Mabes Polri Segel Dua Tempat Hiburan Malam di Bali, Delona Vista 888 dan NCO Living Diduga Digerebek Subuh Hari
- account_circle admin
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR, Matakompas.com — Suasana mendadak berubah di dua tempat hiburan malam ternama di Bali. Delona Vista 888 dan NCO Living By NIX dipasangi garis polisi oleh aparat, Kamis (2/4/2026) dini hari.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penggerebekan terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. Tim dari Mabes Polri, khususnya Bareskrim, disebut turun langsung ke lokasi dan melakukan tindakan penegakan hukum di kedua tempat tersebut.
Di Delona Vista 888 yang berlokasi di Jalan Taman Pancing, Pemogan, Denpasar Selatan, garis polisi tampak membentang di pintu gerbang berwarna hitam. Tempat hiburan yang dikenal dengan fasilitas KTV Room, Hall, dan Bar itu bahkan disebut-sebut tengah bersiap merayakan hari jadinya yang keempat sebelum kejadian ini terjadi.
Sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa operasi dilakukan secara serentak.
“Delona digerebek jam 4 pagi. Tadi pagi Bareskrim Mabes Polri ke sana. Living juga,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sejumlah pihak yang diduga sebagai pengelola turut diamankan. “Bos-bosnya diangkut semua,” katanya.
Tak hanya di Denpasar, tindakan serupa juga dilakukan di NCO Living By NIX yang berlokasi di kawasan Kuta Utara, Badung. Garis polisi terlihat terpasang di pintu masuk utama, menandakan lokasi tersebut sedang dalam proses penyelidikan aparat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait operasi tersebut. Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., belum merespons permintaan konfirmasi. Hal serupa juga terjadi pada Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, S.I.K., yang masih belum memberikan pernyataan resmi.
Peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik, mengingat kedua tempat tersebut cukup dikenal di kalangan penikmat hiburan malam di Bali. Hingga kini, motif dan dugaan pelanggaran yang mendasari penggerebekan masih belum diungkap ke publik. (Red)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar