Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gubernur Koster Saksikan Parade Gong Kebyar Dewasa PKB XLVIII 2026, Bangli dan Denpasar Suguhkan Spiritualitas serta Kekuatan Tradisi Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri pementasan Utsawa (Parade) Gong Kebyar Dewasa dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar, Rabu (1/7) malam. Di hadapan ribuan penikmat seni, dua duta seni dari Kabupaten Bangli dan Kota Denpasar menampilkan karya-karya yang memadukan kekuatan tradisi, spiritualitas, dan kreativitas dalam bingkai seni pertunjukan Bali.

Kehadiran Gubernur Koster yang didampingi jajaran kurator PKB menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah seniman dan penonton memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berfoto bersama di sela-sela berlangsungnya pertunjukan.

Pada kesempatan itu, Duta Kabupaten Bangli yang diwakili Sekaa Gong Tirta Nirmala uUlundanu Batur, Desa Adat Songan, Kecamatan Kintamani, tampil bersama Sanggar Seni Semara Budaya, Banjar Badak Sari, Desa Sumerta Klod, Denpasar Timur, sebagai duta pendamping.

Penampilan pembuka Bangli menghadirkan Tari Ratu Kebasan, sebuah garapan yang mengangkat ritual sakral masyarakat Desa Songan. Karya ini menggambarkan perjalanan manusia menuju penyucian diri melalui proses spiritual yang diawali dengan gerak-gerak tenang, kemudian berkembang menjadi dinamika penuh energi ketika kekuatan suci hadir dalam prosesi kerauhan.

Melalui koreografi yang sarat simbol, tarian tersebut memperlihatkan transformasi batin manusia dalam melepaskan ego dan menyerahkan diri kepada kehendak alam semesta. Gerak spontan, lompatan, hingga hentakan yang intens membangun atmosfer magis yang menjadi ciri utama tradisi sakral tersebut.

Sementara itu, Duta Kota Denpasar membuka penampilannya dengan Tari Banda Yowana, sebuah tari kreasi yang lahir pada 1987. Karya ini mengisahkan sekelompok pemuda yang terikat dalam semangat organisasi, kebersamaan, dan persaudaraan.

Melalui komposisi gerak yang dinamis dan serempak, tarian tersebut merepresentasikan semangat generasi muda dalam membangun solidaritas sekaligus menjaga warisan estetika Tari Bangdu yang menjadi sumber inspirasi utama penciptaannya.

Pada sajian pamungkas, kedua duta seni kembali menampilkan karya monumental bernuansa magis yang mendapat apresiasi meriah dari penonton.

Bangli mempersembahkan garapan Merujaklalang, sebuah interpretasi artistik atas ritus sakral masyarakat Desa Songan yang menjadi bagian penting dalam rangkaian upacara pengabenan sekaligus identitas budaya desa Bali Aga tersebut.

Pertunjukan menampilkan prosesi perebutan rumput ilalang sebagai simbol penyucian yang dikemas melalui tata gerak maskulin, dinamika gong kebyar, serta ritme dramatik. Simbol perebutan “rujak” dimaknai sebagai penghancuran ego jasmani menuju pemurnian jiwa, sebelum bermuara pada sukacita sebagai lambang keikhlasan menerima kematian sebagai proses transformasi spiritual.

Adapun Duta Kota Denpasar menutup penampilannya melalui fragmentari Tamtam, yang mengangkat kisah spiritual dua atma, Gina dan Gidul.

Dalam cerita tersebut, Gidul bereinkarnasi menjadi pengembara suci bernama Tamtam, murid Aji Saka dari Pulau Jawa, sementara Gina bereinkarnasi menjadi Dewi Aryeswara di Kerajaan Mesir. Pertemuan keduanya bermula dari sebuah sayembara, namun berkembang menjadi perjalanan spiritual menuju penyatuan nilai-nilai Siwa-Buddha.

Melalui alur dramatik yang sarat pesan filosofis, fragmentari ini menegaskan bahwa perjalanan hidup manusia pada akhirnya merupakan proses penyucian diri melalui pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran dharma hingga mencapai pelepasan menuju swargaloka.

