Breaking News
light_mode
Trending Tags

Koster Temui Menteri LH di Jakarta, Bali Diprioritaskan Jadi Model Nasional Penanganan Sampah dan PSEL

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Pemerintah Provinsi Bali terus memperkuat langkah serius dalam menuntaskan persoalan sampah dari hulu hingga hilir. Komitmen tersebut ditegaskan langsung Gubernur Bali, Wayan Koster usai melakukan pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara khusus berbagai langkah strategis penanganan sampah di Bali, termasuk percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, penguatan pengelolaan sampah berbasis sumber, hingga sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan di Pulau Dewata.

Gubernur Wayan Koster menyampaikan bahwa Menteri Lingkungan Hidup memberikan perhatian serius terhadap persoalan sampah di Bali dan menempatkan Bali sebagai prioritas nasional dalam penyelesaian persoalan lingkungan, mengingat Bali merupakan destinasi wisata utama dunia yang harus dijaga kebersihan, keindahan, dan kelestarian alamnya.

“Pak Menteri berkomitmen bahwa Bali menjadi prioritas dalam penyelesaian masalah sampah. Beliau sangat mendukung langkah-langkah penanganan sampah yang selama ini sudah dilaksanakan Pemerintah Provinsi Bali dari hulu sampai hilir,” ujar Wayan Koster.

Menurut Koster, pemerintah pusat menilai Bali telah memiliki arah kebijakan yang jelas dalam penanganan sampah berbasis sumber dan ekonomi sirkular. Berbagai regulasi daerah yang diterbitkan Pemprov Bali dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.

Di antaranya melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, yang mendorong desa, desa adat, sekolah, pasar, hotel, restoran, dan pelaku usaha melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Kebijakan tersebut diperkuat dengan pelarangan penggunaan plastik sekali pakai melalui Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 yang menjadi salah satu kebijakan lingkungan progresif di Indonesia.

Selain itu, Pemprov Bali juga terus mendorong penguatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), pengembangan bank sampah, pengelolaan sampah organik berbasis desa, hingga percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern termasuk PSEL sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap TPA.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup juga menyampaikan rencana kunjungan kerja ke Bali pada 9 Juni 2026 mendatang. Agenda tersebut akan diisi rapat koordinasi bersama Gubernur Bali, para bupati/wali kota se-Bali, serta jajaran terkait guna mempercepat langkah konkret penanganan sampah di Bali.

Rapat koordinasi nantinya akan membahas berbagai isu strategis, mulai dari penataan TPA Suwung, penguatan tata kelola sampah regional, percepatan pembangunan PSEL, hingga peninjauan langsung ke lapangan terhadap sistem pengelolaan sampah di Bali.

Kunjungan tersebut dinilai penting sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap agenda transformasi pengelolaan sampah di Bali yang selama ini menjadi perhatian publik.

Wayan Koster menegaskan bahwa penyelesaian masalah sampah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja bersama lintas pemerintah, dunia usaha, desa adat, komunitas, dan masyarakat.

Menurutnya, Bali harus menjadi contoh nasional bahkan internasional dalam pengelolaan sampah berbasis budaya, gotong royong, dan keberlanjutan lingkungan.

Menariknya, suasana pertemuan berlangsung hangat dan produktif karena Gubernur Wayan Koster dan Menteri Lingkungan Hidup diketahui sama-sama merupakan alumni Institut Teknologi Bandung. Kesamaan latar belakang tersebut dinilai memudahkan dalam menyamakan persepsi terkait arah kebijakan dan langkah nyata yang harus dilakukan untuk menuntaskan persoalan sampah di Bali.

