Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Mewakili Ketua DPRD Bali, Agung Suyoga Hadiri Penanaman Mangrove Bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Gubernur Koster

Mewakili Ketua DPRD Bali, Agung Suyoga Hadiri Penanaman Mangrove Bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Gubernur Koster

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Mewakili Ketua DPRD Provinsi Bali, Anak Agung Gede Agung Suyoga menghadiri aksi penanaman mangrove yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Mohammad Jumhur Hidayat bersama Gubernur Bali Wayan Koster di kawasan Mangrove Arboretum Park, Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim melalui rehabilitasi kawasan pesisir.

Aksi penanaman mangrove merupakan tindak lanjut dukungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dalam mempercepat pemulihan ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keberadaan hutan mangrove sebagai benteng alami wilayah pantai.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wali Kota Denpasar, Bupati Badung, perwakilan Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bali, Danrem 163/Wira Satya, Kepala BIN Daerah Bali, Kepala BNN Provinsi Bali, jajaran TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, serta komunitas pecinta lingkungan.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menegaskan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata pengabdian kepada lingkungan hidup.

Ia mengingatkan bahwa meningkatnya berbagai bencana hidrometeorologi merupakan konsekuensi dari menurunnya keseimbangan hubungan manusia dengan alam.

> “Kita mulai merasakan gangguan akibat ketidaksopanan kita kepada lingkungan. Banyak bencana hidrometeorologi yang terjadi karena cara kita memperlakukan alam. Karena ulah manusia, maka alam memberikan responsnya,” ujar Menteri Jumhur.

Menurutnya, mangrove memiliki peran strategis sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi, gelombang pasang, intrusi air laut, sekaligus menjadi habitat berbagai biota laut yang mendukung keberlanjutan ekosistem dan kehidupan masyarakat pesisir. Karena itu, pemerintah pusat berkomitmen memperluas gerakan rehabilitasi mangrove di berbagai daerah, termasuk Bali yang memiliki kawasan pesisir penting sekaligus destinasi wisata kelas dunia.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Lingkungan Hidup yang dinilai menunjukkan perhatian serius pemerintah pusat terhadap upaya menjaga kelestarian alam Bali.

Menurut Koster, pelestarian mangrove sejalan dengan berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Bali dalam menjaga keseimbangan alam, memperkuat ketahanan terhadap perubahan iklim, serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

> “Terima kasih kepada Bapak Menteri yang berkenan hadir di Bali sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup di Provinsi Bali,” kata Koster.

Di sela kegiatan, Anggota DPRD Provinsi Bali Anak Agung Gede Agung Suyoga yang hadir mewakili Ketua DPRD Bali turut menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap kelestarian lingkungan di Pulau Dewata.

Agung Suyoga menegaskan bahwa mangrove merupakan kekayaan alam yang harus dijaga bersama karena memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

“Terima kasih kepada Bapak Menteri yang telah hadir di Bali dan memberikan perhatian besar terhadap pelestarian lingkungan. Mangrove adalah tanaman yang sangat penting bagi kehidupan. Selain menjaga kawasan pesisir dari abrasi, mangrove juga menjadi rumah bagi berbagai biota laut, menyerap karbon, menghasilkan oksigen, serta menjadi warisan alam yang harus kita pelihara untuk generasi mendatang. Karena itu, menjaga mangrove adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Agung Suyoga.

Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai aksi simbolis semata, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan dan aktif menjaga keberlangsungan ekosistem mangrove di Bali.

Melalui kolaborasi pemerintah, aparat keamanan, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat, aksi penanaman mangrove ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan lingkungan Bali sekaligus mendukung komitmen Indonesia dalam menghadapi dampak perubahan iklim global.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warisan Dunia Ini Jangan Sampai Dicabut UNESCO, Drs. I Made Urip Dukung Pansus TRAP Tertibkan Pelanggaran di Jatiluwih

    Warisan Dunia Ini Jangan Sampai Dicabut UNESCO, Drs. I Made Urip Dukung Pansus TRAP Tertibkan Pelanggaran di Jatiluwih

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com – Tokoh senior Bali sekaligus mantan Anggota DPR RI lima (5) periode, Drs. I Made Urip, M.Si., dan kini menjabat Anggota Pokja Percepatan Pembangunan Pemerintah Prov Bali, bidang Pertanian menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan DPRD Bali dalam menertibkan berbagai pelanggaran pembangunan yang terjadi di kawasan […]

  • Dua Perda Baru 2026 Jadi Alarm Keras Investor Nakal dan Mafia Izin di Bali

    Dua Perda Baru 2026 Jadi Alarm Keras Investor Nakal dan Mafia Izin di Bali

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pengesahan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif dan Larangan Alih Kepemilikan Lahan Secara Nominee serta Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pantai dan Sempadan Pantai menandai babak baru penertiban tata ruang di Bali. Regulasi ini bukan sekadar administrasi, melainkan instrumen […]

  • Ketua TP Posyandu Bali Tekankan Penyamaan Persepsi dan Penguatan Kader Berbasis Kearifan Lokal

    Ketua TP Posyandu Bali Tekankan Penyamaan Persepsi dan Penguatan Kader Berbasis Kearifan Lokal

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menekankan pentingnya penyamaan persepsi dan penguatan kapasitas kader Posyandu berbasis kearifan lokal dalam pelaksanaan pelayanan masyarakat di Bali. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bina Posyandu Angkatan Kelima di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan dan Masyarakat (Bapelkes) Denpasar, Senin (18/5). Dalam […]

  • Rapat Paripurna DPRD Badung Bahas LKPJ Bupati Badung 2025, Anom Gumanti Soroti Infrastruktur dan Kemacetan

    Rapat Paripurna DPRD Badung Bahas LKPJ Bupati Badung 2025, Anom Gumanti Soroti Infrastruktur dan Kemacetan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025-2026 di Ruang Sidang Utama Gosana, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 31 Maret 2026. Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti didampingi Wakil Ketua I DPRD Badung A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, Wakil Ketua […]

  • Diduga Terlibat Pembunuhan Anak Sendiri, Ade Akhirnya Dipecat

    Diduga Terlibat Pembunuhan Anak Sendiri, Ade Akhirnya Dipecat

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    SEMARANG,JARRAKPOS.COM – Brigadir Ade Kurniawan, anggota Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Jateng, resmi diberhentikan tidak dengan hormat oleh Komisi Kode Etik Polri pada Kamis, 10 April 2025. la diduga terlibat dalam pembunuhan anaknya yang masih berusia 2 bulan, berinisial NA. Meski begitu, Ade menyatakan keberatan dan berencana mengajukan banding karena masih ingin menjadi polisi. Sabtu,(12/4/2025). […]

  • Keterlibatan Sekolah dalam MBG, Bisa Atasi Potensi Makanan Basi

    Keterlibatan Sekolah dalam MBG, Bisa Atasi Potensi Makanan Basi

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Salah satu terjadinya banyaknya makanan basi dan bahkan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebabkan oleh jarak dapur yang terlalu jauh dari sekolah. Hal tersebut menyebabkan makanan tidak sampai tepat waktu dalam kondisi baik, sehingga tidak efektif dalam mencapai tujuan program untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak. Lamanya distribusi makanan yang […]

expand_less