Breaking News
light_mode
Trending Tags

Diskusi Publik IWO Bali: Pansus TRAP Bongkar Arah Tata Kelola Ruang Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Wacana mengenai siapa yang sebenarnya mengendalikan tata ruang Bali kembali mengemuka dalam ruang publik. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengambil peran penting dalam mengangkat isu strategis tersebut melalui Diskusi Publik yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali.

Mengusung tema “Siapa Pengendali Tata Ruang Bali: Pemerintah atau Investor?”, forum ini akan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026, pukul 13.00 WITA hingga selesai, bertempat di Gedung Merdeka Warmadewa College.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha, SH, MH, dijadwalkan menjadi salah satu pembicara utama dalam diskusi tersebut. Kehadirannya menjadi krusial, mengingat Pansus TRAP tengah mendorong penguatan sistem pengendalian tata ruang di Bali yang lebih tegas dan berkelanjutan.

Selain itu, diskusi ini juga menghadirkan Anggota DPR RI I Nyoman Parta S.H, akademisi hukum dari Universitas Warmadewa Dr. I Wayan Rideng, serta Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, Dr. I Made Herman Susanto. Jalannya diskusi akan dipandu oleh Dr. Rhesa Anggara sebagai moderator.

Forum ini diproyeksikan menjadi ruang dialektika yang mempertemukan perspektif kebijakan, hukum, dan praktik di lapangan terkait tata kelola ruang di Pulau Dewata.

Pansus TRAP DPRD Bali selama ini menyoroti adanya kecenderungan kuat bahwa perizinan belum sepenuhnya berfungsi sebagai instrumen pengendali, melainkan masih dipahami sebatas proses administratif. Padahal, dalam kerangka hukum tata ruang, perizinan seharusnya menjadi mekanisme seleksi yang ketat terhadap setiap aktivitas pemanfaatan ruang.

Isu ini menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya arus investasi di Bali yang kerap berbenturan dengan kepentingan pelestarian lingkungan dan budaya. Oleh karena itu, pertanyaan mengenai siapa yang memegang kendali—pemerintah atau investor—menjadi refleksi penting yang perlu dijawab secara kolektif.

Melalui diskusi publik ini, Pansus TRAP ingin mendorong kesadaran bahwa pengelolaan tata ruang Bali harus berpijak pada prinsip kehati-hatian serta memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan. Tidak hanya itu, nilai-nilai kearifan lokal juga harus menjadi bagian integral dalam setiap kebijakan pembangunan.

Kegiatan ini turut didukung oleh berbagai media di Bali, yang menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap isu tata ruang dan masa depan pembangunan Bali.

Lebih dari sekadar forum diskusi, agenda ini diharapkan menjadi titik awal penguatan komitmen bersama dalam menjaga Bali sebagai ruang hidup yang harmonis—tidak hanya bagi generasi saat ini, tetapi juga untuk masa depan.

Di tengah derasnya tekanan pembangunan, pertanyaan besar itu kini kembali bergema: apakah Bali akan dikendalikan oleh kebijakan negara, atau justru oleh kepentingan investasi? (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP DPRD Bali Terima Jagran Achiever Award 2025, Diapresiasi Dunia Internasional

    Pansus TRAP DPRD Bali Terima Jagran Achiever Award 2025, Diapresiasi Dunia Internasional

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com |  Komitmen Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali dalam menjaga kelestarian alam dan budaya Bali mendapat pengakuan internasional. Pansus TRAP DPRD Bali memperoleh Jagran Achiever Award 2025 yang digelar oleh media terkemuka India, Jagran Prakashan Ltd, di Bali, Sabtu, 13 Desember 2025. Acara penghargaan bergengsi tersebut berlangsung […]

  • Imigrasi Bali Tegaskan WN Amerika Serikat Pembunuh dalam Koper Dideportasi dari Bali Usai Bebas Murni

    Imigrasi Bali Tegaskan WN Amerika Serikat Pembunuh dalam Koper Dideportasi dari Bali Usai Bebas Murni

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar merampungkan proses pemulangan seorang warga negara Amerika Serikat berinisial TS pada Selasa malam, 24 Februari 2026. Pendeportasian ini dilakukan setelah TS menuntaskan masa pidananya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan atas kasus pembunuhan berencana yang menggemparkan publik pada 2014. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, […]

  • Menjaga Adi Luhung Kebudayaan Bali, Gubernur Koster Terbitkan Pergub Baru Perkuat Pembelajaran Bahasa dan Kearifan Lokal

    Menjaga Adi Luhung Kebudayaan Bali, Gubernur Koster Terbitkan Pergub Baru Perkuat Pembelajaran Bahasa dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya, bahasa, dan nilai-nilai kearifan lokal Bali melalui pengundangan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 7 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Mata Pelajaran Muatan Lokal pada Pendidikan Formal dan Pendidikan Berbasis Masyarakat. Regulasi yang ditetapkan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, menjadi langkah strategis dalam memperkuat […]

  • Kasus Perebutan Anak di Denpasar Jadi Sorotan, KPAD Bali Turun Tangan

    Kasus Perebutan Anak di Denpasar Jadi Sorotan, KPAD Bali Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Kasus dugaan pengambilan paksa dan penganiayaan yang menimpa seorang ibu muda, Marsella Ivana Nofiana Chandra (23), menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Perhatian publik bermula saat Marsella meminta bantuan kepada Ni Luh Jelantik untuk mengawal kasus yang dialaminya serta mencari keadilan. Unggahan tersebut kemudian menyebar luas dan memicu perhatian masyarakat. […]

  • Pisah Sambut Kajati Bali, Gubernur Koster Komitmen Pererat Sinergi Kawal Pembangunan dan Penegakan Hukum

    Pisah Sambut Kajati Bali, Gubernur Koster Komitmen Pererat Sinergi Kawal Pembangunan dan Penegakan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Panjer, Denpasar, Kamis (7/5). Di tengah iringan seni budaya Bali yang ditampilkan pelajar SMK Negeri 5 Denpasar, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Bali untuk terus mempererat sinergi bersama Kejaksaan Tinggi Bali […]

  • 清明 *CHING BING* ESENSI DARI SEBUAH PENCARIAN

    清明 *CHING BING* ESENSI DARI SEBUAH PENCARIAN

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Oleh : Ws. Chandra Wilantara KITAB LI JI XXII -JI TONG ( SEMPURNANYA PERSEMBAHYANGAN) sbb : Diantara semua Jalan Suci yang mengatur kehidupan manusia tiada yang lebih penting daripada Li / *Kesusilaan* Li itu mempunyai lima pokok ( Wu Jing ) dan daripadanya tiada yang lebih perlu daripada SEMBAHYANG / IBADAH ( Ji ) Persembahyangan […]

expand_less