Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasus Tukar Guling Mangrove BTID Masih Menggantung, Publik Menanti Ketegasan Kejati Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Penanganan kasus dugaan tukar guling lahan mangrove yang menyeret nama PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali menuai sorotan tajam publik Bali. Di tengah derasnya perhatian masyarakat terhadap isu lingkungan dan keberlangsungan kawasan pesisir Bali, proses hukum yang berjalan di Kejaksaan Tinggi Bali justru dinilai masih berjalan di tempat.

Kasus yang berkaitan dengan tukar guling kawasan mangrove di Serangan dalam proyek pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali itu kini memunculkan tanda tanya besar. Publik mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum setelah muncul informasi bahwa perkara tersebut disebut telah memasuki tahap rekomendasi, namun belum terlihat adanya langkah hukum lanjutan yang konkret.

Situasi ini memantik dugaan adanya tarik ulur kepentingan di balik proses penanganan perkara. Apalagi, polemik tukar guling mangrove bukan lagi sekadar persoalan administrasi, melainkan telah berkembang menjadi isu strategis yang menyangkut kelestarian lingkungan Bali dan keberpihakan negara terhadap ruang hidup masyarakat.

Dalam beberapa bulan terakhir, kasus tersebut terus bergulir di ruang publik. DPRD Bali melalui Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) bahkan turun langsung melakukan inspeksi lapangan ke Karangasem dan Jembrana guna memastikan keberadaan lahan pengganti yang disebut menjadi bagian dari proses tukar guling.

Dari hasil sidak itu, muncul sejumlah temuan yang dinilai janggal. Mulai dari kondisi lahan pengganti yang disebut belum siap, hingga persoalan administrasi dan sertifikat yang dinilai belum sepenuhnya terang. Temuan-temuan tersebut semakin memperkuat kecurigaan publik bahwa proses tukar guling mangrove tidak sesederhana yang disampaikan ke publik.

Di sisi lain, PT BTID membantah seluruh tudingan yang mengarah pada dugaan tukar guling ilegal maupun praktik yang disebut “bodong”. Pihak perusahaan menegaskan seluruh tahapan telah dilakukan sesuai ketentuan hukum dan berada dalam pengawasan instansi terkait.

Namun bantahan itu belum mampu meredam keresahan masyarakat. Sorotan kini justru mengarah pada lambannya perkembangan penanganan perkara di Kejati Bali.

“Terkait laporan BTID ke Kejagung oleh Arukki kami belum ada data mb, kalau joint survey saya tanyakan dulu ke Pidsus,” ujar Kasi Penerangan Hukum Kejati Bali, I Gede Wiraguna Wiradharma, saat dikonfirmasi belum lama ini.

Sementara itu, Kasi Pengendalian Operasi pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Bali, Anak Agung Ngurah Jayalantara, juga belum memberikan penjelasan rinci terkait perkembangan penanganan perkara tersebut.

“Kita akan sampaikan sudah ada perkembangan,” ujarnya singkat.

Bagi banyak kalangan, persoalan ini bukan semata soal investasi atau pembangunan kawasan pariwisata. Yang dipertaruhkan adalah masa depan ekosistem mangrove Bali yang selama ini menjadi benteng alami pesisir dari abrasi, penyangga kehidupan laut, sekaligus pelindung keseimbangan ekologis Bali.

Kekhawatiran publik bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan pesisir Bali terus menghadapi tekanan akibat alih fungsi lahan dan masifnya pembangunan. Jika kasus ini tidak ditangani secara terbuka dan tegas, masyarakat khawatir praktik serupa akan terus berulang dengan mengorbankan lingkungan hidup.

Desakan agar proses hukum dikawal secara transparan pun semakin menguat. Publik berharap aparat penegak hukum tidak sekadar menjadi penonton di tengah konflik kepentingan antara investasi dan kelestarian alam Bali.

