Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kisruh Pelayanan RS Pratama Tangguwisia: “Dua Kali Dalam Seminggu!” Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali Angkat Suara

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com | Gelombang kritik terhadap RS Pratama Tangguwisia, Seririt, kembali menguat setelah seorang pasien meninggal dunia di perjalanan akibat dugaan keterlambatan penanganan dan rujukan medis.

Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa menyampaikan kemarahan keras dan menilai pelayanan fasilitas kesehatan tersebut semakin memprihatinkan.

Peristiwa tragis yang terjadi Minggu, 16 November 2025 itu disebut sebagai bukti nyata kegagalan layanan gawat darurat rumah sakit. Menurut Gede Harja, kasus ini bukan yang pertama. Dalam sepekan terakhir, sudah dua warga dalam kondisi kritis ditolak dengan alasan yang sama: tidak ada kamar.

“Dua Kali Dalam Seminggu! Ini Rumah Sakit Model Apa?”

Gede Harja mengecam keras tindakan rumah sakit yang dinilai lalai menangani pasien.

“Saya protes keras, baik sebagai pribadi maupun wakil rakyat Buleleng! Dua kali dalam minggu ini rumah sakit menolak warga dalam kondisi sekarat, alasannya selalu sama: tidak ada ruangan. Ini rumah sakit model apa? Ini bupatinya dokter, tapi ngurus orang sakit saja tidak bisa,” sebutnya.

Ia menegaskan bahwa pasien dalam kondisi darurat tidak boleh ditolak dengan alasan apapun, termasuk persoalan kapasitas ruangan.

Kronologi: Datang Subuh, Hanya Diberi Infus, Rujukan Molor Berjam-Jam

Laporan yang diterima menunjukkan pasien datang pukul 04.00 WITA dalam keadaan kritis. Namun penanganan lanjutan tak kunjung diberikan.

Pasien tiba dengan kondisi sesak dan lemah.

Hanya diberikan infus dan oksigen tanpa tindakan medis lanjutan.

Saat keluarga meminta rujukan ke RSUD Buleleng atau RSUP Sanglah, disebut “tidak ada kamar”.

Rujukan baru diproses setelah keluarga memprotes dan Gede Harja ikut turun tangan.

Pasien akhirnya meninggal dunia di ambulans saat tiba di RS Semar Ratih, Tabanan.

Gede Harja menyesalkan layanan yang dinilai tidak manusiawi.

“Usianya masih muda, hanya seorang petani yang berjuang memenuhi kebutuhan keluarganya. Tapi pelayanan kesehatan yang harusnya menyelamatkan nyawanya justru gagal total,” kata Gede Harja Astawa.

“Kalau Saya Direktur Rumah Sakitnya, Saya Malu. Saya Mundur!”

Ia juga mempertanyakan efektivitas anggaran kesehatan di Buleleng.

“Untuk apa kemarin Pemkab Buleleng pinjam Rp 200 miliar ke BPD? Kalau pelayanan seperti ini? Tidak beres! Kalau saya direktur rumah sakitnya, saya malu, saya pasti mundur,” terangnya.

Dua kasus kritis dalam sepekan, satu meninggal, satu koma disebut sebagai sinyal bahwa manajemen RS Pratama Tangguwisia “kacau dan tidak kompeten”.

Minta Kemenkes Hingga Gubernur Turun Tangan

Gede Harja mendesak evaluasi total dari pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga Kementerian Kesehatan.

“Saya minta Kementerian Kesehatan turun tangan! Kalau memang tak becus mengurus rumah sakit, copot saja! Tidak perlu dipertahankan. Ini nyawa manusia, bukan angka di laporan,” urainya.

Ia juga meminta gubernur mengevaluasi kepala dinas kesehatan, direktur rumah sakit, serta seluruh jajaran terkait pelayanan gawat darurat.

Soal Mati Hidup Urusan Tuhan, Tapi Pelayanan adalah Urusan Kita

“Hidup mati urusan Tuhan. Tapi pelayanan medis itu urusan kita. Masa dari jam empat pagi sampai sore baru bisa dirujuk? Itu sudah jelas kelalaian! Saya akan minta pertanggungjawaban rumah sakit,” paparnya.

Sementara itu, pasien lain yang diduga mengalami keterlambatan penanganan masih dirawat intensif dalam kondisi koma.

