuan ini kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkarya dan memberi kontribusi terbaik bagi Tabanan.

“Happy Birthday Made Edy Wirawan ke-54 sehat, panjang umur, sukses selalu, terus berkarya tanpa henti, Tabanan menanti pikiran dan karya terbaikmu,” demikian ucapan yang mengiringi momentum bahagia tersebut.

Perayaan ulang tahun yang digelar di The Lava Resto Jatiluwih berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Acara tersebut dihadiri kerabat dekat, rekan usaha, serta jajaran DPD FBN RI Kabupaten Tabanan yang turut memberikan ucapan selamat di hari jadinya.
Lahir di Desa Beraban pada 28 Desember 1971, Edy Wirawan kini genap berusia 54 tahun.

Meski telah melewati perjalanan panjang dengan dinamika kehidupan yang beragam, mimpi membangun Tabanan yang lebih maju, adil, dan makmur tetap menjadi prioritas utamanya.

I Made Edy Wirawan, SE., merupakan tokoh yang lahir dan besar di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Setelah mengundurkan diri dari dunia politik praktis, saat ini ia dipercaya menjabat sebagai Dewan Penasehat DPD FBN RI Kabupaten Tabanan periode 2025-2030.

Sebelumnya, Edy Wirawan dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia politik dan pemerintahan.

Ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Tabanan selama tiga periode, sebelum akhirnya pada periode 2019-2024 mendampingi Sanjaya sebagai Wakil Bupati Tabanan.

“28 Desember di hari jadinya, sejenak saya renungkan angka 54 respon slow politik, artinya saat ini pihaknya, lebih fokus kearah sosial. Walau saya menyadari panggilan hati segera turun ke gelanggang politik, bahkan disadari Bali saat ini sedang tidak baik-baik saja,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Edy Wirawan juga menyampaikan kebanggaannya dapat berperan aktif di Forum Bela Negara (FBN) RI, organisasi yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

“Saya bangga duduk sebagai Dewan Penasehat DPD FBN RI Kabupaten Tabanan, Organisasi karismatik Forum Bela Negara memiliki tanggung jawab moral dalam membangun nilai-nilai kebangsaan dan semangat Nasionalisme,” terangnya.

Ia menjelaskan, FBN RI merupakan bagian dari komponen pendukung bela negara, bersama dengan Komponen Utama TNI/Polri dan Komponen Cadangan (Komcad). Dalam perannya, FBN RI aktif mengawal berbagai isu strategis, termasuk pelestarian lingkungan dan penegakan aturan tata ruang.

Edy Wirawan singgung DPW FBN RI Bali mengkritisi 13 pelanggaran Warisan Budaya Dunia, Jatiluwih yang ditetapkan UNESCO.

“Hal tersebut sebuah tanggung jawab moral bela negara, mengkritisi kinerja pemerintah yang lamban dalam merespons pelanggaran-pelanggaran Warisan Budaya Dunia Jatiluwih, Bahkan semakin masif dengan munculnya bangunan-bangunan baru, yang nyata melanggar tata ruang,” paparnya.

Menurutnya, FBN RI tidak hanya berperan sebagai pengkritik, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, termasuk sarasehan dan forum diskusi yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Bela Negara ke-77 di Monumen Perjuangan Bangsal Dalung pada 19 dan 26 Desember 2025.

“Salah satu contoh Jatiluwih, banyaknya pelanggaran tata ruang serta berdirinya bangunan secara masif tanpa pengawasan yang ketat,” urainya.

