Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gubernur Koster Dorong Integrasi Pertanian dan Pariwisata Berbasis Budaya, Yakini Bali jadi Laboratorium Kearifan Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian harus berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata berbasis budaya. Menurutnya, integrasi kedua sektor tersebut menjadi strategi penting agar petani tidak hanya menjadi pihak yang menjaga bentang alam Bali, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar.

Penegasan itu disampaikan Koster saat menerima audiensi Forum Komunikasi Fakultas Pertanian Wilayah Indonesia Timur di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (2/7).

Dalam pertemuan tersebut, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana, I Putu Sudiarta, mengundang Gubernur Koster untuk menjadi keynote speaker pada Lokakarya dan Seminar Nasional Pertanian yang akan digelar pada 23 Juli mendatang.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian forum yang meliputi seminar nasional, lokakarya, serta berbagai perlombaan mahasiswa. Sekitar 90 dekan fakultas pertanian beserta jajaran dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Indonesia Timur diperkirakan hadir, dengan total peserta mencapai sekitar 200 orang.

Menurut Sudiarta, forum itu mengangkat tema integrasi pertanian dan pariwisata berbasis budaya, sebuah konsep yang dinilai sangat relevan dengan karakteristik Bali.

“Konsep budaya yang diintegrasikan dengan pertanian dan pariwisata seperti di Bali menjadi sangat penting. Karena itu kami berharap Bapak Gubernur berkenan menjadi keynote speaker,” ujarnya.

Menanggapi undangan tersebut, Koster menekankan bahwa pertanian tidak boleh diposisikan hanya sebagai pelengkap pembangunan pariwisata. Ia menilai selama ini banyak kawasan pertanian justru menjadi daya tarik wisata tanpa memberikan manfaat ekonomi yang memadai kepada para petani sebagai pemilik lahan.

“Pertanian harus berjalan sejalan dengan pariwisata. Banyak fasilitas pariwisata yang mengeksploitasi keindahan kawasan pertanian. Selain sebagai penyangga ketahanan pangan, kawasan pertanian juga menjadi objek wisata alam. Karena itu harus dikemas dengan baik agar petani memperoleh manfaat. Kalau hanya dilindungi tanpa peningkatan pendapatan petani, itu tidak adil, apalagi kebutuhan hidup terus meningkat,” kata Koster.

Ia menilai diperlukan konsep yang mampu menjadikan petani sebagai pelaku utama sekaligus penerima manfaat dari pengembangan pariwisata berbasis pertanian.

Koster juga menegaskan bahwa Bali memiliki kekuatan yang tidak dimiliki daerah lain, yakni sistem pertanian yang menyatu dengan budaya, tradisi, dan kearifan lokal. Nilai-nilai tersebut, katanya, perlu terus dihidupkan sebagai identitas sekaligus daya tarik Bali di tingkat internasional.

Ia mengungkapkan bahwa konsep tersebut bahkan telah dipresentasikannya dalam sebuah forum di London, termasuk mengenai Peraturan Daerah tentang Pertanian Organik yang disebutnya menjadi satu-satunya regulasi sejenis di Indonesia.

“Di Bali, bertani bukan sekadar menanam. Ada upacara dan upakara yang mengiringi mulai dari pembibitan, pengairan hingga panen. Semua itu menjadi satu kesatuan budaya yang hanya dimiliki Bali,” ujarnya.

Menurut Koster, kekayaan tradisi tersebut menjadikan sistem pertanian Bali tidak hanya bernilai teknis, tetapi juga memiliki dimensi budaya, spiritual, dan sosial yang semakin diminati dunia.

Ia menilai, di tengah perubahan global yang semakin dinamis, banyak masyarakat dunia mulai mencari kembali akar budaya dan identitasnya. Bali, kata dia, justru telah memiliki jati diri yang kuat sehingga tinggal menghidupkan dan mengembangkannya.