Anggaran Besar Tak Ada Artinya Jika Pelayanan Buruk

Sebagai penutup, Gede Harja menegaskan bahwa anggaran kesehatan harus diikuti peningkatan kualitas layanan.

“Saya sudah bicara pada Pak Gubernur soal anggaran kesehatan. Tapi kalau pelayanan seperti ini, percuma! Untuk apa anggaran besar kalau rakyat kecil tetap tidak dihargai,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Kestabilan Harga Minyak Goreng dan Gula, PTPN Regional I Gelar Pasar Murah Untuk Ribuan Masyarakat

    Pastikan Kestabilan Harga Minyak Goreng dan Gula, PTPN Regional I Gelar Pasar Murah Untuk Ribuan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.337
    • 0Komentar

    MEDAN – PTPN IV Regional I, Selasa (25/02/2025) menggelar Pasar Murah sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam menstabilkan harga pangan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H. Kegiatan ini berlangsung di Region Office PTPN IV Regional I, Jl. Sei Batanghari No. 2, Medan, dan di Kantor Distrik Labuhan Batu III, Aek Nabara, Kabupaten Labuhan […]

  • 41 Temuan Tata Ruang dan Aset Daerah, Pansus TRAP DPRD Bali Siap Bawa Rekomendasi ke Rapat Paripurna

    41 Temuan Tata Ruang dan Aset Daerah, Pansus TRAP DPRD Bali Siap Bawa Rekomendasi ke Rapat Paripurna

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Enam bulan bekerja menyisir dugaan pelanggaran tata ruang, aset daerah, dan perizinan, Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali mengantongi 41 temuan hasil inspeksi mendadak. Seluruh temuan itu kini difinalisasi dalam bentuk laporan dan rekomendasi sebelum resmi diputuskan dalam rapat paripurna DPRD Bali. Ketua Pansus TRAP DPRD […]

  • Koster Apresiasi Kontribusi Wisatawan, Bali Bangkit dengan Optimisme Baru

    Koster Apresiasi Kontribusi Wisatawan, Bali Bangkit dengan Optimisme Baru

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pulau Bali kembali menunjukkan denyut kebangkitannya sebagai destinasi wisata dunia. Di tengah pemulihan sektor pariwisata pascapandemi, Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para wisatawan yang telah memilih Bali sebagai tujuan perjalanan mereka. Menurut Koster, kehadiran wisatawan bukan sekadar angka statistik kunjungan, melainkan menjadi energi penting yang menggerakkan […]

  • Camellia Panduwinata: Pengadilan Ad Hoc Langkah Tepat dan Berani

    Camellia Panduwinata: Pengadilan Ad Hoc Langkah Tepat dan Berani

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Usulan Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk peradilan ad hoc khusus guna mengusut dugaan penyelewengan dan pelanggaran di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selama 30 tahun terakhir mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat. Sekretaris Jenderal Kerapatan Tanah Air Indonesia (KITA), Camellia Panduwinata atau yang akrab disapa Camelia Petir, menyatakan dukungannya secara resmi […]

  • Polda Bali dan Disdikpora Perkuat Sinergi Kawal Siswa ADEM Papua, Bali Ditegaskan sebagai Rumah Kedua

    Polda Bali dan Disdikpora Perkuat Sinergi Kawal Siswa ADEM Papua, Bali Ditegaskan sebagai Rumah Kedua

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pendekatan humanis menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), khususnya terhadap peserta Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) asal Papua yang sedang menempuh pendidikan di Bali. Semangat itu mengemuka dalam kegiatan silaturahmi yang digelar Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, guru pendamping, […]

  • PMI Subulussalam Jadwalkan Musyawarah Kota, Siap Pilih Ketua dan Susun Program Baru

    PMI Subulussalam Jadwalkan Musyawarah Kota, Siap Pilih Ketua dan Susun Program Baru

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Subulussalam, jarrakpos.com | Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Subulussalam telah menjadwalkan pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) pada Selasa, 29 April 2025 mendatang. Agenda utama Muskot ini adalah menyusun program kerja lima tahun ke depan, mempertanggungjawabkan program kerja periode sebelumnya, serta memilih ketua dan jajaran pengurus lengkap untuk masa bakti 2025–2030. Plt Ketua PMI Kota Subulussalam, […]

expand_less