Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemprov Bali Unggul Sementara, Gugatan Lift Kaca Kelingking ‘Rontok’ di Tahap Awal

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Pemerintah Provinsi Bali mencatat “keunggulan sementara” dalam sengketa proyek lift kaca di kawasan Kelingking Beach, Nusa Penida. Gugatan yang dilayangkan pihak investor resmi dicabut sebelum memasuki pokok perkara, menandai babak awal yang berpihak pada pemerintah.

Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali, Ngurah Satria Wardana, menegaskan bahwa perkara tersebut bahkan belum sempat menyentuh substansi. Proses masih berada pada tahap awal atau dismissal process, yakni fase pemeriksaan administratif oleh majelis hakim di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Dalam tahap ini, hakim hanya menilai kelengkapan formal gugatan, termasuk legal standing penggugat dan keabsahan dokumen yang diajukan. Hasilnya, ditemukan sejumlah kekurangan mendasar—salah satunya surat kuasa yang dinilai tidak sah karena tidak ditandatangani oleh pihak berwenang di perusahaan.

Kondisi tersebut membuat gugatan dinilai belum layak untuk dilanjutkan. Meski telah diberikan kesempatan untuk memperbaiki, pihak penggugat gagal memenuhi persyaratan hingga batas waktu yang ditentukan. Akhirnya, gugatan pun dicabut secara sukarela oleh penggugat sebelum berlanjut ke tahap pembahasan substansi.

“Ini bukan gugatan yang digugurkan pengadilan, melainkan dicabut karena syarat formil belum terpenuhi,” tegas Satria Wardana.

Meski demikian, pencabutan ini bukan akhir dari polemik. Secara hukum, pihak investor masih memiliki peluang untuk mengajukan gugatan baru dengan melengkapi seluruh persyaratan administratif yang sebelumnya bermasalah.

Di sisi lain, Pemprov Bali menyatakan siap menghadapi kemungkinan tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa setiap kebijakan, termasuk penghentian proyek lift kaca, telah melalui kajian hukum dan prosedur yang berlaku.

Sengketa ini sendiri berakar dari penghentian proyek yang dinilai bermasalah secara perizinan dan tata ruang. Pemerintah menilai pembangunan yang menyentuh kawasan tebing hingga laut membutuhkan izin lebih kompleks, termasuk kewenangan provinsi dan pusat.

Dengan gugatan yang gugur di tahap awal ini, Pemprov Bali untuk sementara berada di atas angin. Namun, pertarungan hukum sesungguhnya bisa saja kembali bergulir—jika pihak investor memilih kembali ke meja hijau dengan berkas yang lebih solid.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mangrove Bali “Dijajah” Investasi? Pansus DPRD Murka, Ultimatum Keras Menggema

    Mangrove Bali “Dijajah” Investasi? Pansus DPRD Murka, Ultimatum Keras Menggema

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DENPASAR — Sorotan dunia terhadap Bali kembali menguat, kali ini bukan karena pariwisatanya, melainkan dugaan pelanggaran serius di kawasan mangrove. Sebuah video yang beredar luas memperlihatkan aktivitas pemadatan lahan di area mangrove yang telah dipasangi garis pengawasan Satpol PP, diduga dilakukan oleh PT BTID pada Selasa (28/4/2026). Temuan ini langsung memantik reaksi keras dari Sekretaris […]

  • Jejak Sang Pelopor Kesehatan Bali Diabadikan, RSUP Prof. Ngoerah Resmikan Aula dr. AA Made Djelantik

    Jejak Sang Pelopor Kesehatan Bali Diabadikan, RSUP Prof. Ngoerah Resmikan Aula dr. AA Made Djelantik

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DENPASAR – Jejak pengabdian dr. Anak Agung Made Djelantik dalam membangun pelayanan kesehatan di Bali kini resmi diabadikan. RSUP Prof. Ngoerah Denpasar menetapkan nama tokoh kesehatan tersebut sebagai nama salah satu aula di lingkungan rumah sakit melalui sebuah peresmian yang digelar pada Kamis (30/7/2026). Pengabadian nama tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Utama RSUP Prof. […]

  • Imigrasi Perluas Jangkauan, 18 Kantor Baru Siap Layani WNI dan WNA di Daerah

    Imigrasi Perluas Jangkauan, 18 Kantor Baru Siap Layani WNI dan WNA di Daerah

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com | Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM memperluas jangkauan pelayanannya dengan membentuk 18 kantor imigrasi baru di berbagai provinsi di Indonesia. Langkah ini didasarkan pada Surat Kementerian PANRB Nomor B/1621/M.KT.01/2025 tanggal 4 November 2025 yang menyetujui pembentukan kantor-kantor baru tersebut. Pembentukan kantor imigrasi baru ini bertujuan untuk mendekatkan akses layanan paspor, […]

  • Proyek FSRU LNG, Somya Ingatkan Ancaman Perairan Serangan Kerusakan Ekosistem Mangrove

    Proyek FSRU LNG, Somya Ingatkan Ancaman Perairan Serangan Kerusakan Ekosistem Mangrove

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Rencana pembangunan Floating Storage and Regasification Unit Liquefied Natural Gas (FSRU LNG) atau terminal apung LNG di perairan Serangan, Bali kembali menjadi sorotan publik. Proyek energi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, terutama terhadap ekosistem hutan mangrove di kawasan pesisir Denpasar Selatan. Pengamat Hukum dan Masyarakat, Somya, menilai pembangunan proyek tersebut harus […]

  • FPM Kutuk Komentar Bupati Sumenep Soal Kasus BSPS, Tak Cerminkan Sikap Anti Korupsi

    FPM Kutuk Komentar Bupati Sumenep Soal Kasus BSPS, Tak Cerminkan Sikap Anti Korupsi

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo terkesan cuci tangan terkait dugaan penyelewengan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang merugikan ribuan masyarakat miskin Sumenep. Fauzi menyebut bantuan rumah swadaya agar masyarakat miskin memiliki hunian layak itu merupakan program pemerintah pusat. Ketua Umum Front Pemuda Madura (FPM), Asip Irama mengecam keras pernyataan Fauzi. Asip […]

  • Polsek Kotanopan Dan Polres Madina Amankan 2 Pelaku Tambang Ilegal Di Jambur  Tarutung Dengan 1 Unit Alat Berat  Excapator

    Polsek Kotanopan Dan Polres Madina Amankan 2 Pelaku Tambang Ilegal Di Jambur Tarutung Dengan 1 Unit Alat Berat Excapator

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Panyabungan -JarrakPos- Kepolisian Polsek Kotanopan dan Polres Mandailing Natal mengamankan satu unit alat berat yang terlibat melakukan aktivitas tambang ilegal di kawasan Jambur Tarutung Kelurahan Pasar Kotanopan.Selasa Pagi 04/02/2025 “Alat berat ini diamankan dari kegiatan penertiban serta penengakkan hukum yang dilakukan oleh jajaran Polsek Kotanopan dan Polres Madina terhadap aktivitas tambang ilegal,”satu unit alat berat […]

expand_less