Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pansus TRAP Berakhir, Dewa Rai Tegaskan Komisi I DPRD Bali Bakal Makin Garang Kawal Perizinan dan Aset

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Berakhirnya masa tugas Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali bukan menjadi akhir dari perjuangan menuntaskan berbagai persoalan tata ruang, perizinan, dan aset di Pulau Dewata. Sebaliknya, pengawasan justru akan dilanjutkan melalui komisi-komisi terkait di DPRD Bali dengan ruang gerak yang lebih luas dan penekanan yang lebih tegas terhadap rekomendasi yang belum ditindaklanjuti.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai, S.H., M.H., menegaskan bahwa Komisi I akan mengambil peran lebih besar dalam mengawal tindak lanjut hasil kerja Pansus TRAP, terutama terhadap persoalan yang berkaitan dengan perizinan dan aset.

Hal tersebut disampaikannya pada Senin (26/10/2026). Menurut Dewa Rai, berakhirnya Pansus TRAP tidak berarti pengawasan terhadap berbagai persoalan yang telah diungkap selama pelaksanaan tugas pansus ikut berhenti.

Justru, hasil kerja pansus harus menjadi pijakan untuk memperkuat pengawasan lanjutan. Berbagai rekomendasi yang belum tuntas perlu kembali ditelusuri agar mendapatkan tindak lanjut yang jelas.

“Rekomendasi-rekomendasi kita yang belum selesai, nanti Komisi I akan turun terus. Malah lebih jauh lagi Komisi I turun,” tegas Dewa Rai.

Rekomendasi Belum Tuntas, Pengawasan Bakal Dipertegas

Dewa Rai menyoroti masih adanya sejumlah rekomendasi yang belum sepenuhnya terselesaikan. Karena itu, Komisi I tidak ingin persoalan yang telah menjadi perhatian Pansus TRAP berhenti hanya pada penyampaian laporan dan rekomendasi dalam rapat paripurna DPRD Bali.

Menurutnya, tindak lanjut di tingkat komisi menjadi tahapan penting untuk memastikan hasil pengawasan legislatif memberikan dampak nyata terhadap perbaikan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam bidang perizinan dan pengelolaan aset.

Ia menegaskan, pengawasan lanjutan akan dilakukan dengan lebih mendalam dan terarah sesuai kewenangan Komisi I. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab DPRD Bali dalam mengawal berbagai persoalan yang sebelumnya telah menjadi perhatian pansus.

Dengan berakhirnya masa tugas pansus, pengawasan tidak lagi semata-mata bergantung pada keberadaan panitia khusus, tetapi dilanjutkan melalui mekanisme kerja komisi sesuai bidang masing-masing.

Dewa Rai juga menegaskan bahwa pengawasan yang lebih ketat bukan berarti menghentikan investasi maupun kegiatan pembangunan. Sebaliknya, pengawasan diperlukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai ketentuan, memenuhi persyaratan perizinan, serta memperhatikan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan Bali.

Dorong Konsep One Island Management

Selain menekankan pentingnya tindak lanjut rekomendasi, Dewa Rai juga menyoroti perlunya pendekatan pengelolaan Bali secara terpadu melalui konsep one island management atau pengelolaan satu pulau secara menyeluruh.

Menurutnya, Bali perlu dipandang sebagai satu kesatuan wilayah yang saling terhubung, sehingga penanganan persoalan tata ruang, perizinan, dan pembangunan tidak berjalan secara terpisah antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota.

Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan kebijakan pembangunan di seluruh wilayah Bali. Dengan demikian, persoalan yang berdampak lintas wilayah dapat ditangani secara lebih terintegrasi.

Konsep one island management juga menjadi relevan dalam pengawasan pemanfaatan ruang dan perizinan, mengingat perkembangan pembangunan di satu wilayah dapat memberikan dampak terhadap wilayah lainnya.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota perlu diperkuat agar pengelolaan pembangunan tetap sejalan dengan kebijakan tata ruang dan kepentingan Bali secara keseluruhan.

Komisi I Siap Melanjutkan Estafet Pengawasan

Dewa Rai menegaskan, berakhirnya Pansus TRAP harus menjadi momentum untuk memperkuat fungsi pengawasan DPRD Bali, bukan justru mengendurkan perhatian terhadap berbagai persoalan yang telah ditemukan.

Komisi I akan melanjutkan pengawasan sesuai dengan bidang kewenangannya, khususnya menyangkut perizinan dan aset. Sementara itu, persoalan lain yang berkaitan dengan bidang komisi berbeda perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dan pembagian tugas yang jelas.

Dengan mekanisme tersebut, setiap rekomendasi diharapkan memiliki arah tindak lanjut yang terukur dan dapat dievaluasi sesuai kewenangan masing-masing.

