Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sekretaris Komisi I DPRD Bali Soroti WNA, Penataan Wilayah hingga Peredaran Narkoba di Karangasem dalam Rapat Koordinasi Keamanan Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Oka Antara, menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali, mulai dari penataan lingkungan, keberadaan warga negara asing (WNA) yang diduga tidak menghormati adat dan budaya setempat, hingga maraknya peredaran narkotika yang mengancam generasi muda di Kabupaten Karangasem.

Pernyataan tersebut disampaikan Oka Antara saat Rapat Koordinasi Pengamanan dan Ketertiban Masyarakat terkait Aksi Kriminalitas yang Terjadi di Bali, yang digelar Komisi I DPRD Provinsi Bali di Ruang Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (13/7/2026).

Rapat tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Bali, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepolisian, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Badan Intelijen Daerah, Kesbangpol, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Satpol PP, Majelis Desa Adat (MDA), Pecalang Provinsi Bali, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam forum tersebut, Oka Antara terlebih dahulu menyinggung perlunya penataan fasilitas dan kawasan publik agar terlihat lebih tertib dan rapi. Menurutnya, berbagai sarana pendukung di lapangan perlu segera dibenahi sehingga menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan tertata.

Ia menilai penertiban terhadap berbagai fasilitas maupun atribut yang semrawut harus menjadi perhatian pemerintah daerah bersama Satpol PP agar wajah kawasan publik di Bali tetap mencerminkan daerah tujuan wisata yang bersih, tertib, dan berbudaya.

Selain persoalan penataan wilayah, Oka Antara juga mengungkapkan adanya laporan masyarakat yang diterimanya saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Karangasem. Laporan tersebut berkaitan dengan keberadaan seorang WNA yang disebut-sebut kurang menghormati keberadaan desa adat dan aktivitas adat setempat.

Menurutnya, berdasarkan informasi masyarakat, WNA tersebut dinilai tidak pernah berbaur dengan lingkungan adat maupun mengikuti kegiatan adat di wilayah tempat tinggalnya. Komunikasi dengan warga pun selama ini hanya dilakukan melalui karyawan yang bekerja bersamanya sehingga menimbulkan jarak dengan masyarakat sekitar.

“Setelah kami turun ke lapangan, masyarakat menyampaikan berbagai keluhan. Ada WNA yang tinggal di sana, tetapi dinilai tidak pernah terlibat dalam kehidupan adat maupun kegiatan masyarakat. Hal-hal seperti ini tentu perlu mendapat perhatian,” ujar Oka Antara.

Ia juga menyoroti aktivitas WNA tersebut yang disebut melakukan transaksi jual beli properti serta pembangunan rumah baru di wilayah tersebut. Menurutnya, kondisi demikian perlu menjadi perhatian instansi terkait untuk memastikan seluruh aktivitas yang dilakukan telah sesuai dengan ketentuan hukum dan perizinan yang berlaku.

Oka Antara meminta pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali melakukan pengawasan lebih intensif terhadap aktivitas WNA di Bali agar tetap menghormati norma, budaya, dan aturan yang berlaku di Pulau Dewata.

Persoalan lain yang mendapat perhatian serius adalah maraknya penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan masyarakat, peredaran narkoba di wilayah tersebut sudah berlangsung secara terbuka dan melibatkan banyak kalangan usia muda.

Menurutnya, aktivitas transaksi narkoba disebut terjadi secara terang-terangan sehingga sangat mengkhawatirkan bagi masa depan generasi muda di kawasan tersebut.

“Kami menerima laporan bahwa peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Kubu sudah sangat memprihatinkan. Banyak anak-anak muda yang seharusnya memiliki masa depan cerah justru terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Ia menambahkan, aparat penegak hukum memang telah beberapa kali melakukan penangkapan terhadap pelaku kasus narkotika di wilayah tersebut. Namun, menurutnya, upaya pemberantasan harus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak muncul kembali jaringan-jaringan baru yang terus merusak kehidupan masyarakat.

Karena itu, Oka Antara berharap sinergi antara Kepolisian, BNN, pemerintah daerah, desa adat, pecalang, hingga masyarakat terus diperkuat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sekaligus mengawasi aktivitas warga negara asing yang berada di Bali.