Di usia ke-54 tahun, sosok yang dikenal humble, santai, dan santun ini memohon doa restu agar harapan serta cita-citanya untuk menghadirkan Tabanan yang lebih maju dan berkeadilan dapat segera terwujud melalui pengabdian sosial dan kebangsaan yang terus ia jalani. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas PT Bali Turtle Island Development Ditutup Sementara, Pansus TRAP Soroti Ketidaksinkronan Dokumen dan Fakta

    Aktivitas PT Bali Turtle Island Development Ditutup Sementara, Pansus TRAP Soroti Ketidaksinkronan Dokumen dan Fakta

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara sejumlah aktivitas PT Bali Turtle Island Development (BTID) di kawasan KEK Kura-Kura Bali, Serangan, Kamis (23/4/2026). Keputusan tersebut diambil setelah tim Pansus menemukan adanya dugaan ketidaksesuaian antara dokumen administrasi dengan kondisi faktual di lapangan, […]

  • Bersikap Kooperatif!! Pansus DPRD Bali Beri Tenggat ke Nusa Bay Menjangan, Benahi Izin dan Jaga Ekosistem

    Bersikap Kooperatif!! Pansus DPRD Bali Beri Tenggat ke Nusa Bay Menjangan, Benahi Izin dan Jaga Ekosistem

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    BULELENG — Pansus TRAP DPRD Bali kembali melanjutkan pengawasan ketat terhadap aktivitas usaha pariwisata di kawasan konservasi dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Nusa Bay Menjangan, Selasa (28/4/2026). Dalam sidak tersebut, sejumlah persoalan serius terungkap, mulai dari perizinan, kesesuaian tata ruang, hingga dugaan dampak terhadap ekosistem hutan dan laut. Sidak tersebut dipimpin langsung oleh […]

  • Pemeran Nyi Iteung, Dessy Ratnasari Hadir di Kuningan

    Pemeran Nyi Iteung, Dessy Ratnasari Hadir di Kuningan

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 858
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawabarat Dessy Ratnasari atau yang dulu pernah memerankan Nyi Iteung dalam Film Si Kabayan, Senin (17/03/2025) mengunjungi DPD PAN Kabupaten Kuningan. Dalam kunjungannya ketua DPW tersebut memberikan beberapa arahan kepada seluruh kader partai yang hadir di DPD PAN. Dalam acara pengarahan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua […]

  • Sugi Lanus: Pemimpin Bali Modern Gagal Jaga Warisan Terbesar Bali 

    Sugi Lanus: Pemimpin Bali Modern Gagal Jaga Warisan Terbesar Bali 

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Peneliti manuskrip lontar Bali dan Jawa Kuno, Sugi Lanus, melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan modern di Bali yang dinilai gagal menjaga warisan terbesar daerah, yakni sistem pertanian sawah dan Subak. Menurutnya, pertanian di Bali bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, melainkan bagian dari kebijakan politik yang telah diwariskan sejak masa kerajaan Bali kuno. […]

  • Cegah Masuk Ilegal, Imigrasi Bali Deportasi 3 WN Irak Usai Gunakan Dokumen Palsu

    Cegah Masuk Ilegal, Imigrasi Bali Deportasi 3 WN Irak Usai Gunakan Dokumen Palsu

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai berhasil menggagalkan dugaan upaya masuk secara ilegal dengan menggunakan paspor palsu. Pelaku merupakan 3 orang Warga Negara (WN) Irak yang merupakan satu keluarga kedapatan berusaha memasuki wilayah Indonesia dengan menggunakan paspor Belgia palsu. Setelah dilakukan pendalaman dan pemeriksaan awal […]

  • Sri Yogi Lestari Ungkap Hambatan Perempuan Masuk Politik: Patriarki hingga Dominasi Makro Isu

    Sri Yogi Lestari Ungkap Hambatan Perempuan Masuk Politik: Patriarki hingga Dominasi Makro Isu

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR – Aktivis Politik Ni Made Sri Yogi Lestari menilai Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kewajiban kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif belum cukup menjawab persoalan mendasar keterlibatan perempuan di dunia politik. Menurut Sri Yogi Lestari, partai politik seharusnya membuka ruang lebih besar sejak tahap awal rekrutmen calon legislatif (caleg). Ia menilai kuota […]

expand_less