Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Gubernur Koster Serahkan Seragam Buat 503 Pecalang Buleleng Siapkan Insentif Rp50 Juta per Desa Adat

Gubernur Koster Serahkan Seragam Buat 503 Pecalang Buleleng Siapkan Insentif Rp50 Juta per Desa Adat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan bantuan seragam kepada 503 pecalang dari 14 banjar adat di Desa Adat Buleleng, bertepatan dengan perayaan Tumpek Uye, Sabtu, 7 Pebruari 2026.

Penyerahan dilakukan saat pertemuan bersama pecalang di Setra Desa Adat Buleleng sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka yang ngayah tanpa pamrih.

Bantuan seragam lengkap berupa udeng, baju, kamen, hingga saput dengan nilai total Rp250 juta tersebut merupakan dukungan dari Perumda Kertha Bali Saguna. Selain untuk pecalang di Desa Adat Buleleng, bantuan serupa juga direncanakan diberikan kepada seluruh pecalang se-Bali yang jumlahnya mencapai lebih dari 20 ribu orang.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, salah satu pecalang menanyakan realisasi pemberian insentif bagi pecalang di desa adat.

Menanggapi hal itu, Gubernur Koster menegaskan pentingnya peran pecalang sebagai ujung tombak pengamanan adat sekaligus penjaga keharmonisan masyarakat Bali.

“Kontribusi pecalang sangat besar. Karena itu saya memang memikirkan bagaimana memberi perhatian yang layak kepada pecalang melalui desa adat,” kata Gubernur Koster.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Bali masih melakukan perhitungan kemampuan anggaran sehingga pemberian insentif belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Pemerintah juga tengah menyelesaikan berbagai program prioritas pembangunan.

“Mudah-mudah 2027 atau paling lambat 2028 bisa direalisasikan. Tidak bisa hanya satu kabupaten, harus se-Bali,” tegas Gubernur asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng ini.

Ia menambahkan, dana Rp50 juta per desa adat nantinya akan dialokasikan khusus sebagai insentif pecalang. Program tersebut telah masuk tahap perencanaan dan pembahasan lintas pihak.

“Saat ini masih banyak yang harus dikerjakan, seperti perbaikan jalan dan infrastruktur. Mohon sabar dulu,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Koster menekankan bahwa desa adat dan pecalang merupakan pondasi utama keberlangsungan Bali. Desa adat berperan menjaga adat, budaya, serta kearifan lokal di tengah arus modernisasi.

“Kalau tidak ada desa adat, Bali mungkin tidak bisa eksis seperti sekarang. Ini yang membedakan Bali dengan daerah lain,” papar Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini.

Kelian Desa Adat Buleleng menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Gubernur Bali kepada pecalang.
“Dukungan ini sangat berarti bagi kami, pecalang sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban desa,” ucapnya.

Pecalang Banjar Adat Kalintu I Nengah Bagus Mahendra bersama Pecalang Banjar Adat Banjar Jawa Made Dwi Arsa Nata juga mengungkapkan rasa bangga atas seragam baru yang kini seragam satu pasikian di seluruh Bali.

“Sekarang seragam sudah satu pasikian pecalang Bali, kami merasa lebih layak dan gagah,” kata Dwi Arsa.

Para pecalang berharap rencana pemberian insentif dari pemerintah dapat segera terwujud, mengingat selama ini mereka menjalankan tugas ngayah untuk kepentingan adat tanpa menerima insentif.

Turut hadir, dalam kegiatan tersebut, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra beserta istri, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya, Anggota DPRD Bali asal Buleleng Gede Kusuma Putra, Anggota DPRD Buleleng Ni Kadek Turkini, serta prajuru dan pecalang Desa Adat Buleleng. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Aksi No Viral No Justice Akhirnya Ada Jaminan Dari Kajari Cirebon Dalam Kasus Dugaan Korupsi Di Desa Keduanan.

