Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sekretaris Komisi I DPRD Bali Soroti WNA, Penataan Wilayah hingga Peredaran Narkoba di Karangasem dalam Rapat Koordinasi Keamanan Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Oka Antara, menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali, mulai dari penataan lingkungan, keberadaan warga negara asing (WNA) yang diduga tidak menghormati adat dan budaya setempat, hingga maraknya peredaran narkotika yang mengancam generasi muda di Kabupaten Karangasem.

Pernyataan tersebut disampaikan Oka Antara saat Rapat Koordinasi Pengamanan dan Ketertiban Masyarakat terkait Aksi Kriminalitas yang Terjadi di Bali, yang digelar Komisi I DPRD Provinsi Bali di Ruang Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (13/7/2026).

Rapat tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Bali, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepolisian, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Badan Intelijen Daerah, Kesbangpol, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Satpol PP, Majelis Desa Adat (MDA), Pecalang Provinsi Bali, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam forum tersebut, Oka Antara terlebih dahulu menyinggung perlunya penataan fasilitas dan kawasan publik agar terlihat lebih tertib dan rapi. Menurutnya, berbagai sarana pendukung di lapangan perlu segera dibenahi sehingga menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan tertata.

Ia menilai penertiban terhadap berbagai fasilitas maupun atribut yang semrawut harus menjadi perhatian pemerintah daerah bersama Satpol PP agar wajah kawasan publik di Bali tetap mencerminkan daerah tujuan wisata yang bersih, tertib, dan berbudaya.

Selain persoalan penataan wilayah, Oka Antara juga mengungkapkan adanya laporan masyarakat yang diterimanya saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Karangasem. Laporan tersebut berkaitan dengan keberadaan seorang WNA yang disebut-sebut kurang menghormati keberadaan desa adat dan aktivitas adat setempat.

Menurutnya, berdasarkan informasi masyarakat, WNA tersebut dinilai tidak pernah berbaur dengan lingkungan adat maupun mengikuti kegiatan adat di wilayah tempat tinggalnya. Komunikasi dengan warga pun selama ini hanya dilakukan melalui karyawan yang bekerja bersamanya sehingga menimbulkan jarak dengan masyarakat sekitar.

“Setelah kami turun ke lapangan, masyarakat menyampaikan berbagai keluhan. Ada WNA yang tinggal di sana, tetapi dinilai tidak pernah terlibat dalam kehidupan adat maupun kegiatan masyarakat. Hal-hal seperti ini tentu perlu mendapat perhatian,” ujar Oka Antara.

Ia juga menyoroti aktivitas WNA tersebut yang disebut melakukan transaksi jual beli properti serta pembangunan rumah baru di wilayah tersebut. Menurutnya, kondisi demikian perlu menjadi perhatian instansi terkait untuk memastikan seluruh aktivitas yang dilakukan telah sesuai dengan ketentuan hukum dan perizinan yang berlaku.

Oka Antara meminta pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali melakukan pengawasan lebih intensif terhadap aktivitas WNA di Bali agar tetap menghormati norma, budaya, dan aturan yang berlaku di Pulau Dewata.

Persoalan lain yang mendapat perhatian serius adalah maraknya penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan masyarakat, peredaran narkoba di wilayah tersebut sudah berlangsung secara terbuka dan melibatkan banyak kalangan usia muda.

Menurutnya, aktivitas transaksi narkoba disebut terjadi secara terang-terangan sehingga sangat mengkhawatirkan bagi masa depan generasi muda di kawasan tersebut.

“Kami menerima laporan bahwa peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Kubu sudah sangat memprihatinkan. Banyak anak-anak muda yang seharusnya memiliki masa depan cerah justru terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Ia menambahkan, aparat penegak hukum memang telah beberapa kali melakukan penangkapan terhadap pelaku kasus narkotika di wilayah tersebut. Namun, menurutnya, upaya pemberantasan harus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak muncul kembali jaringan-jaringan baru yang terus merusak kehidupan masyarakat.

Karena itu, Oka Antara berharap sinergi antara Kepolisian, BNN, pemerintah daerah, desa adat, pecalang, hingga masyarakat terus diperkuat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sekaligus mengawasi aktivitas warga negara asing yang berada di Bali.

