Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pansus TRAP Ungkap Risiko Besar Proyek JW Marriott Payangan, Dr. Somvir Sebut Nama Bali yang Dipertaruhkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GIANYAR, Matakompas.com – Sikap tegas Pansus TRAP DPRD Bali kembali mencuat setelah penghentian sementara proyek JW Marriott Hotel, Restoran, dan Spa di Desa Puhu, Payangan, memunculkan perhatian publik. Wakil Sekretaris Pansus TRAP, Dr. Somvir, menilai bahwa persoalan utama bukan hanya pada aspek administrasi, melainkan risiko besar terhadap keselamatan lingkungan dan nama baik Bali.

Menurutnya, proyek berskala internasional seperti JW Marriott tidak bisa dibiarkan berjalan tanpa kepastian izin yang lengkap, terlebih ditemukan indikasi pelanggaran signifikan di lapangan.

Sorotan Utama: Risiko Lingkungan dan Citra Bali

Dr. Somvir menekankan bahwa temuan Pansus dalam sidak besar-besaran pada 27 November mengungkap potensi ancaman serius terkait irigasi yang ditutup, perizinan yang belum lengkap, serta pengerjaan di lahan miring yang rentan bencana.

“Ayo bayangkan. Proyek sebesar ini berdiri di lahan miring, irigasi ditutup, izin belum lengkap. Kalau nanti terjadi apa-apa, korban jatuh, longsor, atau kerusakan lingkungan siapa yang menanggung? Nama Bali yang kena. Ini yang paling mudah dilihat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Bali tidak boleh mengambil risiko sekecil apa pun yang dapat mencoreng reputasi daerah dan membahayakan masyarakat.

“Kalau nanti terjadi apa-apa, korban jatuh, longsor, atau kerusakan lingkungan siapa yang menanggung? Nama Bali yang kena. Ini yang paling mudah dilihat,” tegasnya lagi.

Izin Lama Tidak Berlaku untuk Kondisi Baru

Dalam tinjauan legalitas, Pansus TRAP menemukan bahwa IMB yang digunakan investor masih atas nama pemilik lama. Hal ini dinilai tidak sesuai dengan aturan tata ruang dan kondisi proyek saat ini.

Dr. Somvir menegaskan bahwa penggunaan izin lama untuk proyek baru adalah hal yang tidak dapat dibenarkan.

“Walaupun pemerintah pernah memberi izin dulu, tapi dulu dan sekarang beda. Tidak bisa memakai izin lama untuk proyek baru dengan kondisi berbeda. Resikonya besar,” ujarnya.

Ia menekankan perlunya pembaruan izin, kajian ulang, dan verifikasi menyeluruh sebelum proyek diizinkan berlanjut.

Temuan Pansus di Lapangan: Pelanggaran yang Tidak Bisa Diabaikan

Sidak Pansus TRAP bersama Satpol PP Gianyar dan Satpol PP Provinsi Bali menemukan sejumlah pelanggaran penting, antara lain:

Saluran irigasi ditutup dan dialihkan permanen

Pengerjaan pada lahan tebing tanpa kajian kelayakan risiko

Perizinan belum lengkap untuk pembangunan hotel

IMB masih tercatat atas pemilik lama

Temuan ini menunjukkan adanya potensi risiko keselamatan yang sangat tinggi dan dianggap membahayakan lingkungan sekitar.

Pansus Minta Pemerintah Tegas: Prioritaskan Keselamatan

Dr. Somvir menegaskan komitmen Pansus untuk mengawal penuh proses penegakan aturan.

“Ini mengandung risiko tinggi. Kalau ada kejadian buruk di kemudian hari, yang tercemar bukan hanya investor, tapi nama Bali. Itu harus kita jaga,” paparnya.

Ia meminta Pemprov Bali dan Pemkab Gianyar memastikan seluruh perizinan dan dokumen pendukung diselesaikan secara lengkap dan sah.