Gubernur Koster sendiri mengapresiasi Parade Gong Kebyar Dewasa malam itu yang kembali menunjukkan bahwa Pesta Kesenian Bali tidak hanya menjadi ruang apresiasi seni pertunjukan, tetapi juga wahana pelestarian nilai-nilai spiritual, sejarah, dan identitas budaya Bali yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya melalui karya-karya kreatif berakar kuat pada tradisi.(*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Amandari ke Senayan, I Putu Sudiartana Hadiri Reuni Akbar Pegawai Amandari Ubud 2026

    Dari Amandari ke Senayan, I Putu Sudiartana Hadiri Reuni Akbar Pegawai Amandari Ubud 2026

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    GIANYAR – Reuni pegawai dan mantan pegawai Hotel Amandari Ubud bertajuk Amandari Temu Kangen 2026 menjadi momentum istimewa untuk mengenang perjalanan panjang para insan perhotelan yang pernah mengabdikan diri di salah satu hotel mewah terbaik di Bali. Acara tersebut digelar pada Minggu, 31 Mei 2026, mulai pukul 16.00 WITA di Mango Lango Lake, Bitera, Gianyar. […]

  • SOUL Reflection Sentuh Hati Guru dan Warga Bogor dalam Aksi “Buka Lembaran Baru”

    SOUL Reflection Sentuh Hati Guru dan Warga Bogor dalam Aksi “Buka Lembaran Baru”

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BOGOR, Matakompas.com – Di tengah ritme hidup yang semakin cepat dan penuh tekanan, ruang untuk berhenti sejenak dan mendengarkan diri sendiri terasa semakin langka. Namun suasana berbeda hadir di RA Al Ittihad, Kecamatan Bogor Utara, Sabtu (2/5), ketika Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) bersama SOUL Action menggelar kegiatan refleksi bertajuk “Buka Lembaran Baru”. Kegiatan yang […]

  • Pj Bupati Cirebon Luncurkan Buku “Bunga Setaman” Sebagai Simbol Kasih Ibu

    Pj Bupati Cirebon Luncurkan Buku “Bunga Setaman” Sebagai Simbol Kasih Ibu

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, secara resmi meluncurkan buku Bunga Setaman dalam acara yang digelar oleh Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Jumat (24/1/2025). Buku ini menjadi karya pertama TP PKK Kabupaten Cirebon yang merangkum makna kasih ibu dalam simbolisasi bunga. Wahyu mengapresiasi terbitnya buku ini sebagai […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Geram Satpol PP Tidak Ada Kinerja!!! Pelanggaran Depan Mata di Kawasan Reklamasi Terselubung Caplok Lahan Tahura Tidak di Pol PP Line

    Pansus TRAP DPRD Bali Geram Satpol PP Tidak Ada Kinerja!!! Pelanggaran Depan Mata di Kawasan Reklamasi Terselubung Caplok Lahan Tahura Tidak di Pol PP Line

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali geram atas kinerja Satpol PP Provinsi Bali yang tidak serius menindaklanjuti rekomendasi resmi DPRD Bali terkait pelanggaran tata ruang di kawasan Konservasi. Hal tersebut terungkap, saat Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr. (C) Made Supartha S.H.,M.H., memimpin Sidak didampingi […]

  • Mangrove Ditukar, Data Tak Sinkron: Gede Harja Astawa Minta Kasus Diusut Tuntas

    Mangrove Ditukar, Data Tak Sinkron: Gede Harja Astawa Minta Kasus Diusut Tuntas

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengungkap temuan krusial dalam inspeksi mendadak (sidak) terkait dugaan tukar guling lahan mangrove oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID). Dalam sidak yang digelar di Kantor Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, Rabu (22/4/2026), pansus menemukan adanya ketimpangan signifikan antara kewajiban perusahaan […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Masjid

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Masjid

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 715
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pemtas Yonarmed 11 Kostrad dari Pos Sei Kaca bersama masyarakat Desa Sei Bolong menggelar kegiatan karya bakti berupa pembersihan Masjid Baitut Taqwa. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat perbatasan. Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, menyampaikan bahwa kegiatan ini […]

expand_less