Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pesan Winie Kaori di Hari Kartini: Perempuan Harus Kuat, Berani, dan Berdaya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Semangat emansipasi perempuan kembali bergema, menjelang peringatan Hari Kartini melalui kegiatan arisan gotong royong Teras Ayung bertema “Kartini Masa Kini” di UC Silver Bali, Jumat, 10 April 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran perempuan di era modern.

 Tidak sekadar peringatan seremonial, acara ini juga menjadi ruang diskusi dan penguatan nilai keberanian, kemandirian, serta kesetaraan perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

Berbagai kalangan perempuan hadir dalam kegiatan tersebut.

 Menariknya, acara ini juga melibatkan penyandang disabilitas dari Yayasan Cahaya Mutiara Ubud sebagai bentuk nyata inklusivitas dan kesetaraan.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang acara. Para peserta diajak untuk memaknai kembali perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks kekinian, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ketua Umum DPC HIPPI Denpasar, Ni Kadek Winie Kaori Intan Mahkota menegaskan pentingnya keberanian perempuan dalam menjaga diri dan martabat.

“Perempuan harus berani berkata tidak terhadap segala bentuk kekerasan. Kita mampu melindungi diri, menjaga harkat dan martabat, serta membangun nilai diri melalui komunikasi, sikap, dan tindakan,” kata Winie Kaori.

Winie Kaori juga mendorong perempuan untuk terus mengasah keterampilan, berani bermimpi, dan menciptakan peluang baru sebagai wujud nyata semangat Kartini masa kini.

Sementara itu, Ketua DPD HIPPI Bali, Dr. AAA. Ngurah Tini Rusmini Gorda menekankan bahwa emansipasi perempuan harus diwujudkan melalui kontribusi nyata di berbagai bidang, terutama pendidikan.

“Melalui pendidikan, perempuan bisa terlibat secara aktif untuk kepentingan keluarga dan bangsa. Setiap zaman akan melahirkan inovasi-inovasi dari pemikiran Kartini,” jelasnya.

Tini Gorda juga mengingatkan pentingnya literasi digital bagi perempuan, khususnya dalam mendampingi anak di era teknologi.

“Perempuan harus aware terhadap teknologi, sehingga anak-anak tidak keluar dari pengawasan keluarga. Pendampingan harus terus diedukasi dan diadvokasi agar anak tidak terpapar dampak negatif teknologi,” paparnya.

Terkait budaya patriarki, Tini Gorda menilai komunikasi dan pembagian peran menjadi kunci untuk menciptakan kesetaraan.

“Budaya patriarki perlu dikomunikasikan. Yang penting adalah berbagi peran, sehingga hal-hal negatif tidak menjadi penghalang bagi perempuan untuk maju,” tegasnya.

Selain itu, Tini Gorda juga menekankan pentingnya pendidikan dan kemandirian ekonomi dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan.

“Kalau ingin speak up, perempuan harus punya ilmu. Pendidikan adalah kunci, dan kemandirian ekonomi akan memperkuat posisi perempuan sehingga kekerasan bisa diminimalkan,” ungkapnya.

Kehadiran penyandang disabilitas turut memperkuat pesan inklusivitas dalam kegiatan ini. Salah satu peserta, Ni Made Ratni dari Yayasan Cahaya Mutiara Ubud di Tampaksiring, menyebut Hari Kartini sebagai simbol kemandirian perempuan.

“Hari Kartini menunjukkan bahwa perempuan bisa lebih mandiri. Tidak hanya tinggal di rumah, tetapi juga dapat berkarier, berkarya, dan menginspirasi banyak orang,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti masih adanya ketimpangan peran, khususnya bagi perempuan yang telah menikah.

“Perempuan bisa bekerja dan mengurus anak, dan laki-laki juga seharusnya bisa berbagi peran tersebut,” tegasnya.

Kegiatan ini menegaskan bahwa semangat Kartini masa kini tidak hanya soal kesetaraan, tetapi juga keberanian perempuan untuk berdaya dan berkontribusi secara inklusif di berbagai lini kehidupan. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Model Prasmanan dan Piring Sendiri Solusi Bagi MBG

    Model Prasmanan dan Piring Sendiri Solusi Bagi MBG

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengalami dinamika, baik pola masakan maupun cara penyajian. Dapur sekolah menjadi solusi. Wacana ini muncul sebagai alternatif jalan keluar dari banyaknya makanan basi dan beracun yang disediakan dapur umum. Dapur MBG di sekolah memiliki dampak positif di lihat dari berbagai aspek. Di samping terhindar dari potensi […]

  • POCADI: Pojok Baca Digital ada di Terminal Tipe A Tidar Magelang Hari ini di Buka oleh Walikota Magelang

    POCADI: Pojok Baca Digital ada di Terminal Tipe A Tidar Magelang Hari ini di Buka oleh Walikota Magelang

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pojok Baca Digital (POCADI) adalah layanan perpustakaan yang menyediakan koleksi buku digital (e-book) dan buku cetak, serta akses internet gratis. POCADI dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah atau Kementerian Lembaga. Hari ini telah di buka di Terminal Tipe A Tidar Magelang oleh Walikota Magelang bapak Azis beserta jajaran dan didamping […]

  • Bahas Sensus Ekonomi 2026, Gubernur Koster Tegaskan Data Statistik Jadi Kompas Pembangunan Bali

    Bahas Sensus Ekonomi 2026, Gubernur Koster Tegaskan Data Statistik Jadi Kompas Pembangunan Bali

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat, 6 Pebruari 2026. Pertemuan tersebut membahas capaian indikator sosial ekonomi Bali tahun 2025 sekaligus sinergi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah. Dalam […]

  • Program MBG di Jawa Barat Masih Wacana, Segera Realisasikan Dapur Sekolah

    Program MBG di Jawa Barat Masih Wacana, Segera Realisasikan Dapur Sekolah

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Provinsi Jawa Barat dengan 26 kabupaten/kota yang ada menargetkan membangun sebanyak 4.600 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah provinsi telah melakukan MoU dengan pemerintah kabupaten/kota. Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan beberapa waktu lalu, dari 4,600 dapur MBG yang bakal dibangun di Jawa Barat, sudah dimulai pengerjaanya […]

  • Kemenkum Jabar Lengkapi Formasi Pejabat, Asep Sutandar Tegaskan Profesionalisme dan Integritas

    Kemenkum Jabar Lengkapi Formasi Pejabat, Asep Sutandar Tegaskan Profesionalisme dan Integritas

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat kini resmi melengkapi jajaran pejabat manajerial dan non-manajerial.  Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan di Aula Soepomo, Kanwil Kemenkum Jabar di Jalan Jakarta No. 27, Bandung, Jawa Barat pada Senin (13/01/2025). Adapun pelantikan tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum Jabar, Asep Sutandar, yang […]

  • AAI ON Denpasar Gelar Seminar KUHAP 2025, Perkuat Peran Advokat dalam Reformasi Peradilan Berbasis HAM

    AAI ON Denpasar Gelar Seminar KUHAP 2025, Perkuat Peran Advokat dalam Reformasi Peradilan Berbasis HAM

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Advokat Indonesia Officio Nobile (AAI ON) Denpasar, Gede Wija Kusuma, S.H., M.H., menegaskan AAI ON Denpasar berupaya membedah pembaharuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terbaru, yakni Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2025, serangkaian Hari Jadi AAI ke-34. Kupas Tuntas KUHAP terbaru bertujuan sebagai bentuk […]

expand_less