Aktivitas Proyek Dihentikan Sementara

Keputusan Pansus TRAP menetapkan langkah-langkah berikut:

Penghentian sementara seluruh aktivitas proyek

Verifikasi ulang seluruh dokumen, termasuk izin baru

Penataan kembali irigasi dan pemanfaatan lahan

Rapat lanjutan untuk menentukan rekomendasi sanksi

Penghentian ini dilakukan untuk mencegah potensi bencana serta menjaga integritas Bali di mata wisatawan dan investor global. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Personel Kodim 1613/Sumba Barat Turun Bantu Polres Sumba Barat Redam Ketegangan Massa.

    Personel Kodim 1613/Sumba Barat Turun Bantu Polres Sumba Barat Redam Ketegangan Massa.

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sumba Barat, Matacompas.com – Personel Kodim 1613/Sumba Barat bersama personel Yonif TP 930/Toda Tebi bergerak cepat membantu Polres Sumba Barat mengamankan dan menenangkan warga menyusul terjadinya aksi penyerangan dan perusakan di Mapolres Sumba Barat, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Kampung Sawah, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, NTT, Selasa (15/9/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas permintaan […]

  • Desa Buruan Jadi Lokasi Karya Bakti TNI AD, Kebersamaan TNI dan Rakyat Makin Kokoh

    Desa Buruan Jadi Lokasi Karya Bakti TNI AD, Kebersamaan TNI dan Rakyat Makin Kokoh

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    TABANAN – Semangat gotong royong dan kebersamaan mewarnai kegiatan Karya Bakti TNI AD bersama masyarakat di Desa Buruan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Prajurit TNI AD bersama masyarakat Desa Buruan bahu-membahu melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan penataan lingkungan. Kebersamaan tersebut […]

  • Gubernur Koster: AI Tak Boleh Menggantikan Kecerdasan Budaya, Bali Didorong Jadi Laboratorium Lingkungan Binaan Berkelanjutan.

    Gubernur Koster: AI Tak Boleh Menggantikan Kecerdasan Budaya, Bali Didorong Jadi Laboratorium Lingkungan Binaan Berkelanjutan.

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak boleh menggeser kecerdasan manusia maupun kecerdasan budaya. Teknologi, kata dia, harus ditempatkan sebagai instrumen untuk memperkuat nilai, identitas, dan karakter masyarakat dalam pembangunan Bali. Penegasan tersebut disampaikan Koster saat membuka Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (TI […]

  • Made Daging Diminta Hadir Langsung di Sidang Praperadilan, Hakim Minta Dihadirkan Jumat

    Made Daging Diminta Hadir Langsung di Sidang Praperadilan, Hakim Minta Dihadirkan Jumat

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, BALI — Sidang praperadilan mantan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali, I Made Daging, kembali digelar di Ruang Sidang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (7/10/2026). Sidang dengan agenda jawaban dari pihak Polda Bali selaku termohon tersebut berlangsung dengan perhatian khusus dari tim kuasa hukum Made Daging. Salah satu poin yang mengemuka […]

  • PENGUMUMAN KEHILANGAN SHM

    PENGUMUMAN KEHILANGAN SHM

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Telah hilang SHM, Nomer : 22010210.100150, Desa Pengambengan. Luas : 10949 M2, Atas Nama : HUSMIN, Asal Hak : Pengakuan Hak

  • Lawan Ombak dan Cuaca Ekstrem, PLN UPK Timor Berhasil Pulihkan Listrik di Pulau Terluar Salura

    Lawan Ombak dan Cuaca Ekstrem, PLN UPK Timor Berhasil Pulihkan Listrik di Pulau Terluar Salura

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Matakompas.com- Bagi masyarakat di Pulau Salura, sebuah pulau terluar yang berada di Desa Praisalura, Kecamatan Karera, Kabupaten Sumba Timur, listrik bukan sekadar penerangan. Di balik setiap lampu yang menyala, ada perjuangan panjang para petugas PLN ULPL Waingapu, unit yang berada di bawah Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Timor UIK Dwipantara dan bertugas mengelola pembangkit listrik di […]

expand_less