Breaking News
light_mode
Trending Tags

Soal Perbedaan Pendapat di Internal Pansus TRAP, Ketua DPRD Bali Tegaskan Hanya Rekomendasi Resmi yang Menjadi Acuan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Polemik perbedaan pandangan yang muncul di internal Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terkait pengawasan terhadap aktivitas PT Bali Turtle Island Development (BTID) di kawasan KEK Kura-Kura Bali mendapat perhatian serius dari pimpinan DPRD Bali. Ketua DPRD Bali menegaskan bahwa hanya rekomendasi yang telah melalui mekanisme resmi dan disepakati lembaga yang dapat dijadikan acuan untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah. Sikap tersebut sekaligus menegaskan pentingnya menjaga tata kelola kelembagaan DPRD agar seluruh hasil kerja pansus memiliki legitimasi politik dan hukum yang kuat.

Perbedaan pandangan tersebut mencuat setelah Pansus TRAP melakukan serangkaian pengawasan terhadap pengelolaan kawasan yang dikembangkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) di Pulau Serangan. Dalam prosesnya, muncul sejumlah dinamika mengenai mekanisme penyampaian hasil kerja pansus, termasuk rekomendasi yang berkaitan dengan dugaan persoalan tata ruang, aset daerah, lingkungan hidup, hingga perizinan di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali.

Pimpinan DPRD Bali mengingatkan bahwa fungsi pansus pada dasarnya adalah memberikan rekomendasi kepada lembaga DPRD, bukan mengambil keputusan yang bersifat final. Karena itu, setiap hasil pengawasan harus terlebih dahulu dibahas secara internal, disampaikan kepada pimpinan DPRD, kemudian dibahas dalam mekanisme kelembagaan sebelum diteruskan kepada Gubernur Bali sebagai mitra kerja DPRD untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah.

Di sisi lain, Pansus TRAP tetap berpendapat bahwa pengawasan terhadap kawasan KEK Kura-Kura Bali merupakan bagian dari fungsi konstitusional DPRD. Ketua Pansus TRAP, I Made Supartha, sebelumnya menegaskan bahwa status KEK tidak menghapus kewajiban setiap pihak untuk mematuhi berbagai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk aturan lingkungan hidup, tata ruang, perlindungan kawasan suci, konservasi mangrove, dan perlindungan kawasan pesisir. Menurutnya, investasi harus berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan, budaya, dan kepentingan masyarakat Bali.

Perdebatan juga sempat berkembang terkait langkah-langkah pengawasan yang dilakukan Pansus TRAP di lapangan. Sejumlah pimpinan DPRD menilai setiap tindak lanjut terhadap temuan pansus harus dilakukan melalui prosedur resmi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, sedangkan pihak Pansus TRAP menegaskan seluruh langkah yang mereka lakukan bertujuan memastikan investor dan pengelola kawasan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku serta menghindari potensi pelanggaran di kemudian hari.

Meski terjadi perbedaan pendapat, DPRD Bali menegaskan bahwa dinamika tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi dan pengawasan yang sehat. Pada akhirnya, seluruh hasil kerja Pansus TRAP akan bermuara pada rekomendasi resmi lembaga DPRD Bali yang kemudian menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah lanjutan terkait pengelolaan kawasan KEK Kura-Kura Bali yang dikelola PT Bali Turtle Island Development (BTID). Dengan demikian, kepastian hukum, perlindungan lingkungan, keberlanjutan investasi, serta kepentingan masyarakat Bali tetap dapat berjalan secara seimbang.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sulsel Juara Tiga Soekarno Cup 2025 Berkat Hattrick Wahyu Jateng Sebut Dampak Positif Turnamen

    Sulsel Juara Tiga Soekarno Cup 2025 Berkat Hattrick Wahyu Jateng Sebut Dampak Positif Turnamen

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com | Banteng Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan diri sebagai juara ketiga Liga Kampung Soekarno Cup 2025 usai menundukkan Banteng Jawa Tengah dengan skor telak 0-3 di Stadion Dipta, Gianyar, Sabtu, 13 Desember 2025. Kemenangan Sulsel ditentukan oleh penampilan gemilang Wahyu yang mencetak hattrick ke gawang Jateng. Tiga gol Wahyu tercipta masing-masing pada menit ke-37, […]

  • Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • SILPA Rp1,1 Triliun Jadi Sorotan, Komisi III DPRD Badung dan Pemkab Satukan Persepsi Demi Transparansi Pengelolaan APBD

    SILPA Rp1,1 Triliun Jadi Sorotan, Komisi III DPRD Badung dan Pemkab Satukan Persepsi Demi Transparansi Pengelolaan APBD

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BADUNG – Komisi III DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja (Raker) bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung guna membahas Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp1,1 triliun. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Gosana II DPRD Badung, Senin (13/7/2026), tersebut bertujuan membangun […]

  • Dede Yusuf Minta Kenaikan PBB di Kota Parepare Harus Ada Azas Keadilan

    Dede Yusuf Minta Kenaikan PBB di Kota Parepare Harus Ada Azas Keadilan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Pemerintah Kota Parepare, Sulawesi Selatan menghentikan penagihan pajak bumi dan bangunan (PBB) usai tagihannya melonjak drastis hingga 800%. Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf mendorong adanya asas keadilan. “Harus berkeadilan. Terutama buat masyarakat yang memang kemampuan membayarnya itu sangat kecil, sangat minim, buruh, tani, nelayan, pensiunan, guru dan lain-lain. Itu […]

  • Dispora Provinsi Bengkulu Tekankan Pentingnya Sportivitas dalam Dunia Olahraga

    Dispora Provinsi Bengkulu Tekankan Pentingnya Sportivitas dalam Dunia Olahraga

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com -Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu imbau para atlet untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan. Imbauan ini bertujuan untuk membangun atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter juara. Kepala Dispora Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.E., M.M., menekankan bahwa sportivitas adalah kunci utama dalam membangun fondasi olahraga yang kuat […]

  • Multiguna! 5 Alasan Mengapa Seiko Prospex Harus Anda Miliki

    Multiguna! 5 Alasan Mengapa Seiko Prospex Harus Anda Miliki

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 900
    • 0Komentar

    Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1965, Seiko Prospex telah menjadi salah satu seri jam tangan paling ikonik di dunia. Nama “Prospex” sendiri merupakan kependekan dari “Professional Specification”, yang menunjukkan bahwa setiap jam tangan dalam koleksi ini dirancang dengan standar tinggi untuk memenuhi kebutuhan para profesional dan pecinta petualangan. Seiko Prospex dikenal dengan keandalan, daya tahan, […]

expand_less