Breaking News
light_mode
Trending Tags

JW Marriott Payangan Distop: Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali Pastikan Tidak Anti-Investor, Hanya Anti-Pelanggaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GIANYAR, Matakompas.com | Proyek pembangunan Hotel JW Marriott di Desa Puhu, Payangan, Gianyar, resmi dihentikan sementara setelah Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali menemukan sejumlah pelanggaran serius terkait sungai, irigasi, serta dokumen perizinan, Kamis, 27 November 2025.

Keputusan penghentian diambil dalam rapat mendadak di lokasi dan langsung disetujui pihak manajemen proyek.

Sidak tersebut diikuti Kasatpol PP Provinsi Bali, Kasatpol PP Gianyar, BWS Bali–Penida, DLH Gianyar, Dinas PUPR Gianyar, Perbekel Desa Puhu, dan pihak HUMAS proyek.

Sungai Ditutup Permanen, Izin Tak Lengkap

Pansus TRAP menemukan pelanggaran penting yang dianggap mengancam lingkungan dan tata ruang.

 Ketua Fraksi Gerindra-PSI sekaligus anggota Pansus TRAP, Gede Harja Astawa, menerangkan ada aliran sungai atau irigasi yang melewati kawasan hotel dan bagian atasnya ditutup secara permanen oleh bangunan. “Ini pelanggaran serius sempadan sungai,” kata Gede Harja Astawa.

Selain itu, Pansus juga menemukan sejumlah izin yang belum dimiliki, izin tidak lengkap, serta beberapa dokumen masih menggunakan regulasi lama.

Akibat temuan ini, Pansus TRAP DPRD Bali memerintahkan penghentian seluruh aktivitas pembangunan hingga developer menunjukkan seluruh dokumen resmi dan berlaku. Pihak HUMAS proyek menyatakan sepakat dan siap mematuhi keputusan tersebut.

DPRD Bali Akan Panggil Owner JW Marriott

Untuk memastikan transparansi dan kepatuhan aturan, DPRD Bali akan memanggil owner proyek ke Kantor DPRD Provinsi Bali. Mereka diminta membawa dokumen izin asli, rencana teknis pembangunan dan komitmen tertulis terhadap kelestarian lingkungan.

Gede Harja Astawa menegaskan jika nanti terbukti lengkap dan sesuai aturan, silakan proyek dilanjutkan. Tetapi jika ditemukan pelanggaran lanjutan, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi tegas.

“Kami Tidak Anti-Investor” Sikap Fraksi Gerindra-PSI Bali

Menjawab persepsi publik bahwa DPRD Bali sering dianggap menghambat investasi, Gede Harja Astawa memberikan klarifikasi tegas:

“Saya tegaskan, Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali tidak anti-investor. Kami justru membutuhkan investor untuk memperkuat perekonomian Bali,” terangnya.

Namun ia menekankan bahwa lingkungan dan budaya Bali tidak boleh dikorbankan.

“Yang kami tolak adalah investor yang merusak lingkungan, tidak menghargai kearifan lokal, dan tidak memberi ruang bagi putra-putri Bali untuk bekerja,” kata Gede Harja Astawa.

Ia menegaskan bahwa masa depan Bali harus tetap terjaga:

“Kalau bukan kita yang menjaga lingkungan Bali, siapa lagi? Pariwisata Bali menjual keindahan alam. Maka menjaga alam adalah kewajiban moral kita bersama,” tegasnya.

Pesan Tegas untuk Investor yang Masuk Bali

Gede Harja Astawa menyampaikan tiga pesan utama:

1. Lengkapi izin dulu, baru bangun.

Jangan pakai pola ‘pukul dulu, izin belakangan’. Itu keliru.

2. Hormati alur perizinan dari bawah.

Mulai dari lingkungan dan banjar adat, desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.

3. Patuhi regulasi terbaru, bukan celah aturan lama.

“Jangan memanfaatkan bolong-bolong peraturan. Bali harus dibangun dengan tertib, bersih, dan bertanggung jawab,” paparnya.

