Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perkuat Kepercayaan Investor, DPR Bahas Kerangka Investasi Transparan di Sektor Properti

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Matakompas.com | Meningkatnya minat investor domestik dan asing terhadap Indonesia membawa konsekuensi serius terhadap kebutuhan akan kepastian hukum, transparansi, serta perlindungan investasi, khususnya di sektor real estat dan infrastruktur.

Meski pemerintah telah membangun kerangka regulasi yang relatif lengkap, tantangan utama masih terletak pada implementasi aturan tersebut di lapangan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah memiliki sistem perizinan, instrumen kepatuhan serta mekanisme jaminan keuangan yang dirancang untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Namun demikian, sejumlah investor asing masih menghadapi hambatan dalam memahami penerapan praktis regulasi tersebut. Kesalahan interpretasi aturan, struktur proyek yang terfragmentasi, serta ketergantungan pada perantara informal dinilai meningkatkan risiko investasi dan berpotensi merusak kepercayaan publik serta reputasi internasional Indonesia.

Kondisi ini menjadi perhatian dalam diskusi terbaru yang melibatkan anggota DPR RI bersama perwakilan sektor swasta.

Forum tersebut menyoroti pentingnya kerangka institusional yang mampu menjembatani kesenjangan antara regulasi tertulis dan pelaksanaan teknis di lapangan.

 Para peserta sepakat bahwa tantangan utama bukan pada kekurangan aturan, melainkan pada aksesibilitas, transparansi, dan konsistensi penerapannya.

Salah satu pendekatan yang dibahas adalah kerangka investasi PandAI, sebuah model referensi yang dirancang untuk mengintegrasikan aspek hukum, keuangan, dan operasional dalam satu struktur yang terpadu.

PandAI bukanlah proyek komersial, perusahaan, maupun sarana promosi, melainkan mekanisme struktural yang menitikberatkan pada tata kelola investasi yang akuntabel.

Kerangka ini mengedepankan transparansi struktur keuangan, pengawasan institusional, kesesuaian dengan sistem perbankan dan regulasi nasional serta penyelarasan dengan prinsip kerja sama pemerintah dan swasta.

Menariknya, konsep ini tidak lagi berhenti pada tataran teoritis. Proyek percontohan pertama berupa PandAI Apartment Complex di Bali telah mulai dikembangkan sebagai studi kasus nyata penerapan kerangka PandAI dalam sistem hukum, perbankan, dan regulasi Indonesia.

Proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik terbaik bagi pengembangan investasi yang mengutamakan tata kelola dan kepastian hukum.

Kerangka referensi institusional, seperti PandAI dinilai semakin relevan, terutama bagi proyek real estat residensial dalam tahap pembangunan, rumah sakit, fasilitas kremasi serta infrastruktur perkotaan strategis lainnya.

 Pada sektor-sektor tersebut, kepercayaan investor sangat bergantung pada sistem perlindungan dan tata kelola yang kuat, bukan semata proyeksi keuntungan spekulatif.

Para peserta diskusi menegaskan bahwa model ini bertujuan mendukung evaluasi proyek berdasarkan struktur dan kepatuhan, bukan klaim pemasaran.

Hingga saat ini, dialog yang berlangsung tetap berada dalam koridor kebijakan dan institusional, tanpa melibatkan komitmen komersial di luar proyek percontohan yang telah berjalan.

Seiring upaya Indonesia memperkuat tata kelola investasi nasional, keberadaan kerangka institusional semacam ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor, melindungi kepentingan publik, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi internasional jangka panjang yang andal. (Mino/Van)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP Tani Merdeka: Kolaborasi Kawal Kesejahteraan Petani Daerah

    DPP Tani Merdeka: Kolaborasi Kawal Kesejahteraan Petani Daerah

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com SUMENEP – Musim panen garam di daerah seringkali menghadirkan tantangan tersendiri bagi petani. Masalah utama yang dihadapi adalah penyerapan hasil garam yang tidak optimal, sehingga menyebabkan penumpukan stok yang berdampak pada turunnya harga dan merugikan petani. Hal tersebut menjadi perhatian serius Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, saat mengunjungi lahan pertanian di […]

  • Harmoni Pendekatan Adat, Humanis, dan Profesional, LPD Desa Adat Peliatan Sukses Tekan Kredit Macet Rp 30 Miliar dalam 8 Bulan

    Harmoni Pendekatan Adat, Humanis, dan Profesional, LPD Desa Adat Peliatan Sukses Tekan Kredit Macet Rp 30 Miliar dalam 8 Bulan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com – Sebuah kabar menggembirakan datang dari LPD Desa Adat Peliatan. Melalui kerja keras, kekompakan tim, serta pendekatan humanis dan berlandaskan adat, lembaga keuangan kerakyatan ini berhasil menyelesaikan kredit macet hingga Rp30 miliar hanya dalam waktu 8 bulan sebuah pencapaian besar yang jarang terlihat dalam dunia perkreditan desa adat di Bali. Padahal, pada April […]

  • SBS dan HMS Dorong Revolusi Pertanian Malaka: Tanah Dipacul, Bibit Unggul Disiapkan, Rakyat Tersenyum

    SBS dan HMS Dorong Revolusi Pertanian Malaka: Tanah Dipacul, Bibit Unggul Disiapkan, Rakyat Tersenyum

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 6
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com – Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), bersama Wakil Bupati Malaka, Bapak Henri Melki Simu (HMS) terus menunjukkan kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pertanian. Di masa kepemimpinannya, perhatian terhadap pengolahan lahan dan penyediaan bibit unggul menjadi prioritas penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani. SBS menegaskan bahwa dukungan terhadap para operator […]

  • Komisi II DPR RI Respon Baik Program Jaksa Peduli Sertifikat Tanah Rumah Ibadah

    Komisi II DPR RI Respon Baik Program Jaksa Peduli Sertifikat Tanah Rumah Ibadah

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf merespon baik Program Jaksa Peduli Penyertifikatan Rumah Ibadah yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau dan BPN Kalimantan Barat. Karena kata Dede, masih banyak rumah-rumah ibadah yang tidak memiliki berkas-berkas legal atau seritikat. “Sangat bagus penyerahan sertifikat tanah 15 rumah ibadah oleh Kejari Sanggau yang […]

  • Fraksi PDI Perjuangan Dorong Penguatan Pariwisata Kreatif dan Perlindungan Pesisir di Paripurna DPRD Bali

    Fraksi PDI Perjuangan Dorong Penguatan Pariwisata Kreatif dan Perlindungan Pesisir di Paripurna DPRD Bali

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Faksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) DPRD Provinsi Bali menegaskan pentingnya reformasi kelembagaan, perlindungan kawasan pesisir, serta penguatan tata kelola BUMD dalam Pandangan Umum terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis. Pandangan umum tersebut disampaikan oleh I Ketut Sugiasa, S.H., M.Si., dalam Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026, […]

  • Akademi Militer Gelar Tradisi Penyambutan Wakil Gubernur

    Akademi Militer Gelar Tradisi Penyambutan Wakil Gubernur

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menerima jajar kehormatan dan tradisi penyambutan secara sebagai Wakil Gubernur Akmil yang baru, yang menggantikan Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho. Kegiatan berlangsung khidmat di Pintu Satu Kesatrian dan dilanjutkan menuju Graha Utama Akademi Militer. Rabu,(8/1/2025). Dalam tradisi penyambutan tersebut, Brigjen Kristomei Sianturi […]

expand_less