Ia menegaskan, menjaga keamanan Bali tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar Pulau Dewata tetap menjadi daerah yang aman, tertib, serta mampu menjaga kelestarian adat, budaya, dan masa depan generasi mudanya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSN Ngada Hentikan Langkah Persab Belu, Laga Sarat Dendam Berakhir 1–0

    PSN Ngada Hentikan Langkah Persab Belu, Laga Sarat Dendam Berakhir 1–0

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 28
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Harapan besar publik Belu untuk melihat Laskar Manuaman Lakaan menjejak semifinal ETMC 2025 kembali kandas. Di laga 8 besar yang berlangsung panas di Stadion Marilonga, Persab Belu harus mengakui keunggulan PSN Ngada dengan skor tipis 1–0. Kekalahan ini terasa semakin pahit karena sejarah panjang kedua tim menyimpan luka yang belum sembuh bagi Belu. […]

  • Berikan Keterangan Tertulis di Sidang Pemalsuan Surat, Saksi Ahli Kupas Praktik Mafia Tanah Charlie Chandra

    Berikan Keterangan Tertulis di Sidang Pemalsuan Surat, Saksi Ahli Kupas Praktik Mafia Tanah Charlie Chandra

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TANGERANG – Kupas tuntas dugaan praktik mafia tanah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) bacakan keterangan saksi ahli Prof. Agus Trihartono dalam sidang lanjutan terdakwa Charlie Chandra di Pengadilan Negeri Tangerang, Jumat 18 Juli 2025. Keterangan tersebut dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum lantaran Agus Trihartono, sedang mengikuti Audience Monetization sehingga tidak dapat hadir dalam persidangan secara langsung […]

  • ASEAN IP Office Leaders Retreat AWGIPC, Perkuat Arah Implementasi Rencana Aksi KI ASEAN 2026–2030

    ASEAN IP Office Leaders Retreat AWGIPC, Perkuat Arah Implementasi Rencana Aksi KI ASEAN 2026–2030

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BALI, Matakompas.com – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum Republik Indonesia membuka rangkaian kegiatan ASEAN IP Office Leaders Retreat di Padma Resort Legian Bali, pada hari Minggu 5 April 2026. Kegiatan ini menjadi forum awal sebelum pertemuan utama Asean Working Group on Intellectual Property Cooperation (AWGIPC) yang akan diikuti seluruh delegasi kawasan ASEAN. […]

  • Musda XV ASITA Bali: Putu Winastra Tegaskan Komitmen ASITA Majukan Pariwisata Bali Perkuat Profesionalisme Biro Wisata

    Musda XV ASITA Bali: Putu Winastra Tegaskan Komitmen ASITA Majukan Pariwisata Bali Perkuat Profesionalisme Biro Wisata

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BADUNG, Matacompas.com – Ketua DPD Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali, I Putu Winastra, menegaskan komitmen organisasinya untuk memperkuat profesionalisme biro perjalanan wisata sekaligus mendorong pariwisata Bali yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan Winastra dalam Musyawarah Daerah (Musda) XV ASITA Bali Tahun 2026 yang digelar di Hotel InterContinental […]

  • Gubernur Koster: Media Kunci Sukseskan 100 Tahun Bali Era Baru

    Gubernur Koster: Media Kunci Sukseskan 100 Tahun Bali Era Baru

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com  – Media massa dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung arah pembangunan jangka panjang Provinsi Bali. Peran media menjadi kunci dalam mengawal transformasi besar Bali menuju masa depan yang berkelanjutan dan berakar pada nilai budaya. Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, saat menggelar ramah tamah bersama insan pers di Rumah Jabatan Gubernur, Gedung […]

  • Perumda Denpasar Tegaskan Titik Parkir Resmi Hanya 700, Siapkan Rasionalisasi dan Perketat Pengawasan

    Perumda Denpasar Tegaskan Titik Parkir Resmi Hanya 700, Siapkan Rasionalisasi dan Perketat Pengawasan

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR — Julukan Denpasar sebagai kota dengan “seribu parkir” atau bahkan “sejuta parkir” yang berkembang di tengah masyarakat mendapat penjelasan dari Perumda Bhukti Praja Sewakadarma Kota Denpasar. Direktur Utama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma Kota Denpasar, I Nyoman Putrawan, menegaskan jumlah titik parkir yang secara resmi dikelola pihaknya tidak mencapai angka tersebut. Berdasarkan pendataan dan kontrak […]

expand_less