Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Bali Bukan Tempat untuk Proyek Beresiko Tinggi, Ketua Persadha Nusantara Bali Tolak Proyek Tangki Minyak di Badung

Bali Bukan Tempat untuk Proyek Beresiko Tinggi, Ketua Persadha Nusantara Bali Tolak Proyek Tangki Minyak di Badung

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Persadha Nusantara Provinsi Bali, I Ketut Sae Tanju menyampaikan penolakan tegas atas rencana pembangunan infrastruktur tangki minyak berskala besar di wilayah Kabupaten Badung.

Sae Tanju yang juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) Bali menilai proyek tersebut berisiko tinggi atas lingkungan, budaya dan keberlanjutan ekonomi Pulau Dewata.

Menurut Sae Tanju, wacana pembangunan yang dikaitkan dengan ketahanan energi nasional tidak sejalan dengan kondisi Bali sebagai daerah berbasis pariwisata dan budaya.

 Sae Tanju menilai pendekatan pembangunan semacam itu berpotensi mengorbankan keseimbangan yang selama ini dijaga masyarakat Bali.

“Kami ingin menyampaikan satu pesan yang sangat jelas kepada Menteri terkait dan Pemerintah Pusat, bahwa Bali bukan tempat yang tepat untuk proyek beresiko tinggi seperti ini,” tegas Sae Tanju, saat dikonfirmasi awak media di Denpasar, Sabtu, 21 Maret 2026.

Sae Tanju menekankan bahwa Bali bukan sekadar wilayah administratif, melainkan ruang hidup yang memiliki dimensi adat, budaya dan spiritual. Dalam konsep Tri Hita Karana, keseimbangan antara manusia, alam, dan nilai spiritual menjadi pondasi utama kehidupan masyarakat.

Menurutnya, jika proyek industri berat dipaksakan tanpa mempertimbangkan nilai tersebut, maka yang terancam bukan hanya ekosistem, tetapi juga harmoni sosial masyarakat Bali secara keseluruhan.

Persadha Nusantara Bali juga menolak keras pendekatan pembangunan yang menjadikan Bali sebagai “korban diam” atas nama kepentingan nasional. Mereka menilai ketahanan energi tidak boleh mengorbankan ketahanan budaya, lingkungan, serta ekonomi berbasis pariwisata.

Lebih lanjut, Sae Tanju mengingatkan bahwa risiko kebocoran minyak dapat berdampak besar, mulai dari kerusakan laut Bali, terganggunya sektor pariwisata, hingga merusak citra Indonesia di mata dunia.

“Kami menilai bahwa rencana ini mencerminkan ketimpangan cara pandang pembangunan nasional, dimana daerah seperti Bali terus dijadikan objek, bukan subjek yang dihormati,” kata Sae Tanju.

Sebagai bentuk sikap resmi, Persadha Nusantara Provinsi Bali menyatakan:

1. Menolak dengan tegas rencana pembangunan tangki minyak skala besar di wilayah Bali, khususnya di kawasan strategis pariwisata.

2. Mendesak Pemerintah Pusat untuk menghentikan seluruh kajian dan rencana proyek yang berpotensi merusak ekosistem dan tatanan budaya Bali.

3. Meminta agar kebijakan ketahanan energi nasional disusun dengan pendekatan keadilan wilayah, bukan dengan membebankan risiko pada daerah tertentu.

4. Menegaskan bahwa Bali harus tetap diposisikan sebagai pusat peradaban budaya dunia, bukan sebagai kawasan industri berisiko tinggi.

“Pesan kami kepada para pengambil kebijakan di pusat sangat tegas: Jangan uji kesabaran masyarakat Bali dengan kebijakan yang mengabaikan nilai, ruang hidup, dan masa depan kami. Jika negara ingin kuat, maka hormatilah daerah yang selama ini menjaga wajah Indonesia di mata dunia.Bali bukan sekadar wilayah administratif. Bali adalah identitas bangsa dan identitas tidak untuk dipertaruhkan,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Radikalisme, Ormas KITA Usul BNPT Pantau Rumah Ibadah

    Cegah Radikalisme, Ormas KITA Usul BNPT Pantau Rumah Ibadah

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Ormas Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) mendorong Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk melakukan pemantauan rumah ibadah. Hal itu, sangat penting dalam upaya BNPT dalam menjaga NKRI. “Yang ditekankan oleh BNPT ialah kolaborasi dengan semua elemen masyarakat. Menjaga persatuan dan kesatuan dimulai dari rumah ibadah, ” kata Ketua Umum Ormas KITA, Maman […]

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 824
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Mangrove Serangan Disorot: I Wayan Bawa Murka, Dugaan ‘Permainan’ Lahan BTID Terancam Pidana Berat

    Mangrove Serangan Disorot: I Wayan Bawa Murka, Dugaan ‘Permainan’ Lahan BTID Terancam Pidana Berat

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DENPASAR — Aroma pelanggaran serius kembali mencuat dari kawasan pesisir Serangan. Kali ini, sorotan tajam datang dari Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, yang menilai dugaan “permainan” di balik pengelolaan kawasan mangrove berpotensi menyeret pihak terkait ke ranah pidana berat. Anggota Pansus TRAP, I Wayan Bawa, secara terbuka meluapkan kegeramannya […]

  • Pemkab Cirebon Prioritaskan Perencanaan Ramah Lansia melalui Musrenbang Tematik

    Pemkab Cirebon Prioritaskan Perencanaan Ramah Lansia melalui Musrenbang Tematik

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com — Pemerintah Kabupaten Cirebon menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Lanjut Usia (Lansia), Kamis (9/1/2025), dengan fokus menjadikan lansia sebagai subjek utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Apita Cirebon ini melibatkan para perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, lembaga lansia, dan organisasi masyarakat. Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Dangi SSi MSc […]

  • Gaduh di Jatiluwih, Gagal Sejahterakan Petani?? , Ajus Linggih Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Langkah Pansus TRAP

    Gaduh di Jatiluwih, Gagal Sejahterakan Petani?? , Ajus Linggih Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Langkah Pansus TRAP

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Polemik penertiban bangunan di Kawasan Subak Jatiluwih kembali memanas. Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih atau Ajus Linggih menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pansus TRAP DPRD Bali dalam menindak tegas berbagai pelanggaran yang terjadi di kawasan yang telah diakui UNESCO tersebut. “Pelanggaran disana emang harus ditindak tegas. Saya bingung […]

  • Gelapkan Duit Sitaan Robot Tranding, Oknum Jaksa dan 2 Pengacara Dibui

    Gelapkan Duit Sitaan Robot Tranding, Oknum Jaksa dan 2 Pengacara Dibui

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 926
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta, Patris Yusrian Jaya tangkap dua oknum pengacara berinisial BG dan OS serta seorang oknum Jaksa berinisial A yang menjabat Kasi Intel Kejaksaan Negeri Landak Kalimantan Barat. Ketiganya saat ini telah diamankan di Rumah Tahanan Negara Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari kedepan. […]

expand_less