Breaking News
light_mode
Trending Tags

Minuman Premium Rp160 Juta Disorot Saat Sidak, Komisi I DPRD Bali Kecewa Bea Cukai Tolak Berikan List Barang Sitaan

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Transparansi pengelolaan barang hasil penindakan kembali menjadi perhatian publik. Komisi I DPRD Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean I Gusti Ngurah Rai, Selasa (4/8/2026), untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai.

Sidak dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali I Dewa Nyoman Rai, S.H., M.M., didampingi anggota Komisi I Dr. Somvir dan Zulfikar. Rombongan diterima Kepala Seksi Kepatuhan Internal KPPBC I Gusti Ngurah Rai, Hasmi R. Karim, beserta jajaran.

Kunjungan tersebut difokuskan pada mekanisme penindakan barang kena cukai ilegal, proses penyitaan, penyimpanan barang bukti, hingga tata kelola penyelesaian barang hasil penindakan. Komisi I menilai pengawasan diperlukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum serta memenuhi prinsip akuntabilitas dan transparansi.

Dalam sidak tersebut, rombongan DPRD melihat sejumlah barang hasil penindakan, termasuk ratusan botol minuman beralkohol berbagai merek premium yang diperkirakan memiliki nilai ratusan juta rupiah. Temuan tersebut menjadi salah satu perhatian dewan karena berkaitan dengan pengelolaan aset hasil penindakan yang menjadi bagian dari kepentingan publik.

Namun, sidak justru memunculkan persoalan baru. Komisi I mengaku tidak memperoleh daftar rinci (list) barang sitaan yang diminta dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD. Menurut penjelasan pihak Bea Cukai, data tersebut belum dapat diberikan karena proses penyidikan masih berlangsung dan terdapat kekhawatiran terhadap status keaslian barang yang masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali, I Dewa Nyoman Rai, menegaskan bahwa permintaan data dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan lembaga legislatif, sekaligus untuk memastikan pengelolaan barang sitaan dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Menurutnya, transparansi merupakan elemen penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara, terlebih ketika menyangkut barang hasil penindakan yang bernilai ekonomi tinggi.

Komisi I juga mengingatkan bahwa pelaksanaan keterbukaan informasi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Meski demikian, DPRD menyadari bahwa terdapat informasi tertentu yang dapat dikecualikan sepanjang memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan dan tidak mengganggu proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Bali, Dr. Somvir, memberikan perhatian terhadap aspek kepastian hukum dalam penanganan barang bukti. Ia mengingatkan agar aparat penegak hukum tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan tidak terburu-buru menyimpulkan status suatu barang sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

«”Saya mempertanyakan apa jaminannya. Barang bukti berupa botol-botol itu masih merupakan dugaan. Bisa saja benar, bisa juga tidak benar. Lalu bagaimana bisa langsung dinyatakan sebagai barang palsu sebelum ada pembuktian di pengadilan?” tegas Dr. Somvir.»

Menurutnya, setiap proses penyidikan harus tetap menghormati mekanisme pembuktian sebagaimana diatur dalam sistem peradilan pidana, sehingga seluruh pihak memperoleh kepastian hukum secara adil.

Komisi I menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap instansi pemerintah, termasuk Bea Cukai, guna memastikan setiap tahapan penanganan barang kena cukai ilegal dilakukan sesuai prinsip profesionalitas, akuntabilitas, transparansi, serta ketentuan hukum yang berlaku.

Sebelumnya, Bea Cukai bersama BAIS TNI berhasil menggagalkan peredaran 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Barang hasil penindakan tersebut terdiri atas MMEA golongan B dan C dari berbagai merek dengan nilai mencapai sekitar Rp12,55 miliar, sementara potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp2,14 miliar.

Operasi penindakan dilakukan oleh tim gabungan Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT, Bea Cukai Denpasar, serta BAIS TNI pada 23 Juli 2026.

