Breaking News
light_mode
Trending Tags

JW Marriott Payangan Distop: Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali Pastikan Tidak Anti-Investor, Hanya Anti-Pelanggaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GIANYAR, Matakompas.com | Proyek pembangunan Hotel JW Marriott di Desa Puhu, Payangan, Gianyar, resmi dihentikan sementara setelah Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali menemukan sejumlah pelanggaran serius terkait sungai, irigasi, serta dokumen perizinan, Kamis, 27 November 2025.

Keputusan penghentian diambil dalam rapat mendadak di lokasi dan langsung disetujui pihak manajemen proyek.

Sidak tersebut diikuti Kasatpol PP Provinsi Bali, Kasatpol PP Gianyar, BWS Bali–Penida, DLH Gianyar, Dinas PUPR Gianyar, Perbekel Desa Puhu, dan pihak HUMAS proyek.

Sungai Ditutup Permanen, Izin Tak Lengkap

Pansus TRAP menemukan pelanggaran penting yang dianggap mengancam lingkungan dan tata ruang.

 Ketua Fraksi Gerindra-PSI sekaligus anggota Pansus TRAP, Gede Harja Astawa, menerangkan ada aliran sungai atau irigasi yang melewati kawasan hotel dan bagian atasnya ditutup secara permanen oleh bangunan. “Ini pelanggaran serius sempadan sungai,” kata Gede Harja Astawa.

Selain itu, Pansus juga menemukan sejumlah izin yang belum dimiliki, izin tidak lengkap, serta beberapa dokumen masih menggunakan regulasi lama.

Akibat temuan ini, Pansus TRAP DPRD Bali memerintahkan penghentian seluruh aktivitas pembangunan hingga developer menunjukkan seluruh dokumen resmi dan berlaku. Pihak HUMAS proyek menyatakan sepakat dan siap mematuhi keputusan tersebut.

DPRD Bali Akan Panggil Owner JW Marriott

Untuk memastikan transparansi dan kepatuhan aturan, DPRD Bali akan memanggil owner proyek ke Kantor DPRD Provinsi Bali. Mereka diminta membawa dokumen izin asli, rencana teknis pembangunan dan komitmen tertulis terhadap kelestarian lingkungan.

Gede Harja Astawa menegaskan jika nanti terbukti lengkap dan sesuai aturan, silakan proyek dilanjutkan. Tetapi jika ditemukan pelanggaran lanjutan, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi tegas.

“Kami Tidak Anti-Investor” Sikap Fraksi Gerindra-PSI Bali

Menjawab persepsi publik bahwa DPRD Bali sering dianggap menghambat investasi, Gede Harja Astawa memberikan klarifikasi tegas:

“Saya tegaskan, Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali tidak anti-investor. Kami justru membutuhkan investor untuk memperkuat perekonomian Bali,” terangnya.

Namun ia menekankan bahwa lingkungan dan budaya Bali tidak boleh dikorbankan.

“Yang kami tolak adalah investor yang merusak lingkungan, tidak menghargai kearifan lokal, dan tidak memberi ruang bagi putra-putri Bali untuk bekerja,” kata Gede Harja Astawa.

Ia menegaskan bahwa masa depan Bali harus tetap terjaga:

“Kalau bukan kita yang menjaga lingkungan Bali, siapa lagi? Pariwisata Bali menjual keindahan alam. Maka menjaga alam adalah kewajiban moral kita bersama,” tegasnya.

Pesan Tegas untuk Investor yang Masuk Bali

Gede Harja Astawa menyampaikan tiga pesan utama:

1. Lengkapi izin dulu, baru bangun.

Jangan pakai pola ‘pukul dulu, izin belakangan’. Itu keliru.

2. Hormati alur perizinan dari bawah.

Mulai dari lingkungan dan banjar adat, desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.

3. Patuhi regulasi terbaru, bukan celah aturan lama.

“Jangan memanfaatkan bolong-bolong peraturan. Bali harus dibangun dengan tertib, bersih, dan bertanggung jawab,” paparnya.

Ia menutup dengan pesan bahwa investasi tetap dibutuhkan, namun bukan dengan mengorbankan alam dan masyarakat lokal.