Kini, mata masyarakat tertuju pada Kejati Bali: apakah kasus tukar guling mangrove BTID benar-benar akan dibuka terang benderang, atau justru kembali “mengendap” di tengah jalan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Magelng Kota Pantau Situasi Kamtibmas pada Hari Libur

    Kapolres Magelng Kota Pantau Situasi Kamtibmas pada Hari Libur

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM  – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H., didampingi pejabat utama (PJU) Polres Magelang Kota, melaksanakan pemantauan situasi Kamtibmas di wilayah Kota Magelang pada hari libur. Selasa (28/1/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan agar Kota Magelang tetap aman dan nyaman, […]

  • Gubernur Wayan Koster Tepati Janji, 66 Siswa Terima Bantuan Rp1 Juta Saat Serahkan Rp129 Juta untuk Pemulihan SDN 5 Banjar Pascabanjir

    Gubernur Wayan Koster Tepati Janji, 66 Siswa Terima Bantuan Rp1 Juta Saat Serahkan Rp129 Juta untuk Pemulihan SDN 5 Banjar Pascabanjir

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com — Gubernur Bali, Wayan Koster, menyerahkan bantuan sebesar Rp129 juta untuk pemulihan SD Negeri 5 Banjar yang terdampak banjir bandang pada 6 Maret 2026. Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin (30/3) sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan sarana pendidikan. Bantuan tersebut bersumber dari gotong royong pegawai Pemerintah Provinsi Bali. Dalam penyerahannya, Gubernur Koster didampingi […]

  • Kecelakaan Terjadi di Tol Pemalang- Batang, Satu Orang Penumpang Meninggal

    Kecelakaan Terjadi di Tol Pemalang- Batang, Satu Orang Penumpang Meninggal

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PEKALONGAN,JARRAKPOS.COM – Kecelakaan Maut Bus Suporter Persebaya vs Mobil Pengangkut Rokok di Tol Pekalongan, Satu orang meninggal dunia. Kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Pemalang-Batang KM 332 arah Jakarta, Sabtu pagi (12/4/2025). Bus PO Fransindo Trans yang mengangkut suporter Persebaya (Bonek) bertabrakan dengan mobil Honda BR-V yang melaju melawan arah. Akibatnya, satu penumpang mobil tewas […]

  • Dewa Rai Semprot Satpol PP Bali: “Asli Masuk Angin”, Pansus TRAP Soroti Soft Opening Grand Outlet Bali

    Dewa Rai Semprot Satpol PP Bali: “Asli Masuk Angin”, Pansus TRAP Soroti Soft Opening Grand Outlet Bali

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DENPASAR – Rencana soft opening Sira Village–Grand Outlet Bali di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Pulau Serangan, yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (31/7), kembali memantik perhatian publik. Kali ini, sorotan datang dari Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali yang menilai pelaksanaan kegiatan tersebut berpotensi menabrak prinsip […]

  • Made Supartha Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa, Tegaskan DPRD Bali Siap Kawal Aspirasi hingga Pusat

    Made Supartha Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa, Tegaskan DPRD Bali Siap Kawal Aspirasi hingga Pusat

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Dr. C. I Made Supartha, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana (BEM Unud) serta Aliansi Bali Bergerak saat menyampaikan aspirasi di depan Kantor DPRD Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Senin (22/6/2026). Dalam aksi yang berlangsung tertib […]

  • Dugaan Melanggar Tata Ruang, Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Pembangunan Lift Senilai 200M di Kelingking Beach Nusa Penida

    Dugaan Melanggar Tata Ruang, Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Pembangunan Lift Senilai 200M di Kelingking Beach Nusa Penida

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ramai dibahas terkait Pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Klungkung. Banyak yang menyayangkan, Pantai dengan tebing yang indah malah dirusak pemandangannya dengan adanya lift. Bahkan nilai proyeknya mencapai Rp 200 miliar. Dengan kondisi ini Ketua Pansus Tata Ruang, Aset dan Perizinan (TRAP) akan mendalami. Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr. […]

expand_less