    Melalui Aksi No Viral No Justice Akhirnya Ada Jaminan Dari Kajari Cirebon Dalam Kasus Dugaan Korupsi Di Desa Keduanan.

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.749
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Melalui Proses Panjang yang di lakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat, Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM-PENJARA) akhirnya Kasus dugaan korupsi Desa Keduanan ada jaminan dari Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajari Kabupaten Cirebon Dr. Yudhi Kurniawan. SH, M.H. Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua DPC LSM Penjara Drs. H. Agus Suratman […]

  • Warga Serangan Bongkar Dugaan SHGB Bermasalah BTID: Menang Kasasi, Sertifikat Hidup Lagi

    Warga Serangan Bongkar Dugaan SHGB Bermasalah BTID: Menang Kasasi, Sertifikat Hidup Lagi

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terkait polemik tukar guling tanah mangrove oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), Senin (11/5/2026), berlangsung panas dan penuh ketegangan. Di hadapan pimpinan dan anggota pansus, seorang warga Serangan, Siti Sapurah alias Ipung, secara terbuka […]

  • Ratusan Umat Hadiri Pengecoran Rupang Buddha Nusantara di Vihāra Buddha Sakyamuni Denpasar

    Ratusan Umat Hadiri Pengecoran Rupang Buddha Nusantara di Vihāra Buddha Sakyamuni Denpasar

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR | Sangha Theravāda Indonesia (STI) mempersiapkan berbagai program istimewa untuk menyambut perayaan 50 tahun atau Tahun Kencana pada 2026. Salah satu kegiatan utama adalah pengecoran Rupang Buddha Nusantara setinggi lima meter yang melibatkan umat Buddha dari berbagai wilayah di Indonesia. Prototipe rupang tersebut terinspirasi dari arca Buddha yang ditemukan di Candi Sewu, kompleks candi […]

  • Siswa Nedusi Raih Gelar Juara pada Lomba di Ramadhan Festival 2025 dan Soft Opening Mall Indramayu.

    Siswa Nedusi Raih Gelar Juara pada Lomba di Ramadhan Festival 2025 dan Soft Opening Mall Indramayu.

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 908
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com-Sekolah bukan hanya sebagai tempat untuk menuntut ilmu pengetahuan tapi yang lebih utama adalah membentuk karakter anak agar mempunyai talenta yang bisa menunjang kepribadiaan anak itu sendiri. SMPN 2 Sindang sebagai salah satu sekolah unggulan yang ada di Indramayu dalam pembelajarannya selalu mendorong para siswanya untuk mempunyai skill yang dapat menjadi identitas karakter dari […]

  • Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Lumpuhkan Bandar Sabu yang Berusaha Kabur.

    Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Lumpuhkan Bandar Sabu yang Berusaha Kabur.

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 750
    • 0Komentar

    LABUHANBATU Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Labuhanbatu berhasil menangkap seorang bandar narkoba yang membawa lebih dari 140 gram sabu di Jalan Pendidikan Sigambal, Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, pada Senin (24/2/2025). Kapolres Labuhanbatu, AKBP Dr. Bernhard L. Malau, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Syafrudin menjelaskan bahwa tersangka yang diamankan adalah FC(38), warga Lingkungan […]

  • Dukung Budi Pekerti Siswa, SMPN 7 Kuningan Kini Punya Masjid Sendiri

    Dukung Budi Pekerti Siswa, SMPN 7 Kuningan Kini Punya Masjid Sendiri

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 836
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Bersamaan di Bulan Ramadhan SMP Negeri 7 Kuningan kini memiliki Masjid Nurul Ilmi sebagai sarana ibadah dan pembinaan Budi Pekerti bagi siswa. Masjid tersebut diresmikan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., ditandai dengan prosesi gunting pita dan penandatanganan prasasti, Sabtu (22/3/2025). Bupati Dian mengatakan, keberadaan masjid di lingkungan sekolah dapat […]

expand_less