Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mengejutkan, Durajat Beberkan Bukti Korupsi Oknum Kepala Desa Keduanan Sebesar 700 Juta.

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
  • visibility 9.107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Cirebon, Jarrakpos.com – Durajat warga Desa Keduanan Pelapor kasus dugaan korupsi beberkan bukti korupsi Rp. 539  – 700 juta yang di duga di lakukan oleh oknum Kepala Desa (Kades) Keduanan, Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Bukti yang di beberkan Durajat secara tertulis dan fisik berdasarkan data dan fakta dilapangan, pada Selasa 14 Januari 2025.

Durajat di dampingi oleh salah satu LSM anggota Aliansi Cirebon Bergerak melakukan investigasi sekaligus membeberkan fakta-fakta yang mengejutkan dilapangan.

Pengungkapan bukti mengejutkan tersebut sebagai jawaban atas pernyataan Kades (Kuwu) Desa Keduanan di salah satu Media yang mengatakan bahwa tudingan korupsi terhadap dirinya adalah tendensius yang tidak memiliki data.

Menurut Durajat pernyataan kuwu Desa Keduanan adalah sebagai bentuk pembelaan diri agar kasusnya tidak mendapatkan perhatian publik dan perhatian APH.

Durajat malah menantang balik untuk adu data secara tertulis dan fakta di lapangan, sehingga tidak ada fitnah dan tidak ada dusta diantara kita, ” tegasnya.

Beberapa yang dibeberkan Durajat dari belasan item anggaran/ pekerjaan Tahun 2021, 2022 dan 2023 yang dianggap bermasalah adalah sebagai berikut:

Rehab Jln desa menurut LKPPD, padahal bukan jalan desa, tapi jalan Kabupaten, dan sumber dana berasal dari CSR berjumlah Rp 285.000.000. Dari jumlah anggaran yang ada yang direalisasikan hanya Rp 237.600.800 yang di duga disunat Rp 47.389.200.

SILPA Tahun 2021, Rp 86.000.000, yang terpakai Rp 41.752.400, tidak ada pekerjaan nya ( fiktif) Rp 44.247.600.

Belanja barang anggaran Rp 32.700.000. yang dibelanjakan Rp 22.232.000, manipulasi kwitansi Rp 10.468.000.

Tahun 2023 dari belasan item anggaran/pekerjaan bermasalah diantara nya:
Pasangan batu irigasi dari dana bantuan Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 84.500.000 yang direalisasikan pekerjaan Rp 30.500.000, sisa anggaran Rp 54.000.000.

Pembuatan saluran air limbah anggaran Rp 33.579.960 yang direalisasikan Rp 15.231.000, sisa anggaran Rp 18.348.000.

Upah pungut kolektor pajak anggaran Rp 27.000.000, direalisasikan Rp 7000.000, sisa Rp 20.000.000.

Dari laporan pengaduan ke Kejari awal 539.000.000 (Limaratus tiga puluh sembilan juta Rupiah) saat ini menjadi lebih dari 700.000.000 ( tujuh ratus juta rupiah) karena tambahan informasi dari masyarakat.

Selain itu Durajat juga menyampaikan adanya alih fungsi tanah sawah milik aset Desa untuk dua perusahaan.

Alih fungsi ini tidak ada kejelasan secara rinci kepada masyarakat, apakah tanah tersebut di hibahkan, di sewakan, di jual atau tukar guling, belum lagi uang sewa kios yang di bangun di atas tanah milik desa yang di duga tidak masuk ke kas desa dengan bukti PAD Desa Keduanan kosong, ” kata Durajat.

Atas dasar itu Durajat mendesak agar Inspektorat segera meng audit dengan teliti dan benar, dan APH segera bertindak sesuai dengan kewenangannya untuk menegakan hukum agar hukum berjalan di Kabupaten Cirebon, tegasnya.

Menurutnya, data tersebut sudah di laporkan ke Kejari Sumber dengan data lengkap, dan ia pun siap memberikan keterangan tambahan kepada APH.

” Saya kalau ngomong tidak asal-asalan, tapi memiliki data kongkrit yang dapat di pertanggung jawabkan, ” tegasnya.

” Untuk itu tidak ada alasan Kejari tidak memproses secara hukum, karena data yang saya sampaikan ke Kejari sudah sangat komplit, dan jika masih kurang saya siap memberikan data tambahan untuk meyakinkan semua pihak demi tegaknya hukum.