“Sesama alumni ITB Bandung, tentu memudahkan dalam menyamakan persepsi terhadap kebijakan dan upaya nyata yang harus dilaksanakan untuk menuntaskan penyelesaian masalah sampah di Bali. Rahayu,” tutup Wayan Koster.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bongkar Habis, Ahli Ungkap Modus Pemalsuan Surat Terdakwa Mafia Tanah Charlie Chandra

    Bongkar Habis, Ahli Ungkap Modus Pemalsuan Surat Terdakwa Mafia Tanah Charlie Chandra

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TANGERANG, – Sidang lanjutan kasus pemalsuan dokumen yang melibatkan terdakwa Charlie Chandra kembali digelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Tangerang, pada Jum’at 01 Agustus 2025. ‎ ‎Pada persidangan kali ini, penasehat hukum terdakwa menghadirkan saksi ahli hukum pidana, yakni seorang akademisi hukum pidana, Prof. Sagiono, yang diriwayatkan telah berpengalaman menangani berbagai kasus pemalsuan. […]

  • Pimpinan Komisi II DPR RI Ingatkan Kepala Daerah Agar Tak Angkat Timses Jadi PPPK

    Pimpinan Komisi II DPR RI Ingatkan Kepala Daerah Agar Tak Angkat Timses Jadi PPPK

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – WAKIL Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf ingatkan agar kepala daerah seperti gubernur, bupati, wali kota terpilih tidak mengangkat tim sukses (timses) menjadi pegawai honorer atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal tersebut Dede Yusuf katakan saat berada di Komplek Parlemen Jakarta beberapa hari yang lalu, Rabu (1/1/2024) “Sebagaimana kita […]

  • Mas Botok Cs Masuk Gedung DPR, Desak RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor

    Mas Botok Cs Masuk Gedung DPR, Desak RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    JAKARTA – Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Mas Botok, bersama sejumlah perwakilan massa akhirnya berhasil masuk ke Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Masuknya Mas Botok bersama rombongan menjadi bagian dari perjuangan massa AMPB untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Sebanyak 14 perwakilan AMPB […]

  • Rutan Dumai Gelar Baksos, Donor Darah dan Pengobatan Gratis Semarakan Hut Imipas

    Rutan Dumai Gelar Baksos, Donor Darah dan Pengobatan Gratis Semarakan Hut Imipas

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 20
    • 0Komentar

      Matakompas. Com Dumai — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Dumai bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Dumai menggelar kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah, Jumat (14/11). Kegiatan yang berlangsung di Kanim Dumai ini merupakan bentuk kepedulian jajaran Pemasyarakatan dan Imigrasi terhadap masyarakat. Kegiatan […]

  • Di Balik Senyum Anak Panti, BRI Atambua Merayakan Ulang Tahun dengan Cara Paling Bermakna

    Di Balik Senyum Anak Panti, BRI Atambua Merayakan Ulang Tahun dengan Cara Paling Bermakna

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 17
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Tawa kecil dan senyum tulus anak-anak panti asuhan menjadi warna tersendiri dalam perayaan Hari Ulang Tahun BRI di Atambua. Tanpa kemeriahan berlebih, peringatan usia bank pelat merah itu justru diisi dengan langkah sederhana namun sarat makna: berbagi kasih kepada mereka yang membutuhkan. Dalam rangkaian perayaan HUT ke-130 BRI, Branch Office (BO) Atambua menyerahkan […]

  • Membangun di Bali Harus Sesuai Perda dan Budaya, Gubernur Koster Tegas Bali Bukan Tempat Pembangunan Serampangan

    Membangun di Bali Harus Sesuai Perda dan Budaya, Gubernur Koster Tegas Bali Bukan Tempat Pembangunan Serampangan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kini, perhatian publik menyoroti proyek pembangunan lift kaca di kawasan wisata Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Fasilitas vertikal yang direncanakan untuk mempermudah akses wisatawan menuju area pantai ini dinilai berpotensi mengganggu kelestarian lingkungan dan tatanan alam yang selama ini menjadi daya tarik utama destinasi unggulan Bali tersebut. Pantai Kelingking merupakan ikon […]

expand_less