Ia menegaskan, menjaga keamanan Bali tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar Pulau Dewata tetap menjadi daerah yang aman, tertib, serta mampu menjaga kelestarian adat, budaya, dan masa depan generasi mudanya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi Golkar dan Fraksi Gerindra-PSI Kompak Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali, Pengawasan Tata Ruang Dinilai Jadi Alarm Penyelamatan Bali

    Fraksi Golkar dan Fraksi Gerindra-PSI Kompak Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali, Pengawasan Tata Ruang Dinilai Jadi Alarm Penyelamatan Bali

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DENPASAR – Keberadaan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali mendapat sorotan dalam Rapat Paripurna ke-43 DPRD Provinsi Bali, Jumat (10/7/2026). Dalam penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025, baik Fraksi Partai Golkar maupun Fraksi Gerindra-PSI secara terbuka menilai kerja pengawasan Pansus […]

  • Bongkar Kronologi! Isu Polri vs Kejaksaan yang Mengguncang Indonesia

    Bongkar Kronologi! Isu Polri vs Kejaksaan yang Mengguncang Indonesia

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam beberapa hari terakhir, jagat media sosial dipenuhi berbagai unggahan dengan narasi “Polri vs Kejaksaan”. Isu tersebut menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan setelah serangkaian peristiwa hukum yang melibatkan aparat dari kedua institusi berlangsung hampir bersamaan. Narasi yang berkembang bahkan menyebut telah terjadi “perang dingin” antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) […]

  • Bupati SBS: Kalau Batangnya Miring, Pohonnya Bisa Tumbang, Malaka Harus Bangun APBD yang Sehat dan Berakar Kuat

    Bupati SBS: Kalau Batangnya Miring, Pohonnya Bisa Tumbang, Malaka Harus Bangun APBD yang Sehat dan Berakar Kuat

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 16
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH, atau yang akrab disapa SBS, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah dalam pengelolaan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Menurutnya, keseimbangan itu ibarat pohon yang berdiri tegak, jika batangnya miring, maka seluruh pohon bisa tumbang. “Kalau batangnya miring ke satu sisi, maka pohonnya […]

  • Viral Manusia Silver Todong Pengendara dengan Pisau di Kuta, Unit Reskrim Polsek Kuta Bergerak Cepat Amankan Pelaku

    Viral Manusia Silver Todong Pengendara dengan Pisau di Kuta, Unit Reskrim Polsek Kuta Bergerak Cepat Amankan Pelaku

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, MataKompas.com – Unit Reskrim Polsek Kuta berhasil mengungkap kasus penodongan pisau yang dilakukan seorang manusia silver terhadap pengguna jalan di kawasan Traffic Light Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sunset Road, Kuta, Badung, Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial Instagram dan meresahkan masyarakat. Kapolsek Kuta KOMPOL Laksmi Trisnadewi Wieryawan, S.H., S.I.K., bersama Kanit Reskrim […]

  • Dari Keringat Lahir Juara, Dari Karakter Lahir Pemimpin: Resep Dispora Cetak Generasi Emas

    Dari Keringat Lahir Juara, Dari Karakter Lahir Pemimpin: Resep Dispora Cetak Generasi Emas

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Olahraga ternyata bukan hanya sekadar aktivitas fisik yang menghasilkan keringat, melainkan sebuah wahana pendidikan karakter yang esensial bagi pembentukan generasi muda. Kadispora Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, meyakini bahwa setiap tetes keringat yang jatuh di lapangan adalah investasi berharga bagi masa depan pemuda Bengkulu. “Disiplin, kerja keras, sportivitas, dan ketahanan mental adalah nilai-nilai […]

  • Olahraga Bukan Sekadar Medali: Dispora Bengkulu Tempa Pemuda Jadi Pemimpin Masa Depan

    Olahraga Bukan Sekadar Medali: Dispora Bengkulu Tempa Pemuda Jadi Pemimpin Masa Depan

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com -Olahraga bukan hanya tentang meraih medali atau memecahkan rekor, tetapi juga tentang membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan. Kadispora Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, melihat olahraga sebagai wahana penting untuk mempersiapkan pemuda sebagai agen perubahan di masa depan. “Olahraga itu kawah candradimuka. Di sana, pemuda ditempa dengan nilai-nilai luhur seperti disiplin, kerja sama tim, sportivitas, […]

expand_less