Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bahas Raperda APBD 2026, Komisi II DPRD Badung Gelar Rapat Kerja

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG, Matakompas.com | Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPRD Kabupaten Badung membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Kabupaten Badung di Ruang Rapat Gosana II Lantai II Kantor Sekretariat DPRD Badung, Senin, 10 November 2025.

Ketua Komisi II DPRD Badung, I Made Sada memimpin Raker dengan menghadirkan lima Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Kepala Dinas Pariwisata Badung, I Nyoman Rudiarta, Kepala Dinas Perhubungan Badung, A.A. Ngurah Rai Yudha Dharma, Kepala Dinas Perikanan Badung, I Nyoman Suardana, Perwakilan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung serta Perwakilan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Badung, I Made Sada menyebutkan pihaknya mengundang 5 OPD yang menjadi mitra kerja Komisi II DPRD Badung, guna membahas Raperda APBD tahun 2026.

“Tadi apa yang disampaikan sudah cukup baik sesuai dengan visi misi Bapak Bupati dan Wakil Bupati Badung, bahwa kesejahteraan Krama Badung harus tercipta secara keseluruhan,” kata Made Sada.

Terkait Dinas Pariwisata, lanjutnya sudah melakukan deportasi dan penertiban atas 200h-an orang Warga Negara Asing (WNA) yang berasal dari Ukraina, Kroasia, USA dan juga Australia.

“Itu karena mereka melakukan hal-hal yang tidak patut, baik ugal-ugalan di jalan raya dan juga pelanggaran Keimigrasian mereka,” terangnya.

Untuk itu, kolaborasi secara intens antara Dinas Pariwisata Kabupaten Badung dengan Kepolisian dan Imigrasi harus ditingkatkan lagi.

“Karena kita ingin menciptakan kenyamanan daripada pariwisata yang ada di Kabupaten Badung,” paparnya.

Selain itu, pernah terjadi adanya Travel Warning dari Pemerintah Australia untuk warganya tidak datang ke Bali, karena kejadian wisatawan yang hanyut di tempat wisata, sehingga tingkat kecelakaan wisatawan asing di laut bisa diminimalisir agar tidak terjadi korban jiwa.

“Sesuai dengan usulan kami di Rapat Kerja sebelumnya sudah dipasang perlengkapan seperti jetski dan juga ditambah motor agar bisa mobilisasi dari satu tempat ke tempat lain,” urainya.

Terkait promosi pariwisata, Made Sada menyatakan pihaknya tidak boleh terlena, meski Bali sudah terkenal di dunia.

Oleh karena itu, Made Sada terus menggencarkan promosi, baik di daerah sendiri maupun promosi keluar daerah. Bahkan, sangat perlu diadakan promosi keluar negeri.

“Itu daya saing harus diutamakan, karena kita tidak ingin terjadi wacana bahwa daerah kita ditinggalkan,” tambahnya.

Selain promosi, pihaknya juga menggencarkan pelaksanaan ekonomi kreatif untuk menunjang peningkatan pariwisata di Bali, agar mencapai target kunjungan wisatawan mencapai 6,5 juta.

“Tentunya kita juga harus hati-hati tidak hanya perbanyak target, tapi juga perlu kualitas kita siapkan sarana pariwisata dan juga kualitas SDM,” kata Made Sada.

Selanjutnya, Dinas Perhubungan menitikberatkan kepada upaya antisipasi terjadinya kecelakaan di Goa Gong, supaya dibuat jalan alternatif di timur jalan untuk mencari solusi.

“Sebelum jalan itu terbangun, kita inginkan adanya portal sesuai dengan peraturan itu dibolehkan. Jika ada lewat kendaraan Damkar tentu portal itu bisa dibuka. Mudah-mudahan hal itu bisa diselesaikan,” kata Made Sada.

Sementara untuk mengatasi kemacetan, pihak Dinas Perhubungan berkolaborasi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Badung.

“Jika ada kemacetan di lampu merah itu bisa dibaca dari sistem yang ada, sehingga bisa dilakukan pengalihan arus mana lampu merah lebih panjang dan mana lampu hijau bisa diatur dari kantor,” urainya.

Selain itu, juga dilakukan penambahan lampu-lampu penerangan jalan dan ditambah lagi kedepannya.

“Kami tertarik dengan adanya Badung Terang, bahwa nanti kita akan ada kerjasama pihak ketiga, walaupun daya sama, tapi kualitas lampu tinggi. Untuk pemeliharaan dan sebagainya bisa ditanggung oleh pihak ketiga dengan perjanjian yang pendanaan lebih bisa ditekan,” tegasnya.

Tak hanya itu, Dinas Pertanian juga mengupayakan agar tidak terjadi harga turun, padahal adanya surplus hasil panen.

“Tentu Dinas Pertanian bisa menjaga harga produk tersebut dan juga ingin adanya teknologi selanjutnya bahwa bila ada produk hasil panen berlimpah bisa dibeli oleh Dinas Pertanian Badung bisa diupayakan agar hasil panen itu tidak sia-sia, contohnya gabah sudah dibeli Dinas kita,” jelasnya.

Disamping itu, juga diperlukan edukasi tentang pertanian, karena adanya pergeseran minat generasi muda. Untuk itu, perlu ditanam produk-produk organik yang bisa dijual lebih mahal.

