Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kebijakan Moneter Pasca Perry: Celah yang Menjepit Kelas Menengah

  • account_circle Admin Jakarta
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matacompas.com Jakarta – Mundurnya Perry Warjiyo dari pucuk pimpinan Bank Indonesia membuka pertanyaan jauh lebih mendasar daripada sekadar siapa penggantinya: selama masa kepemimpinannya, untuk siapa sebenarnya kebijakan moneter Indonesia dirancang dan bekerja?

Kelas menengah perkotaan — yang menyumbang 81% konsumsi rumah tangga dan 55% Produk Domestik Bruto, kini terjebak dalam jepitan dua arah.

Kebijakan moneter menekan mereka dari atas: setiap kenaikan BI Rate langsung melonjakkan beban cicilan kendaraan, KPR, hingga pembayaran sistem beli sekarang bayar nanti jutaan keluarga, sementara pendapatan mereka tidak bertumbuh sebanding. Di sisi lain, kebijakan fiskal yang bersifat populis justru melewatkan mereka dari bawah: bantuan sosial menyasar kelompok paling miskin, sementara kelas menengah tidak cukup miskin untuk mendapatkannya, namun belum cukup kaya untuk bertahan dari lonjakan biaya hidup perkotaan.

Dampaknya sudah terlihat nyata: lebih dari 9 juta orang tergelincir keluar dari kelas menengah dalam kurun waktu 2019–2023; saldo tabungan kelompok ini turun 40% dalam lima tahun; dan porsi pengeluaran untuk pangan meningkat dari 36,6% menjadi 41,3% sebuah tanda kemiskinan yang terselubung di balik wajah stabilitas makroekonomi.

Akar persoalannya bukan pada siapa yang memimpin, melainkan pada asumsi dasar penyaluran dampak kebijakan yang keliru. Bank Indonesia pernah menyuntikkan likuiditas senilai Rp424,7 triliun melalui skema Kredit Likuiditas Mandiri dengan logika sederhana: likuiditas akan berubah menjadi kredit, kredit menggerakkan UMKM, sehingga daya beli masyarakat meningkat. Namun kenyataannya, data OJK per Mei 2026 menunjukkan kredit UMKM hanya tumbuh 0,60% secara tahunan, jauh di bawah pertumbuhan kredit perbankan secara keseluruhan yang mencapai 12,6%.

Kredit untuk usaha kecil justru mengalami kontraksi. Yang justru melonjak adalah penyaluran kredit kepada BUMN sebesar 30% per tahun, serta dana yang tertampung di Surat Berharga Bank Indonesia (SRBI) yang kini mencapai Rp957 triliun 70% dipegang oleh perbankan sendiri. Likuiditas memang ada, namun terserap habis sebelum menyentuh kehidupan kelas menengah.

Pergantian pemimpin Bank Indonesia hanya akan bermakna jika disertai perubahan mendasar pada kerangka asumsi kebijakan moneter.

Selama penggantinya masih bertahan pada paham ortodoks yang mengacu pada kerangka kerja lembaga keuangan internasional seperti penargetan inflasi, kurva Phillips, dan prioritas pasar di atas segalanya maka kelas menengah akan terus menjadi pihak yang menanggung beban kebijakan yang sejak awal tidak dirancang untuk melindungi kepentingan mereka.

Oleh: Hizkia Yosias Polimpung Peneliti Geoekonomi InFast Bestari, Monash University Malaysia

  • Penulis: Admin Jakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Atensi Publik, Kejagung Harus Berani Ungkap Pejabat KLHK yang Terjerat Kasus Sawit

    Jadi Atensi Publik, Kejagung Harus Berani Ungkap Pejabat KLHK yang Terjerat Kasus Sawit

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.394
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie medorong Kejaksaan Agung segera mengungkap nama-nama pejabat di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang diduga terjerat dalam kasus korupsi tata kelola perkebunan kelapa sawit periode 2005-2024. Hal tersebut dirasa sangat penting agar publik dan masyarakat tidak bertanya-tanya, setelah beberapa pekan lalu dari […]

  • Buka Musprov INKINDO, Gubernur Koster Libatkan Konsultan dan Kontraktor Lokal dalam Pembangunan Bali

    Buka Musprov INKINDO, Gubernur Koster Libatkan Konsultan dan Kontraktor Lokal dalam Pembangunan Bali

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan Pemprov Bali saat ini tengah fokus membangun dan membenahi infrastruktur di Pulau Dewata. Pemprov memprioritaskan sumber daya lokal yang berintegritas, berkualitas dan teruji kinerjanya. Hal itu ia sampaikan saat membuka Musyawarah Provinsi XII INKINDO Bali di Hotel Prama Sanur, Rabu (6/5). Yang terdekat kata Koster, pembangunan jalan nasional […]

  • DPRD Bali Soroti Kasus Tanah Negara Bukit Ser, Gede Harja Astawa Minta Penegakan Hukum Harus Tegas dan Terbuka

    DPRD Bali Soroti Kasus Tanah Negara Bukit Ser, Gede Harja Astawa Minta Penegakan Hukum Harus Tegas dan Terbuka

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com |Kasus dugaan pemalsuan dokumen terkait penguasaan tanah negara di kawasan Bukit Ser, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, kembali menjadi perhatian publik.  Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa, menegaskan pentingnya transparansi dan ketegasan aparat kepolisian dalam menangani kasus tersebut. Menurut Gede Harja, berdasarkan laporan masyarakat, pelapor, serta LSM Gema Nusantara, […]

  • Didampingi Gubernur Koster, Kajati Bali Tegaskan Kejaksaan Hadir Melayani Lewat Bazaar Pelayanan Publik 2026

    Didampingi Gubernur Koster, Kajati Bali Tegaskan Kejaksaan Hadir Melayani Lewat Bazaar Pelayanan Publik 2026

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BADUNG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan wajah penegakan hukum yang lebih humanis melalui penyelenggaraan Bazaar Pelayanan Publik 2026 di area parkir Gedung Tsunami Center, Pasar Seni Kuta, Sabtu (4/7/2026). Mengusung tema “Melayani Masyarakat Lebih Dekat”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi berbagai instansi pemerintah dalam memberikan pelayanan terpadu secara gratis kepada masyarakat […]

  • Jaga Inflasi dan Ketersedian Pangan, Pemkab Cirebon Gelar GPM di Weru

    Jaga Inflasi dan Ketersedian Pangan, Pemkab Cirebon Gelar GPM di Weru

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-543 Kabupaten Cirebon, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Weru, Selasa (22/4/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta pengendalian laju inflasi daerah. Sambutan Bupati Cirebon Imron yang dibacakan oleh Kepala […]

  • Dr. Somvir Pertemukan CEO Patanjali dengan Ketua DPRD Bali, Usadha Bali Dilirik Dunia Internasional

    Dr. Somvir Pertemukan CEO Patanjali dengan Ketua DPRD Bali, Usadha Bali Dilirik Dunia Internasional

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR – Peluang kerja sama internasional di bidang pengembangan tanaman herbal, pengobatan tradisional, dan pendidikan kembali terbuka bagi Bali. CEO sekaligus tokoh penting di perusahaan herbal terbesar India, Patanjali Ayurved, Acharya Balkrishna, melakukan kunjungan resmi ke DPRD Bali dan bertemu Ketua DPRD Bali I Dewa Made “Jack” Mahayadnya, Kamis (4/6). Pertemuan yang berlangsung di ruang […]

expand_less