Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Kuota Perempuan Dipertegas MK, Sari Galung Sebut Politik Butuh Keberanian dan Pendidikan

Kuota Perempuan Dipertegas MK, Sari Galung Sebut Politik Butuh Keberanian dan Pendidikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Anggota DPRD Bali dari Daerah Pemilihan Denpasar, Ni Wayan Sari Galung menyambut baik Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal kuota minimal 30 persen keterwakilan perempuan dalam daftar calon legislatif (caleg).

Putusan MK dalam perkara Nomor 128/PUU-XXIV/2026 tersebut menegaskan partai politik yang tidak memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan dapat dikenai sanksi tegas, termasuk potensi pembatalan keikutsertaan di daerah pemilihan (dapil) tertentu pada pemilu. Ketentuan ini dinilai sebagai penguatan terhadap kebijakan afirmasi gender yang selama ini telah diterapkan dalam sistem pemilu di Indonesia.

Sari Galung menyatakan apresiasinya terhadap putusan tersebut. Menurutnya, sanksi yang ditegaskan MK menjadi langkah penting dalam memperkuat keterwakilan perempuan di dunia politik. “Ibu sangat mengapresiasi keputusan MK, kalau parpol tidak mengisi 30 persen perempuan dinyatakan gugur di pemilu dan ada sanksi-sanksinya,” ujarnya, Rabu (27/5).

Ia menilai putusan tersebut dapat menjadi dorongan nyata bagi peningkatan representasi perempuan di parlemen, termasuk di Bali, terutama bagi perempuan yang selama ini belum memperoleh kesempatan untuk maju dalam kontestasi politik. “Tentu iya, karena kekuatan keputusan MK bisa membantu bagi perempuan yang tidak diberi kesempatan untuk maju,” katanya.

Terkait tantangan pemenuhan kuota 30 persen perempuan di partai politik, Sari Galung mengakui secara regulasi ketentuan tersebut sudah lama diterapkan. Namun, tantangan utama masih terletak pada kesiapan kader perempuan yang dinilai belum sepenuhnya kuat untuk bersaing di dunia politik.

Menurutnya, sebagian partai masih cenderung mengandalkan figur perempuan yang memiliki kemampuan finansial atau berasal dari keluarga tokoh politik. “Selama ini masih banyak melirik istri pejabat atau tokoh yang mampu dalam pendanaan di pemilu, karena perjuangan butuh dana,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menilai partai politik saat ini sudah mulai memberikan ruang bagi perempuan, meski belum maksimal dalam pelaksanaannya. “Sudah bagus memberi ruang, tapi belum maksimal,” tukasnya.

Dengan adanya ancaman sanksi berupa gugurnya partai di dapil tertentu, ia menilai partai politik kemungkinan akan lebih serius dalam melakukan kaderisasi perempuan. Namun hal tersebut tetap bergantung pada keseriusan masing-masing partai dalam melihat potensi kader perempuan yang ada.

“Mungkin saja ya, parpol harus betul-betul membuka mata untuk melihat kader perempuan yang mampu dan punya jiwa politik tangguh,” tutur Srikandi PDI Perjuangan ini.

Terkait kualitas keterwakilan perempuan di legislatif saat ini, ia menilai sudah cukup baik namun masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, baik dari sisi kualitas maupun jumlah, keterwakilan perempuan belum sepenuhnya optimal. “Kalau kualitas kembali ke masing-masing orang. Saat ini lumayan baik, tapi belum maksimal dan masih banyak yang harus ditingkatkan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa secara jumlah, keterwakilan perempuan di DPRD Bali masih belum mencapai angka 30 persen sehingga masih terjadi ketimpangan dalam pengambilan kebijakan. Padahal, kata dia, perempuan di Bali sebenarnya telah memiliki kesempatan yang setara untuk masuk ke dunia politik. Namun, kesiapan individu menjadi faktor penentu utama.

“Kesempatan sudah ada dari dulu, kembali lagi ke perempuan itu sendiri, harus berani, berkualitas, mampu berjuang, dan dibekali pendidikan serta pengalaman yang luas,” tandasnya. Jika ketentuan tersebut nantinya dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu, ia menekankan pentingnya penguatan pendidikan politik bagi kader perempuan di partai politik agar tidak hanya menjadi formalitas pencalonan semata.