Sidak Komisi I DPRD Bali ini diperkirakan akan menjadi perhatian publik karena menyangkut keseimbangan antara kepentingan penyidikan dengan tuntutan transparansi dalam pengelolaan barang sitaan oleh badan publik. Ke depan, DPRD berharap koordinasi antara lembaga pengawas dan aparat penegak hukum dapat semakin diperkuat sehingga pengawasan dapat berjalan efektif tanpa mengganggu proses hukum yang sedang berlangsung.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wayan Bawa: Rahina Kuningan Momen Teguhkan Dharma dan Harmoni Bali

    Wayan Bawa: Rahina Kuningan Momen Teguhkan Dharma dan Harmoni Bali

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Menjelang perayaan Rahina Kuningan, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Bawa, S.H., memberikan pesan spiritual yang menekankan pentingnya keteduhan batin dan penguatan nilai dharma. Ia mengajak umat Hindu menjadikan Kuningan sebagai momen penyelarasan diri di tengah dinamika kehidupan modern. Dalam pesannya, Wayan Bawa menyampaikan doa untuk […]

  • Diduga Langgar Hak Pekerja, LHMB Dumai Somasi Kontraktor Mitra Pertamina

    Diduga Langgar Hak Pekerja, LHMB Dumai Somasi Kontraktor Mitra Pertamina

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 7
    • 0Komentar

      Matakompas.Com Dumai, Maret 2026 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai secara resmi melayangkan somasi kepada perusahaan kontraktor PT Roda Dunia Teknik (RDT) yang merupakan mitra kerja PT Pertamina (Persero) RU II Dumai. Somasi tersebut dilayangkan setelah LHMB menerima pengaduan dari salah satu anggotanya yang bekerja di perusahaan tersebut […]

  • Made Supartha Ungkap Fakta Sidak Pansus TRAP: Dari 44 Hektare Kewajiban BTID, Baru 15 Sertifikat Itupun Bukan Atas Nama BTID 

    Made Supartha Ungkap Fakta Sidak Pansus TRAP: Dari 44 Hektare Kewajiban BTID, Baru 15 Sertifikat Itupun Bukan Atas Nama BTID 

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali, mengungkap temuan krusial dalam sidak terkait dugaan tukar guling lahan mangrove oleh PT BTID. Hasil pendalaman pansus menunjukkan adanya ketimpangan serius antara kewajiban perusahaan dan fakta di lapangan. Dalam sidak yang digelar Rabu (22/4/2026) di Kantor Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, […]

  • Polresta Cirebon Gelar Panen Raya Jagung Ketahanan Pangan Dalam Rangka Mendukung Program Asta Cita

    Polresta Cirebon Gelar Panen Raya Jagung Ketahanan Pangan Dalam Rangka Mendukung Program Asta Cita

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Ketahanan Pangan Polresta Cirebon Dalam Rangka Mendukung Program Asta Cita, Minggu (16/2/2025). Kegiatan tersebut bertempat di Sawah Blok Pintu Desa Sumurkondang Kec. Karangwareng Kab. Cirebon. Panen raya tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H., dan turut hadir dalam kegiatan antara […]

  • Konflik Wisata Jatiluwih Memanas, Bupati Sanjaya Janji Sampaikan Aspirasi ke Gubernur

    Konflik Wisata Jatiluwih Memanas, Bupati Sanjaya Janji Sampaikan Aspirasi ke Gubernur

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Situasi panas di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih masih terus bergulir. Setelah aksi protes dengan pemasangan seng dan plastik hitam di area persawahan, perwakilan petani dan pelaku usaha lokal akhirnya mendatangi Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, Senin (8/12), guna menyampaikan delapan tuntutan mendesak terkait penyegelan sejumlah akomodasi wisata oleh Pansus […]

  • Akmil : Berbagi Takjil untuk Masyarakat

    Akmil : Berbagi Takjil untuk Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 681
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM  – Akademi Militer (Akmil) bekerja sama dengan Bank BRI dan Hotel Trio menggelar kegiatan berbagi takjil bagi masyarakat di sekitar lingkungan Akademi Militer. Kegiatan ini berlangsung di depan Pintu Kranggan Akademi Militer dengan total 200 paket takjil yang dibagikan. Selasa(11/3/2025). Pembagian takjil dilakukan oleh tim yang terdiri dari enam Taruna dan Taruni Akmil, sembilan […]

expand_less