Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tabanan Ajak Masyarakat Maknai Waisak Lewat Kebijaksanaan dan Empati

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tabanan Ajak Masyarakat Maknai Waisak Lewat Kebijaksanaan dan Empati

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN – Perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE/2026 M menjadi momentum refleksi bagi seluruh umat manusia untuk menumbuhkan nilai-nilai kebijaksanaan, kasih sayang, dan pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi, SH., MH., dalam ucapan Selamat Hari Raya Waisak yang disampaikannya kepada umat Buddha dan masyarakat luas.

Menurut Eka Nurcahyadi, ajaran Waisak tidak hanya menjadi pedoman spiritual, tetapi juga mengandung nilai universal yang relevan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai luhur tersebut diyakini mampu memperkuat semangat persatuan serta membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman.

Ia menegaskan bahwa kebijaksanaan, kasih sayang, dan pengendalian diri harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Bagi seorang pemimpin, nilai-nilai tersebut tercermin melalui pelayanan yang tulus kepada masyarakat, kemampuan mendengar aspirasi dengan empati, serta keberanian mengambil keputusan yang berpihak pada kepentingan bersama.

“Waisak mengajarkan tentang kebijaksanaan, kasih sayang, dan pengendalian diri. Sebagai seorang pemimpin, nilai-nilai tersebut bukan sekadar dipahami, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui pelayanan yang penuh hati, mendengarkan dengan empati, dan mengambil keputusan demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Eka Nurcahyadi juga berharap semangat Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menebarkan kedamaian, memperkuat toleransi, serta menjaga keharmonisan sosial di Kabupaten Tabanan maupun Bali secara umum.

Dalam suasana Waisak 2026, ia mengajak masyarakat menjadikan momentum suci ini sebagai sarana introspeksi diri, mempererat persaudaraan, dan memperkuat komitmen dalam membangun daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

“Selamat Hari Raya Waisak 2569 BE/2026 M. Semoga cahaya kebijaksanaan senantiasa menerangi langkah kita dalam menciptakan kehidupan yang damai, harmonis, dan penuh kasih bagi sesama,” tutupnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less