“Dengan edukasi yang modern supaya minat anak muda untuk kembali berkegiatan di pertanian bisa ditingkatkan,” kata Made Sada.

Selanjutnya, Dinas Koperasi, pihaknya dari Komisi II DPRD Badung menekankan pengajuan izin dari 62 Desa untuk Koperasi Merah Putih sudah diupayakan, karena baru sedang berjalan ada 3 Koperasi Merah Putih, sehingga sepatutnya segera direalisasikan.

“Kita selalu memuppuk koperasi agar selalu sehat dan tidak sampai adanya hal-hal yang negatif terjadi di areal koperasi,” tegasnya lagi.

Berikutnya, Dinas Perikanan menyatakan keperluan produk perikanan itu mencapai 13 ribu ton lantaran jumlah penduduk di Kabupaten Badung sekarang sekitar 570 ribu orang.

“Dengan jumlah penduduk tersebut, maka keperluan daripada produk perikanan itu mencapai 13 ribu ton, tapi hingga saat ini sudah tercapai tingkatnya 90 ribu ton. Itu sesuai dengan kapasitas mendekati,” sebutnya.

Untuk itu pihaknya berharap mudah-mudahan keperluan perikanan tercapai di bulan Desember 2025.

“Sekarang yang dihasilkan oleh petani kita yang berkecimpung di bidang pertanian diupayakan kualitasnya agar bisa berdaya saing,” imbuhnya.

Diakui, bahwa nelayan belum banyak intens mengerjakan hal tersebut secara optimal.

Bahkan, pihaknya berharap kebutuhan perikanan bisa mencukupi kepentingan masyarakat.

“Kami harapkan Dinas Perikanan untuk menghasilkan produk-produk di laut untuk memenuhi kebutuhan dan keperluan wisatawan yang ada Badung,” pungkasnya. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PS Malaka Gelar Latihan Pemantapan Jelang Laga Penentu di Piala ETMC 2025

    PS Malaka Gelar Latihan Pemantapan Jelang Laga Penentu di Piala ETMC 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 12
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- PS Malaka menggelar sesi latihan pemantapan sebagai bagian dari persiapan menghadapi putaran ketiga Piala ETMC 2025. Latihan yang berlangsung intens di lapangan setempat itu dipantau langsung oleh para official dan Direktur Olahraga PS Malaka, dr. Dion Bria Seran, yang memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik. “Semua pemain siap tempur. Fokus kami adalah […]

  • Kanwil Ditjen Imigrasi Bali Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Keimigrasian Bagi WNA Terdampak Berjalan Baik

    Kanwil Ditjen Imigrasi Bali Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Keimigrasian Bagi WNA Terdampak Berjalan Baik

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Keberlanjutan situasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah masih terus memberikan dampak signifikan terhadap dunia penerbangan internasional. Penutupan. sejumlah jalur udara di kawasan tersebut berimbas pada pembatalan berbagai rute penerbangan dari dan menuju Bali. Merespons situasi ini, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Bali memastikan bahwa pelayanan dan pengawasan terhadap Warga Negara […]

  • Kenalkan Profesi TNI, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Terima Kunjungan Outing Class Paud Tunas Mulia

    Kenalkan Profesi TNI, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Terima Kunjungan Outing Class Paud Tunas Mulia

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM  – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Sei Ular menerima kunjungan dari anak-anak Paud Tunas Mulia, Kecamatan Sei Manggaris, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia militer kepada anak-anak sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Dalam kunjungan yang penuh antusias ini, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai perlengkapan militer, seperti seragam, senjata, dan […]

  • DPP NCW Endus Dugaan Praktik KKN di PT.PLN (Persero)

    DPP NCW Endus Dugaan Praktik KKN di PT.PLN (Persero)

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – PT PLN (Persero) kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang melibatkan Direktur Distribusi dan Direktur Utama perusahaan. Indikasi kuat mengarah pada praktik monopoli pekerjaan outsourcing oleh anak perusahaan, pelanggaran Undang-Undang Persaingan Usaha, pemusnahan peluang bagi pengusaha lokal, serta dugaan penggelembungan harga (mark-up) dalam pengadaan barang dan […]

  • Aksi Sosial Membina dan Berbagi TP Posyandu Provinsi Bali Sasar 117 Kader di Kecamatan Abang dan Kubu, Kabupaten Karangasem

    Aksi Sosial Membina dan Berbagi TP Posyandu Provinsi Bali Sasar 117 Kader di Kecamatan Abang dan Kubu, Kabupaten Karangasem

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas.com – Transformasi Posyandu melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, namun juga mencakup bidang lainnya, antara lain pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. “Tugas kader Posyandu pada intinya adalah mencatat berbagai permasalahan yang ada di masyarakat untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah […]

  • SOUL Action “Berbagi Cahaya”, Ruang Refleksi di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta

    SOUL Action “Berbagi Cahaya”, Ruang Refleksi di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com — Di tengah ritme cepat kehidupan Jakarta yang nyaris tak pernah berhenti, sekelompok masyarakat memilih melambat sejenak. Bukan sekadar berkumpul, melainkan untuk merenung, berbagi, dan menyalakan kembali cahaya dalam diri melalui kegiatan bertajuk SOUL Action “Berbagi Cahaya”, Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan yang digagas Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) bersama SOUL Community Jabodetabek […]

expand_less