“Investasi harus tumbuh tanpa mengorbankan alam, budaya, dan masa depan Bali,” pesan Gede Harja Astawa. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wantilan Tukadaya Disorot Polda Bali: Dana Rp130 Juta Diduga Raib, Kasus Korupsi BKK Badung Memanas

    Wantilan Tukadaya Disorot Polda Bali: Dana Rp130 Juta Diduga Raib, Kasus Korupsi BKK Badung Memanas

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JEMBRANA — Penanganan dugaan korupsi pembangunan Wantilan Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, dipastikan belum berhenti. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) melalui Unit Tipikor Polda Bali disebut masih serius mendalami aliran dana proyek yang bersumber dari bantuan keuangan khusus (BKK) Kabupaten Badung tahun anggaran perubahan 2023 senilai Rp630 juta. Kasus ini kembali menjadi perhatian publik […]

  • Sidang Dugaan Penipuan Rp 100 Miliar, Pengakuan Saksi Dituding Janggal 

    Sidang Dugaan Penipuan Rp 100 Miliar, Pengakuan Saksi Dituding Janggal 

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM – Kasus dugaan penipuan senilai Rp 100 miliar dengan terdakwa Miming Theniko kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis 9 Januari 2025. Sidang yang dipimpin oleh Hakim Tuty Haryati menghadirkan saksi Tjindriawaty Halim, istri pelapor The Siauw Thjiu, yang memberikan keterangan mengenai mekanisme transfer dan pencairan cek terkait transaksi senilai lebih dari Rp 100 […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersama Warga Panen Padi

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersama Warga Panen Padi

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.259
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Lumbis bersama warga Desa Duyan Kec Lumbis Hulu Kab Nunukan melaksanakan panen padi gunung secara gotong royong di Sentra Ketahanan Pangan desa binaan Pos Lumbis, Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat serta mendukung ketahanan pangan di wilayah perbatasan. Selasa(25/2/2025). Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol […]

  • Biaya Hidup Bali Makin Tinggi, DPRD Bali Dorong UMP 2027 Tembus Rp5 Juta

    Biaya Hidup Bali Makin Tinggi, DPRD Bali Dorong UMP 2027 Tembus Rp5 Juta

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DENPASAR – Persoalan upah pekerja kembali menjadi sorotan DPRD Provinsi Bali. Tingginya biaya hidup, khususnya di kawasan pariwisata seperti Denpasar dan Badung, dinilai tidak lagi sebanding dengan besaran upah minimum yang diterima pekerja saat ini. Ketua Komisi I DPRD Bali, I Nyoman Budiutama, mengatakan pembahasan mengenai pengupahan ke depan akan tetap mengacu pada ketentuan perundang-undangan […]

  • RSUP Prof. Ngoerah Siapkan Lompatan Besar, Bangun Empat Gedung Baru Rp1,2 Triliun Menuju Rumah Sakit Kelas Dunia

    RSUP Prof. Ngoerah Siapkan Lompatan Besar, Bangun Empat Gedung Baru Rp1,2 Triliun Menuju Rumah Sakit Kelas Dunia

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DENPASAR – RSUP Prof. Ngoerah Denpasar bersiap melakukan transformasi besar dalam pengembangan layanan kesehatan. Rumah sakit rujukan nasional di Bali itu akan membangun empat gedung baru dengan nilai investasi sekitar Rp1,2 triliun sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan sekaligus mendukung Bali menjadi destinasi medical tourism bertaraf internasional. Direktur Utama RSUP Prof. Ngoerah, I Gusti […]

  • Alih Fungsi LSD Marak, Pengurus Subak Jagaraga Mesadu ke Dinas PUPR Minta Segera Ditertibkan

    Alih Fungsi LSD Marak, Pengurus Subak Jagaraga Mesadu ke Dinas PUPR Minta Segera Ditertibkan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JEMBRANA – Belakangan ini alih fungsi lahan sawah di lindungi di kawasan Subak Jagaraga, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali marak terjadi. Parahnya lagi, alih fungsi lahan sawah dilindungi (LSD) tersebut tanpa disertai dengan rekomendasi pelepasan LSD dari Kementerian terkait. Kondisi tersebut kesannya sengaja dibiarkan aparat berwenang tanpa tindakan apapun. Kondisi tersebut membuat pengurus subak […]

expand_less