Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tanpa Izin dan Berbahaya, Proyek di Gesing Dihentikan: Gede Harja Astawa Beri Pujian

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com | Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa, menyoroti adanya pembangunan berisiko di Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Buleleng. Proyek tersebut ditemukan berada di area dengan tingkat kemiringan ekstrem dan berdiri tepat di atas lokasi bersucian (pancoran) yang dianggap sakral oleh masyarakat. Selain itu, pembangunan diduga belum mengantongi izin lengkap.

Temuan ini berawal dari inspeksi lapangan yang dilakukan Gede Harja Astawa. Setelah berkoordinasi dengan Perbekel Gesing dan Camat Banjar, terungkap bahwa lokasi pembangunan sangat sensitif dan dikhawatirkan dapat membahayakan masyarakat maupun merusak kawasan suci.

“Saya melihat ada indikasi potensi bahaya dan ketidaklengkapan izin. Masyarakat pun banyak yang tidak setuju dengan keberadaan pembangunan itu, apalagi letaknya sangat sensitif karena di bawahnya ada tempat bersucian,” kata Gede Harja Astawa.

Desa Gesing dan Kecamatan Banjar Bertindak Cepat, Proyek Dihentikan

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemerintah Desa Gesing bersama Kecamatan Banjar langsung bergerak cepat dengan menggelar pertemuan panjang. Hasilnya, pembangunan diputuskan dihentikan sementara sebagai langkah preventif untuk mencegah risiko bencana dan menjaga kesucian wilayah.

Gede Harja Astawa mengapresiasi penuh respons cepat dari aparat desa dan kecamatan.

“Saya sangat mengapresiasi sikap Kepala Desa, Pak Camat, dan tokoh-tokoh masyarakat yang cepat mengambil langkah penting dengan menghentikan pembangunan itu. Ini bentuk tindakan preventif yang patut dicontoh,” tegasnya.

Dengan langkah cepat tersebut, Pansus Trap DPRD Bali yang semestinya turun melakukan inspeksi akhirnya tidak perlu lagi melakukan peninjauan lapangan.

Peringatan untuk Instansi Penerbit Izin

Meski pembangunan telah dihentikan, Gede Harja Astawa mengingatkan instansi pemerintah agar lebih selektif dan tidak sembarangan dalam mengeluarkan rekomendasi izin, terutama untuk proyek di wilayah rawan bencana seperti tebing berkontur curam.

“Kami tidak mau kasus seperti di kawasan Kelingking terulang, di mana setelah bangunan berdiri, baru saling lempar tanggung jawab. Jangan sampai itu terjadi lagi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung investasi, namun investasi tersebut wajib memenuhi prinsip keselamatan, ramah lingkungan, dan menghormati nilai budaya lokal.

Gesing Jadi Contoh Pengawasan Berjenjang yang Efektif

Menutup keterangannya, Gede Harja Astawa kembali menilai bahwa langkah Pemerintah Desa Gesing dan Kecamatan Banjar adalah contoh ideal kolaborasi dan pengawasan berjenjang yang berjalan efektif.

“Saya berharap kepala desa lainnya, camat lainnya, serta instansi terkait dapat mencontoh sikap cepat dan sensitif seperti yang dilakukan Desa Gesing dan Kecamatan Banjar,” tutupnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mangrove Terkontaminasi Solar, Kasus Lingkungan Benoa Masuk Ranah Hukum

    Mangrove Terkontaminasi Solar, Kasus Lingkungan Benoa Masuk Ranah Hukum

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Kasus dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di Bali. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatim Bali Nusra dilaporkan ke Polda Bali atas dugaan bertanggung jawab atas matinya ratusan mangrove di kawasan pesisir Benoa, Denpasar Selatan. Laporan tersebut diajukan oleh tiga LSM, yakni Gerakan BersihBersih Bali, Gasos Bali, dan Belati Bali di SPKT Polda […]

  • DPC GMNI Se-Bali: Rakyat Semakin Sulit Hidup, Pemerintah Jangan Berlindung di Balik Angka-Angka Ekonomi

    DPC GMNI Se-Bali: Rakyat Semakin Sulit Hidup, Pemerintah Jangan Berlindung di Balik Angka-Angka Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR — Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi nasional, DPC GMNI se-Bali menggelar Konsolidasi dan Diskusi bertajuk *”Melemahnya Nilai Tukar Rupiah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Nasional”* yang berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 19.00–22.00 WITA di Sekretariat DPC GMNI Denpasar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh kader dari DPC GMNI Denpasar, DPC […]

  • Begini Korpri Nasional Siapkan Strategi Branding untuk Meningkatkan Citra ASN

    Begini Korpri Nasional Siapkan Strategi Branding untuk Meningkatkan Citra ASN

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Webinar Korpri Menyapa ASN Seri ke-98 yang diselenggarakan pada Senin (4/2/2025), kembali menghadirkan narasumber-narasumber kompeten di bidang branding dan komunikasi, seperti Kepala Biro Humas Kementerian Agama, Akhmad Fauzin, dan pakar bisnis serta pemasaran Yuswohadi. Acara ini bertujuan untuk membekali Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan strategi branding yang efektif guna meningkatkan citra positif […]

  • Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah Pimpin Sertijab Ditreskrimum Polda Kepri

    Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah Pimpin Sertijab Ditreskrimum Polda Kepri

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    BATAM, jarrakpos.com | Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., pimpin upacara serah terima jabatan Ditreskrimum Polda Kepri bertempat di Lobby Utama Polda Kepulauan Riau. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2776/XII/KEP./2024 Tanggal 29 Desember 2024 yang ditanda tangani langsung oleh Irwasum Polri Komjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., yang mengatasnamakan […]

  • Halau Banjir Di Kedawung PJ Bupati Cirebon Gandeng Berbagai Pihak

    Halau Banjir Di Kedawung PJ Bupati Cirebon Gandeng Berbagai Pihak

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menggelar rapat koordinasi terkait penanggulangan banjir di Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Senin (6/1/2025). Rapat koordinasi yang digelar di Pendopo Bupati Cirebon tersebut mengundang berbagai pihak terkait, seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Telkom, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Perusahaan Gas Negara (PGN), Kementerian Pekerjaan Umum […]

  • “Kalau Bukan Aset, Kenapa Lama?” Pansus TRAP DPRD Bali Tekan Penyelesaian DN 98

    “Kalau Bukan Aset, Kenapa Lama?” Pansus TRAP DPRD Bali Tekan Penyelesaian DN 98

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali menyoroti polemik pensertifikatan tanah DN 98 di Desa Pecatu, Kabupaten Badung, yang hingga kini belum menemukan kejelasan. Dalam rapat dengar pendapat yang digelar Kamis (9/4/2026) di Ruang Rapat Ketua DPRD Bali, persoalan ini mencuat setelah masyarakat mengeluhkan ketidakadilan dalam […]

expand_less