“Kita di Bali tidak perlu lagi mencari jati diri karena sudah memilikinya sejak dahulu. Tinggal digali dan diperkuat kembali. Saya yakin Bali akan menjadi laboratorium studi dunia untuk kearifan lokal karena ilmu seperti ini hanya ada di Bali,” kata Koster.(*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolresta Cirebon Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Bersama Anak Yatim Piatu Yayasan Peduli Doa Ibu

    Kapolresta Cirebon Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Bersama Anak Yatim Piatu Yayasan Peduli Doa Ibu

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 690
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Kapolresta Cirebon KOMBES POL.SUMARNI,S.I.K.,S.H.,M.H Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Bersama Anak Yatim Piatu Yayasan Peduli Doa Ibu yang berlokasi di wilayah Kerandon, Kec. Talun, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/3/2025). Dalam kegiatan ituKapolresta Cirebon memberikan bantuan 250 paket berupa 100 Takjil, 100 bingkisan makanan ringan dan 50 paket sembako berisi Beras 5Kg, Minyak 1L, Telur 10 […]

  • Kavindra Maha Putri: Bintang Muda Basket Bali Bertabur Prestasi Bidik Panggung DBL Bali 2027

    Kavindra Maha Putri: Bintang Muda Basket Bali Bertabur Prestasi Bidik Panggung DBL Bali 2027

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – Talenta muda bola basket Bali kembali mencuri perhatian publik. Kavindra Maha Putri Andira Usadha, siswi SMA Regent School Denpasar menorehkan sederet prestasi membanggakan diberbagai kompetisi basket, mulai dari tingkat lokal hingga nasional. Mengawali perjalanan di dunia basket sejak usia 13 tahun, Kavindra kini telah mengoleksi belasan gelar juara dan penghargaan individu. Prestasi […]

  • Perbaiki Komunikasi ke Masyarakat

    Perbaiki Komunikasi ke Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.325
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Jajaran kementerian sampai juru bicara kepresidenan diminta mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk memperbaiki komunikasi ke rakyat. Hal itu disampaikan Ketua DPR Puan Maharani, di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Kamis(27/3/2025). Kami harapkan semua jajaran kementerian dan juga juru bicara kepresidenan mengikuti apa yang diperintahkan oleh presiden. Bisa memberikan informasi yang baik, yang […]

  • Indramayu Ditunjuk Menjadi Tuan Rumah PEPARDA Jawa Barat Tahun 2026.

    Indramayu Ditunjuk Menjadi Tuan Rumah PEPARDA Jawa Barat Tahun 2026.

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 846
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Kabupaten Indramayu akan menjadi tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) tingkat Jawa Barat pada tahun 2026 mendatang. Kepastian tersebut terungkap setelah Pengurus Daerah National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Barat melakukan audiensi dengan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Syaefudin di Pendopo Indramayu, Senin (10/3/2025). Ketua NPCI Jawa Barat Harry […]

  • Ganti Menteri-Ganti Kurikulum dan Independensi Pendidikan

    Ganti Menteri-Ganti Kurikulum dan Independensi Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Riset, Stella Christie menyita perhatian banyak kalangan sebab latar belakangnya yang mentereng sebagai akademisi dan ilmuwan. Sebagai alumnus Universitas Harvard, Wamen Stella mengatakan perbedaan antara pendidikan di luar negeri dan di Tanah Air, terkhususnya Perguruan Tinggi. “Pendidikan tinggi itu bagaimana knowledge atau pengetahuan baru dibuat. Seharusnya […]

  • Penetapan Tersangka Kepala BPN Bali Digugat, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

    Penetapan Tersangka Kepala BPN Bali Digugat, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gugatan praperadilan atas penetapan tersangka Kepala Kanwil BPN Bali I Made Daging kembali digelar di Pengadilan Negeri Denpasar. Tim Kuasa Hukum Pemohon menilai penetapan tersangka oleh Polda Bali sarat cacat hukum dan bertentangan dengan asas legalitas yang berlaku. Secara tegas, Kuasa Hukum I Made Daging, Gede Pasek Suardika (GPS) meminta Majelis Hakim PN […]

expand_less