Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sekretaris Komisi I DPRD Bali Soroti WNA, Penataan Wilayah hingga Peredaran Narkoba di Karangasem dalam Rapat Koordinasi Keamanan Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Oka Antara, menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali, mulai dari penataan lingkungan, keberadaan warga negara asing (WNA) yang diduga tidak menghormati adat dan budaya setempat, hingga maraknya peredaran narkotika yang mengancam generasi muda di Kabupaten Karangasem.

Pernyataan tersebut disampaikan Oka Antara saat Rapat Koordinasi Pengamanan dan Ketertiban Masyarakat terkait Aksi Kriminalitas yang Terjadi di Bali, yang digelar Komisi I DPRD Provinsi Bali di Ruang Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (13/7/2026).

Rapat tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Bali, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepolisian, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Badan Intelijen Daerah, Kesbangpol, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Satpol PP, Majelis Desa Adat (MDA), Pecalang Provinsi Bali, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam forum tersebut, Oka Antara terlebih dahulu menyinggung perlunya penataan fasilitas dan kawasan publik agar terlihat lebih tertib dan rapi. Menurutnya, berbagai sarana pendukung di lapangan perlu segera dibenahi sehingga menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan tertata.

Ia menilai penertiban terhadap berbagai fasilitas maupun atribut yang semrawut harus menjadi perhatian pemerintah daerah bersama Satpol PP agar wajah kawasan publik di Bali tetap mencerminkan daerah tujuan wisata yang bersih, tertib, dan berbudaya.

Selain persoalan penataan wilayah, Oka Antara juga mengungkapkan adanya laporan masyarakat yang diterimanya saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Karangasem. Laporan tersebut berkaitan dengan keberadaan seorang WNA yang disebut-sebut kurang menghormati keberadaan desa adat dan aktivitas adat setempat.

Menurutnya, berdasarkan informasi masyarakat, WNA tersebut dinilai tidak pernah berbaur dengan lingkungan adat maupun mengikuti kegiatan adat di wilayah tempat tinggalnya. Komunikasi dengan warga pun selama ini hanya dilakukan melalui karyawan yang bekerja bersamanya sehingga menimbulkan jarak dengan masyarakat sekitar.

“Setelah kami turun ke lapangan, masyarakat menyampaikan berbagai keluhan. Ada WNA yang tinggal di sana, tetapi dinilai tidak pernah terlibat dalam kehidupan adat maupun kegiatan masyarakat. Hal-hal seperti ini tentu perlu mendapat perhatian,” ujar Oka Antara.

Ia juga menyoroti aktivitas WNA tersebut yang disebut melakukan transaksi jual beli properti serta pembangunan rumah baru di wilayah tersebut. Menurutnya, kondisi demikian perlu menjadi perhatian instansi terkait untuk memastikan seluruh aktivitas yang dilakukan telah sesuai dengan ketentuan hukum dan perizinan yang berlaku.

Oka Antara meminta pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali melakukan pengawasan lebih intensif terhadap aktivitas WNA di Bali agar tetap menghormati norma, budaya, dan aturan yang berlaku di Pulau Dewata.

Persoalan lain yang mendapat perhatian serius adalah maraknya penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan masyarakat, peredaran narkoba di wilayah tersebut sudah berlangsung secara terbuka dan melibatkan banyak kalangan usia muda.

Menurutnya, aktivitas transaksi narkoba disebut terjadi secara terang-terangan sehingga sangat mengkhawatirkan bagi masa depan generasi muda di kawasan tersebut.

“Kami menerima laporan bahwa peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Kubu sudah sangat memprihatinkan. Banyak anak-anak muda yang seharusnya memiliki masa depan cerah justru terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Ia menambahkan, aparat penegak hukum memang telah beberapa kali melakukan penangkapan terhadap pelaku kasus narkotika di wilayah tersebut. Namun, menurutnya, upaya pemberantasan harus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak muncul kembali jaringan-jaringan baru yang terus merusak kehidupan masyarakat.

Karena itu, Oka Antara berharap sinergi antara Kepolisian, BNN, pemerintah daerah, desa adat, pecalang, hingga masyarakat terus diperkuat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sekaligus mengawasi aktivitas warga negara asing yang berada di Bali.

