Breaking News
light_mode
Trending Tags

Made Supartha: Investasi di Bali Jangan Sampai Mengorbankan Alam dan Rakyat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Di tengah derasnya arus pembangunan dan investasi yang terus masuk ke Pulau Dewata, suara kritis kembali datang dari Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. (C) I Made Supartha S.H., M.H. Ia menegaskan bahwa investasi di Bali tidak boleh hanya mengejar keuntungan ekonomi semata, tetapi wajib menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kelestarian alam, budaya, dan kepentingan sosial masyarakat Bali.

Menurut Made Supartha, Bali bukan sekadar ruang bisnis dan destinasi wisata dunia. Bali adalah ruang hidup masyarakat adat, wilayah budaya, sekaligus benteng ekologis yang harus dijaga keberlangsungannya. Karena itu, setiap investasi yang masuk wajib tunduk pada aturan tata ruang, perlindungan lingkungan, serta nilai-nilai kearifan lokal Bali.

“Pembangunan tidak boleh merusak alam Bali. Investasi harus hadir memberi manfaat bagi masyarakat, bukan justru mengorbankan lingkungan dan ruang hidup rakyat,” tegasnya.

Ia menyoroti semakin maraknya alih fungsi lahan, kerusakan kawasan mangrove, hingga pembangunan yang dinilai mengabaikan kesucian kawasan adat dan lingkungan. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alarm serius bagi masa depan Bali jika tidak dikendalikan secara tegas dan terukur.

Sebagai Ketua Pansus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, Made Supartha menegaskan bahwa pengawasan terhadap investasi bukan bertujuan menghambat pembangunan. Justru sebaliknya, pengawasan dilakukan agar investasi yang masuk benar-benar berkualitas, taat hukum, dan tidak meninggalkan persoalan lingkungan maupun sosial di kemudian hari.

Ia juga mengingatkan bahwa kawasan konservasi seperti mangrove Tahura Ngurah Rai memiliki fungsi vital bagi keberlangsungan ekosistem Bali. Mangrove bukan hanya benteng pesisir, tetapi juga penyangga kehidupan masyarakat dan perlindungan alami terhadap ancaman abrasi maupun perubahan iklim.

“Kalau lingkungan rusak, yang paling terdampak adalah masyarakat Bali sendiri. Jangan sampai atas nama investasi, kita kehilangan alam, budaya, bahkan identitas Bali,” ujarnya.

Pernyataan Made Supartha tersebut sejalan dengan meningkatnya kekhawatiran publik terhadap masifnya pembangunan yang dinilai mulai menggeser keseimbangan alam Bali. Di berbagai ruang diskusi publik, isu keberlanjutan pembangunan, perlindungan kawasan hijau, dan pengendalian investasi kini menjadi perhatian serius masyarakat.

Made Supartha menegaskan, Bali membutuhkan investasi yang beretika dan berorientasi jangka panjang. Investasi yang menghormati budaya lokal, melibatkan masyarakat, menjaga lingkungan, serta memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan rakyat Bali.

“Bali harus dibangun dengan hati nurani. Jangan sampai generasi mendatang mewarisi kerusakan karena kita gagal menjaga keseimbangan hari ini,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HUT Kostrad ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Karya Bhakti dan Baksos

    Peringati HUT Kostrad ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Karya Bhakti dan Baksos

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 841
    • 0Komentar

    SABAH,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Gabma Seliku melaksanakan kegiatan bakti sosial dan karya bhakti di Kampung Saliku, Sabah, Malaysia. Minggu(2/3/2025) Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat di wilayah perbatasan dengan memberikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan. Selain […]

  • Dua Buronan Red Notice Interpol Kasus TPPO Ditangkap di Bandara Ngurah Rai Bali

    Dua Buronan Red Notice Interpol Kasus TPPO Ditangkap di Bandara Ngurah Rai Bali

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Interpol Indonesia Divhubinter Polri berhasil mengamankan dua pelaku yang diduga terlibat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu, 21 Pebruari 2026 sekitar pukul 00.05 WITA. Kedua pelaku tersebut adalah Rifaldo Aquino Pontoh, WNI, (Lk, 30 Th) dan Devianne Olivia Ratag, WNI, […]

  • Refleksi Damai Natal dan Penuh Makna di Akademi Militer

    Refleksi Damai Natal dan Penuh Makna di Akademi Militer

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, bersama ibu Dessy Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, memimpin Perayaan Natal Bersama Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Moch Lily Rochli Akademi Militer. Kegiatan ini dihadiri oleh Taruna, organik, dan keluarga Kristiani sebagai bentuk perwujudan nilai kebersamaan dan toleransi. Perayaan Natal dimulai dengan doa pembuka […]

  • Ibu Putri Koster Tekankan Pendidikan dan Kesadaran Kolektif dalam Penanganan Sampah Bali

    Ibu Putri Koster Tekankan Pendidikan dan Kesadaran Kolektif dalam Penanganan Sampah Bali

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BULELENG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster menegaskan bahwa pendidikan karakter dan kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan penanganan sampah yang berkelanjutan di Bali. Hal tersebut disampaikannya saat hadir sebagai pembicara utama dalam kegiatan RISE Talks Singaraja di Aula Yayasan Dana Punia, Buleleng, Sabtu (9/5). Dalam paparannya, Ibu Putri […]

  • PS Malaka vs Bajak Laut: Duel Panas di Langit Marilonga, dr. Dion Bria Seran: “Anak-anak siap bertempur sampai titik terakhir”

    PS Malaka vs Bajak Laut: Duel Panas di Langit Marilonga, dr. Dion Bria Seran: “Anak-anak siap bertempur sampai titik terakhir”

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 8
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Direktur sepak bola PS Malaka, dr. Dion Bria Seran, menyampaikan keyakinannya jelang duel perempat final menghadapi Bajak Laut. Kepada Media Mata Kompas, di sela-sela latihan ringan di halaman Hotel Satarmese Ende, ia menegaskan bahwa seluruh pemain Manumeo berada dalam kondisi siap tempur. Di tengah cuaca Ende yang kerap berubah, Stadion Marilonga kini bersiap […]

  • 200 Juta dari APBD untuk Penyambutan, Pesta Rakyat Ditanggung Melki-Johni

    200 Juta dari APBD untuk Penyambutan, Pesta Rakyat Ditanggung Melki-Johni

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 944
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) jelaskan secara resmi terkait penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma serta pesta rakyat. Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Kamis, 27 November 2025 pagi, Sekda NTT, Kosmas D. Lana menegaskan bahwa rangkaian penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur dibiayai oleh Anggaran Pendapatan […]

expand_less