Senada di sampaikan oleh Koordinator Aliansi Cirebon Bergerak Kusmin Scm saat setelah audensi di Kejari mengatakan, agar APH segera menindak secara yuridis, sehingga ada kepastian hukum, pasalnya pada Tahun 2024  sudah ada pengembalian uang yang diduga hasil korupsi sebesar Rp 200.000.000.

” Pengembalian uang tersebut adalah bukti pengakuan korupsi secara langsung dari pelaku, dan sekalipun sudah di kembalikan tidak akan menghilangkan proses hukum pidananya.

Menurut Kusmin, ia dan rekan-rekan aliansi akan mendatangi Kejari kembali untuk menanyakan progres pendalaman yang sedang di jalankan oleh Pihak Kejari Sumber.

Sementara itu Kasi Intel Kejaksaan Randi Tumpal Pardede, SH, M.H beserta jajaranya saat acara audensi dengan Aliansi Cirebon bergerak berjanji akan menindak lanjuti kasus tersebut.

” Dapat kami pastikan, pihak kami tidak akan main-main dalam menangani kasus apapun termasuk kasus ini, ” tegasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NasDem Bali Tegas Bantah Isu Merger, DPW Sebut Pemberitaan Tempo Tendensius dan Menyesatkan

    NasDem Bali Tegas Bantah Isu Merger, DPW Sebut Pemberitaan Tempo Tendensius dan Menyesatkan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Partai NasDem wilayah Bali angkat bicara menyikapi dinamika nasional yang berkembang belakangan ini. Melalui konferensi pers yang digelar di Kantor DPW NasDem Bali, Selasa (14/4/2026), jajaran pengurus menegaskan sikap resmi sekaligus membantah berbagai isu yang beredar, termasuk kabar merger partai. Ketua DPW NasDem Bali, I Nengah Senantara, menegaskan bahwa dalam dunia politik […]

  • Nota Pledoi Terduga Mafia Tanah Dibacakan Penasehat Hukum

    Nota Pledoi Terduga Mafia Tanah Dibacakan Penasehat Hukum

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TANGERANG – Agenda sidang perkara Pemalsuan Surat terdakwa Charlie Chandra kini memasuki tahap nota pledoi atau pembelaan yang dibacakan penasehat hukum terdakwa, di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (12/8/2025). Sebanyak 12 (dua belas) Penasihat hukum terdakwa membacakan pembelaan tersebut demi menguntungkan Charlie Chandra dalam sidang pemalsuan surat akta otentik tanah tersebut yang […]

  • Alit Kelakan dan Made Supartha Apresiasi Semangat Sportivitas Liga Kampung Soekarno Cup III Bali

    Alit Kelakan dan Made Supartha Apresiasi Semangat Sportivitas Liga Kampung Soekarno Cup III Bali

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR — Atmosfer semangat olahraga dan persatuan generasi muda Bali terasa begitu kuat dalam Grand Final Kejuaraan Liga Kampung Soekarno Cup III Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Stadion Ngurah Rai, Senin (25/5/2026). Turnamen sepak bola yang memperebutkan Piala Bergilir Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali dengan total hadiah sebesar Rp117 juta tersebut tidak […]

  • WNA Australia Ditahan Imigrasi Bali, Overstay Setahun

    WNA Australia Ditahan Imigrasi Bali, Overstay Setahun

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Drama panjang terkait Khetsia Meilany Finly selaku Warga Negara Asing (WNA) asal Australia keturunan Maluku menemui akhir. Setelah sempat menolak meninggalkan villa di Jalan Danau Poso No. 79 B Sanur milik Gabriella Fattori, kini hak sewa telah berpindah kepada A.A. Gede Agung Aryawan, S.T alias Gung De. Khetsia yang sebelumnya memunculkan drama […]

  • PMI Manufaktur Sentuh 46,9, Infast Bestari Dorong Percepatan Kebijakan Pemulihan ​

    PMI Manufaktur Sentuh 46,9, Infast Bestari Dorong Percepatan Kebijakan Pemulihan ​

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Indeks Pembelian Manufaktur atau Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia merosot tajam ke level 46,9 pada Juni 2026, menjadi penurunan paling signifikan dalam setahun terakhir, menurut data S&P Global yang dirilis 1 Juli lalu. Menanggapi hal ini, Direktur Riset Kebijakan Publik Infast Bestari Muhammad Ridha menilai kemerosotan ini menjadi sinyal kuat bagi Kementerian […]

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 921
    • 0Komentar

    At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings who deal with complex […]

expand_less