Ia menegaskan, menjaga keamanan Bali tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar Pulau Dewata tetap menjadi daerah yang aman, tertib, serta mampu menjaga kelestarian adat, budaya, dan masa depan generasi mudanya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nakes Natuna Berharap Kebijaksanaan Bupati Cen Sui Lan agar TPP Tetap Dibayarkan 

    Nakes Natuna Berharap Kebijaksanaan Bupati Cen Sui Lan agar TPP Tetap Dibayarkan 

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    NATUNA, jarrakpos.com | Sejumlah pegawai di bidang tenaga kesehatan (Nakes) Kabupaten Natuna sedang mengalami perasaan yang gundah gulana akibat tidak cairnya Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dan juga ditambah dengan isu akan dipotongnya nilai TPP dari jumlah yang selama ini diterima. Lebih dari 450 tenaga kesehatan di kabupaten Natuna betugas di Puskesmas maupun BLUD Rumah Sakit […]

  • RDP DPRD Bali Panas: Eks Sekdes Bongkar Dugaan Permainan BTID yang Dinilai Keterlaluan

    RDP DPRD Bali Panas: Eks Sekdes Bongkar Dugaan Permainan BTID yang Dinilai Keterlaluan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Polemik lahan yang melibatkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali memanas. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Provinsi Bali, Senin (4/5/2026), muncul pengakuan mengejutkan dari mantan Sekretaris Desa Serangan periode 2014–2019, I Nyoman Kemu Antara. Di hadapan anggota dewan, ia mengungkap adanya dugaan penambahan luas lahan yang […]

  • Agus Tera Dapat Dukungan Dari Panglima Bungsu Yudi LHMB Dumai Selatan Untuk Pimpin GRIB Jaya Kota Dumai

    Agus Tera Dapat Dukungan Dari Panglima Bungsu Yudi LHMB Dumai Selatan Untuk Pimpin GRIB Jaya Kota Dumai

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Matakompas.Com DUMAI – Panglima Bungsu Yudi dari Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Dumai Selatan menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh Agus Tera agar tetap memimpin GRIB Jaya di Kota Dumai.03/04/26 Menurut Yudi, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen dan loyalitas terhadap kepemimpinan Agus Tera yang dinilai mampu menjaga arah organisasi serta memperkuat peran GRIB Jaya di […]

  • Peran Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dalam Perayaan Pekan Suci Minggu Palma

    Peran Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dalam Perayaan Pekan Suci Minggu Palma

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    SEBATIK,JARRAKPOS.COM — Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 11 Kostrad Pos Bukit Keramat turut ambil bagian dalam perayaan Pekan Suci Minggu Palma di Gereja St. Petrus Lourdes, Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini juga melibatkan personel Koramil 0911-02/Sbt dan Polsubsektor Ajikuning sebagai bentuk sinergi antar instansi dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat perbatasan. Partisipasi […]

  • Masyarakat Cek informasi Resmi  dari Polri

    Masyarakat Cek informasi Resmi dari Polri

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 810
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, membantah kabar yang menyebutkan bahwa mulai April 2025, polisi akan langsung menyita kendaraan dengan STNK mati atau yang terkena tilang. Fakta dari Korlantas – Tidak ada aturan baru soal penyitaan kendaraan setelah tilang. – Tilang tetap dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. – Pemilik kendaraan […]

  • I Wayan Tagel Winarta Tegaskan Tata Ruang Tak Boleh Dilanggar, Pansus TRAP DPRD Bali Bedah Legalitas Kawasan Handara

    I Wayan Tagel Winarta Tegaskan Tata Ruang Tak Boleh Dilanggar, Pansus TRAP DPRD Bali Bedah Legalitas Kawasan Handara

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Anggota DPRD Provinsi Bali dari Daerah Pemilihan (Dapil) Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan tata ruang dan perizinan merupakan prinsip yang tidak bisa ditawar, terlebih pada kawasan dengan risiko lingkungan tinggi seperti Handara Golf & Resort di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Penegasan tersebut mengemuka dalam Rapat […]

expand_less