Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hak Ulayat Harus Dihormati, Masyarakat Adat Nabire: Jangan Atur Tanah Kami Secara Sepihak

  • account_circle Admin Jakarta
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matacompas.com Papua – Pemilik hak ulayat masyarakat adat menolak kedatangan petugas gabungan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di kawasan Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Penolakan tersebut terjadi sekira pada Selasa (4/8/2026) kemarin. Belasan pemilik hak ulayat masyarakat adat.

Perwakilan Pemilik Hak Ulayat masyarakat adat Yantris Monei dan Habel Jina mengatakan, kedatangan petugas tersebut memicu keresahan.

“Jadi kedatangan pemerintah ini dipertanyakan, karena lahan ini merupakan hak ulayat, pengusaaan Bersama atas tanah, air dan hutan yang dimiliki oleh masyarakat hukum adat secara turun-temurun,” ucap Yantris dalam keterangannya Rabu (5/8/2026).

Menurut tokoh adat perempuan Suku Wate Kampung Nifasi, hak sebagai pemilik hak ulayat memiliki wewenang untuk mengurus, memakai, dan menjaga sumber daya alam di wilayah adat mereka demi kepentingan masyarakat sekitar.

Kedatangan tersebut dilakukan tanpa komunikasi maupun pemberitahuan mengedepankan etika komunikasi dan menghormati keberadaan masyarakat adat sebagai pemilik hak atas tanah.

“Kami merasa petugas tidak perlu membuat masyarakat bertanya-tanya kedatangan petugas dengan membuat resah masyarakat kami,” terang Yantris.

Yantris menegaskan bahwa wilayah yang dimaksud merupakan tanah adat yang memiliki pemilik hak ulayat sehingga setiap kebijakan maupun kegiatan Pemerintah seharusnya diawali dengan koordinasi dan penyampaian informasi kepada para pihak yang berkepentingan.

Menurutnya, komunikasi yang baik bukan hanya bentuk penghormatan terhadap masyarakat adat tetapi juga menjadi langkah penting untuk menghindari kesalahpahaman di lapangan.

“Pemerintah harusnya memiliki etika yang baik, seharusnya menyampaikan terlebih dahulu kepada kami karena ini merupakan mata pencaharian dan sumber ekonomi kami di daerah terpencil ujung Indonesia,” tuturnya.

Sedangkan salah satu pemilik Ulayat Habel Jina, bahwa tanah adat bukanlah lahan tanpa pemilik yang dapat dikelola secara sepihak.

“Tanah ini bertuan. Ini tanah adat, bukan tanah kosong. Sebaiknya jangan datang lalu mengatur tanpa menghormati pemilik hak ulayat,” tegasnya.

  • Penulis: Admin Jakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Imron Ajak ASN Tingkatkan Disiplin Dan Loyalitas

    Bupati Imron Ajak ASN Tingkatkan Disiplin Dan Loyalitas

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 745
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Bupati Cirebon Imron memimpin apel pagi perdana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Cirebon, Senin (3/3/2025). Apel pagi ini dihadiri oleh para pejabat dan perwakilan pegawai dari beberapa perangkat daerah di lingkup Pemkab Cirebon. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan […]

  • Jaga Warisan Dunia, Agung Suyoga Minta Pengusaha Nakal di Jatiluwih Ditindak Tanpa Kompromi

    Jaga Warisan Dunia, Agung Suyoga Minta Pengusaha Nakal di Jatiluwih Ditindak Tanpa Kompromi

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Upaya penegakan tata ruang di kawasan Warisan Budaya Dunia UNESCO, Jatiluwih, Tabanan, memasuki fase yang lebih tegas. Anggota Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, Agung Suyoga, menegaskan bahwa seluruh pelanggaran yang terjadi tidak boleh hanya ditertibkan, tetapi wajib diberikan sanksi ekstra serta dikembalikan ke fungsi lahan semula. Hal itu […]

  • Ribuan Pecalang Siap Amankan Nyepi 1948 Saka, Gubernur Koster Tekankan Peran Strategis Keamanan Berbasis Desa Adat

    Ribuan Pecalang Siap Amankan Nyepi 1948 Saka, Gubernur Koster Tekankan Peran Strategis Keamanan Berbasis Desa Adat

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ribuan pecalang dari desa adat se-Bali mengikuti Gelar Agung Pacalang Bali Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (7/3). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster yang bertindak sebagai Inspektur Upacara atau Manggala Utama. Gelar Agung Pacalang tahun ini mengusung tema “Sarana Nincapang Kasukretan Jagat Bali […]

  • Sambut HUT Perak ke-25, Demokrat Bali Gelar Gerakan Langit Biru di Danau Batur: Tanam Pohon, Bersih Danau, Tebar Benih Ikan hingga Lepas Burung

    Sambut HUT Perak ke-25, Demokrat Bali Gelar Gerakan Langit Biru di Danau Batur: Tanam Pohon, Bersih Danau, Tebar Benih Ikan hingga Lepas Burung

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANGLI – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali menggelar Gerakan Langit Biru di kawasan Danau Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, penebaran benih ikan endemik, serta pelepasan burung ke habitatnya sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. […]

  • Demi Raih Puncak Prestasi, KONI dan Dispora Bengkulu Bersatu Padu Majukan Olahraga Daerah

    Demi Raih Puncak Prestasi, KONI dan Dispora Bengkulu Bersatu Padu Majukan Olahraga Daerah

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com -Mengusung ambisi untuk menorehkan prestasi gemilang di kancah olahraga nasional, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu memperkokoh jalinan kerjasama. Mereka bertekad menciptakan sinergi yang optimal dalam membina dan mengembangkan potensi atlet-atlet daerah. Dedy Ermansyah, Ketua KONI Bengkulu, menegaskan bahwa kemitraan dengan Dispora adalah fondasi utama untuk membangun […]

  • Berkat Ide Gubernur Koster, Kebijakan Ganjil Genap Mulai Kendalikan Antrean BBM di Bali

    Berkat Ide Gubernur Koster, Kebijakan Ganjil Genap Mulai Kendalikan Antrean BBM di Bali

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Penerapan kebijakan ganjil genap di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali mulai menunjukkan kondisi antrean yang lebih terkendali. Situasi ini berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya, ketika antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter dan menyebabkan kemacetan di jalan raya. Pada Sabtu (17/10/2026), sejumlah SPBU terpantau relatif lebih kondusif. Antrean kendaraan tidak […]

expand_less