Bagi Dewa Rai, substansi utama dari kerja Pansus TRAP bukan semata-mata menghasilkan rekomendasi, melainkan memastikan rekomendasi tersebut ditindaklanjuti secara serius.

Pesannya tegas: berakhirnya Pansus TRAP bukan akhir pengawasan. Komisi I DPRD Bali justru bersiap melanjutkan langkah, memperdalam penelusuran, dan mempertegas pengawasan terhadap persoalan perizinan serta aset demi menjaga tata kelola pembangunan Bali tetap sesuai aturan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian HAM, Hapus SKCK

    Kementerian HAM, Hapus SKCK

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.045
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Ketua Komisi III DPR Habiburokhman sepakat dengan usul Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) untuk menghapus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). “Kalau saya pribadi (setuju), tapi kan saya Ketua Komisi III, tentu pendapat pribadi saya ngaruh banget ya kan. Menurut saya sih sepakat, enggak usah (ada) SKCK,” kata Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (27/3). Habiburokhman […]

  • HIPPI Bali Dorong Eksistensi Pengusaha Lokal Perkuat UMKM Lewat Digitalisasi

    HIPPI Bali Dorong Eksistensi Pengusaha Lokal Perkuat UMKM Lewat Digitalisasi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Pengusaha Pribumi memberi semangat kepada pengusaha lokal serta mendorong keberpihakan pemerintah terhadap pengembang para pengusaha lokal.   Hal tersebut sesuai visi dan misi HIPPI untuk mengangkat para pengusaha lokal agar supaya bisa go internasional global.   Oleh karenanya, HIPPI membuat berbagai macam program, agar pengusaha lokal bisa […]

  • Aksara Bali Jangan Hilang dari Kawasan Wisata, Dr. Somvir: Ubud Akan Lebih Indah dan Spiritual

    Aksara Bali Jangan Hilang dari Kawasan Wisata, Dr. Somvir: Ubud Akan Lebih Indah dan Spiritual

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DENPASAR – Penggunaan Aksara Bali di ruang publik, khususnya pada kawasan pariwisata, kembali menjadi perhatian. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali, Dr. Somvir, menegaskan Aksara Bali tidak boleh perlahan menghilang dari wajah kawasan wisata karena keberadaannya merupakan bagian penting dari identitas, estetika, budaya, hingga nilai spiritual Pulau Dewata. Sorotan tersebut mengemuka menyusul masih ditemukannya sejumlah […]

  • Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Gandeng Sungai Watch dan Relawan Bersihkan Kawasan Hutan Bakau Sidakarya

    Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Gandeng Sungai Watch dan Relawan Bersihkan Kawasan Hutan Bakau Sidakarya

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 34
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – PKK dan Posyandu kembali mengelar Gerakan Kulkul serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali, Minggu (4/10/2026). Menariknya, PKK dan Posyandu melaksanakan gerakan rutin setiap Minggu pertama setiap bulannya. Mereka terus mendorong kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Di Desa Sidakarya, Kota Denpasar, mereka memusatkan kegiatan di kawasan Hutan Bakau Pantai Sidakarya. Kegiatan melibatkan […]

  • Apel Peringatan HUT Ke-238 Kota Denpasar Walikota Jaya Negara Ajak Perkuat Harmoni dan Kolaborasi Pembangunan

    Apel Peringatan HUT Ke-238 Kota Denpasar Walikota Jaya Negara Ajak Perkuat Harmoni dan Kolaborasi Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 18
    • 0Komentar

    𝐃𝐄𝐍𝐏𝐀𝐒𝐀𝐑, 𝐌𝐚𝐭𝐚𝐊𝐨𝐦𝐩𝐚𝐬.𝐜𝐨𝐦 – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar Tahun 2026 berlangsung dalam suasana penuh antusiasme dan kebersamaan. Apel peringatan yang digelar di Lapangan Lumintang, Jumat (27/2), menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pembangunan sekaligus penguatan komitmen untuk mewujudkan harmoni dan kesejahteraan bersama. Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bertindak sebagai inspektur […]

  • Masyarakat Kritik Pelayanan Petugas Tiket Kapal Roro Rute Rupat–Dumai Kurang Efisien

    Masyarakat Kritik Pelayanan Petugas Tiket Kapal Roro Rute Rupat–Dumai Kurang Efisien

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Matakompas.Com Dumai-Sejumlah masyarakat menyampaikan kritik terhadap pelayanan petugas tiket kapal Roro pada rute Rupat–Dumai. Keluhan ini muncul akibat proses pembelian tiket yang dinilai tidak jelas dan membingungkan. Warga mengaku harus berpindah-pindah lokasi untuk mendapatkan tiket, karena tempat penjualan yang tidak tetap. 23/03/26 Kondisi tersebut dinilai menyulitkan dan membuat calon penumpang merasa tidak nyaman. “Kami harus […]

expand_less