Menurutnya, partai politik juga harus berani memberikan dukungan nyata, termasuk pembiayaan bagi kader perempuan yang ingin maju dalam kontestasi politik. “Yang harus diperhatikan, partai harus memberi pendidikan politik ke kader perempuan, tidak asal comot, dan berani memberi dukungan dana bagi kader perempuan yang mau maju,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Bengkulu Digital Ramadan, Merchant Transaksi Paling Tinggi Dapat Hadiah Spesial

    Bank Bengkulu Digital Ramadan, Merchant Transaksi Paling Tinggi Dapat Hadiah Spesial

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 796
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Bank Bengkulu kembali berbagi melalui program Bank Bengkulu Digital Ramadan, yang berlangsung khusus bagi merchant di Bengkulu. Program ini memberikan kesempatan bagi para merchant yang bertransaksi menggunakan QRIS Bank Bengkulu mulai 1 hingga 31 Maret 2025 untuk mendapatkan reward menarik. Merchant dengan transaksi tertinggi selama Ramadan akan mendapatkan hadiah spesial dari Bank […]

  • Pabrik Nakal PT Genesis Regeneration Smelting Disidak Bupati, Disegel Gakkum KLH

    Pabrik Nakal PT Genesis Regeneration Smelting Disidak Bupati, Disegel Gakkum KLH

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Serang – Kasus PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, menjadi sorotan tajam setelah Bupati Serang melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menemukan indikasi kuat pelanggaran lingkungan. Sebelumnya bulan Maret 2025 Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan (KLH) telah menyegel pabrik tersebut karena diduga beroperasi tanpa izin lingkungan yang sah, termasuk dokumen […]

  • Sidak Kakanwil Ditjenpas Sumut ke Lapas Kelas I Medan, Pastikan Keamanan dan Kesiapan Petugas

    Sidak Kakanwil Ditjenpas Sumut ke Lapas Kelas I Medan, Pastikan Keamanan dan Kesiapan Petugas

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sumatera Utara, Yudi Suseno, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Lapas Kelas I Medan,Minggu malam (16/02/ 2025). Sidak ini bertujuan untuk memastikan kondisi keamanan dan kesiapan petugas regu jaga di Lapas Kelas I Medan sebagai bagian dari langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib. Dalam pelaksanaan […]

  • Fraksi Demokrat-Nasdem DPRD Bali Dukung Tambahan Modal BPD Bali, Soroti Skema Sewa Aset Nusa Dua

    Fraksi Demokrat-Nasdem DPRD Bali Dukung Tambahan Modal BPD Bali, Soroti Skema Sewa Aset Nusa Dua

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dibawah kepemimpinan Dr. Somvir, Fraksi Partai Demokrat-Nasdem DPRD Provinsi Bali menyatakan dukungannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Dukungan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (19/1/2026). Mewakili Ketua Fraksi Dr. […]

  • Matahukum Akan Laporkan Kajati Bengkulu Soal Batu Bara

    Matahukum Akan Laporkan Kajati Bengkulu Soal Batu Bara

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Sekjen MataHukum, Mukhsin Nasir meminta Jaksa Agung melalui Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung (Kejagung) Dr Rudi Margono SH MH, mengeksaminasi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu. Hal tersebut perlu dilakukn lantaran telah mengkorupsikan perkara pemalsuan batu bara. Menurut Pria Kelahiran Makasar itu, kasus tersebut tidak ada kerugian negaranya. Sebab, kata Mukhsin, para […]

  • Gagal Terbang ke Jepang, Terduga Bos Arisan ‘Twins_SJ’ Dicegat di Bandara Ngurah Rai

    Gagal Terbang ke Jepang, Terduga Bos Arisan ‘Twins_SJ’ Dicegat di Bandara Ngurah Rai

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Perkembangan terbaru kasus dugaan arisan dan investasi bodong berbasis grup WhatsApp “Twins_SJ” kembali mencuat. Terduga pengelola berinisial NNS (31), yang dikenal dengan nama Saska J, dikabarkan gagal berangkat ke Jepang setelah dicegah di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Senin (20/4/2026). Informasi ini mengemuka setelah sejumlah anggota yang mengaku sebagai korban mendatangi […]

expand_less