Ia menutup dengan pesan bahwa investasi tetap dibutuhkan, namun bukan dengan mengorbankan alam dan masyarakat lokal.

“Investasi harus tumbuh tanpa mengorbankan alam, budaya, dan masa depan Bali,” pesan Gede Harja Astawa. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didemo Ratusan Mahasiswa, Koster Akui Komunikasi dan Pengelolaan Sampah Belum Sempurna

    Didemo Ratusan Mahasiswa, Koster Akui Komunikasi dan Pengelolaan Sampah Belum Sempurna

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Bali, Rabu (22/4/2026), menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang dinilai semakin memburuk di Pulau Dewata. Aksi diawali dengan konsolidasi massa di kawasan timur Lapangan Renon, sebelum bergerak menuju Kantor DPRD Bali sambil membawa spanduk dan […]

  • Kapolres Pasangkayu Diduga Aniaya Bawahan, Masyarakat Minta Propam Polri Turun Tangan ​

    Kapolres Pasangkayu Diduga Aniaya Bawahan, Masyarakat Minta Propam Polri Turun Tangan ​

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Matakompas.com Jakarta – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan Kepala Polres Pasangkayu, Sulawesi Barat, AKBP Joko Kusumadinata, semakin memanas dan menarik perhatian luas. Tidak hanya soal kekerasan terhadap sesama anggota institusi, kasus ini kini juga memicu pertanyaan serius terkait pola kepemimpinan dan keadilan penegakan hukum di wilayah tersebut bahkan mendorong peringatan keras dari wakil rakyat di […]

  • NCPI Bali Gelar Seminar BEIF 2026 Mengusung Tema “Green Investment sebagai Penggerak Utama Menuju Indonesia Emas 2045” 

    NCPI Bali Gelar Seminar BEIF 2026 Mengusung Tema “Green Investment sebagai Penggerak Utama Menuju Indonesia Emas 2045” 

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) melaksanakan pelantikan pengurus NCPI Provinsi Bali Masa Bakti 2026-2031 di Bali International Hospital (BIH), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Rabu, 18 Pebruari 2026. Selain itu, NCPI Bali juga menggelar Seminar Nasional bertajuk Bali Economic Investment Forum (BEIF) 2026. Turut hadir, Komisaris Jenderal Polisi […]

  • Sepekan Pertama Ramadhan, Pemerintah Putuskan Siswa Belajar di Rumah

    Sepekan Pertama Ramadhan, Pemerintah Putuskan Siswa Belajar di Rumah

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM — Pemerintah resmi menerbitkan surat edaran tentang pembelajaran selama Ramadan 1446 Hijrian/2025 M, di mana para siswa selama sepekan awal bulan suci itu akan melaksanakan kegiatan belajar di lingkungan rumah. Hal itu diatur dalam Surat Edaran Bersama (SEB) yang diteken tiga menteri yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan […]

  • Kapolda Riau Tinjau Langsung Kesiapan Jembatan Merah Putih Presisi Kota Dumai

    Kapolda Riau Tinjau Langsung Kesiapan Jembatan Merah Putih Presisi Kota Dumai

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Dumai, Matakompas. Com – Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum di dampingi Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambng S.I.K., S.H., beserta seluruh Kapolsek jajaran Polres Dumai tinjau langsung kesiapan Jembatan Merah Putih Presisi menjelang peresmian oleh Bapak Kapolri. 03/07/26 Peninjauan kesiapan jembatan Merah Putih yang dalam waktu dekat akan diresmikan juga […]

  • Segel Negara Raib Tanpa Proses Hukum, Wibawa Satpol PP Bali Dipertanyakan

    Segel Negara Raib Tanpa Proses Hukum, Wibawa Satpol PP Bali Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com  | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali memasang segel resmi atas bangunan yang melanggar tata ruang di Bali. Salah satunya di kawasan Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, khususnya di Billy’s Restaurant & Villas. Selain itu, Satpol PP Bali juga memasang segel resmi di areal Pura Belong Batu Nunggul Jimbaran dan sejumlah tempat lainnya […]

expand_less