Breaking News
light_mode
Trending Tags

Didemo Ratusan Mahasiswa, Koster Akui Komunikasi dan Pengelolaan Sampah Belum Sempurna

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Bali, Rabu (22/4/2026), menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang dinilai semakin memburuk di Pulau Dewata.

Aksi diawali dengan konsolidasi massa di kawasan timur Lapangan Renon, sebelum bergerak menuju Kantor DPRD Bali sambil membawa spanduk dan poster berisi kritik terhadap kinerja pemerintah daerah. Dalam orasinya, mahasiswa menilai persoalan sampah di Bali tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencerminkan lemahnya koordinasi antarinstansi, kebijakan yang belum efektif, serta minimnya pelibatan masyarakat.

Sebelum turun ke jalan, mahasiswa juga telah melayangkan undangan diskusi terbuka kepada Gubernur Bali, Wayan Koster, dan Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya, guna meminta penjelasan langsung terkait kondisi pengelolaan sampah yang dinilai kian kompleks.

Aksi tersebut akhirnya direspons langsung oleh Gubernur Bali bersama pimpinan DPRD Bali yang menerima perwakilan mahasiswa dalam forum dialog terbuka di wantilan DPRD Bali. Dalam forum itu, mahasiswa menyampaikan berbagai kritik dan tuntutan secara langsung kepada pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Wayan Koster mengapresiasi langkah mahasiswa yang dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan Bali. Namun, ia juga mengakui bahwa pengelolaan sampah di Bali masih belum berjalan secara sempurna, khususnya dalam aspek komunikasi publik.

“Saya sebagai manusia biasa mohon dimaafkan jika komunikasi kami belum maksimal. Ini menjadi catatan penting bagi saya untuk memperbaiki ke depan,” ujar Koster.

Dalam penjelasannya, Koster menegaskan bahwa pemerintah tetap menjalankan sistem pengelolaan sampah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, dengan pembagian peran antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Ia juga menekankan bahwa Bali tidak menerapkan pendekatan sektoral yang kaku, melainkan mengintegrasikan seluruh elemen dalam satu visi pembangunan melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber melalui program teba modern, penggunaan komposter, serta penguatan infrastruktur seperti TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) dan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu).

Selain itu, proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) terus didorong sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir.

Koster juga menegaskan komitmennya untuk menutup TPA Suwung secara total paling lambat 1 Agustus 2026. Ia menilai praktik open dumping harus segera dihentikan karena berpotensi mencemari lingkungan.

“Batas waktu 1 Agustus ditutup total. Open dumping harus dihentikan pada 2026 karena berdampak buruk terhadap lingkungan,” tegasnya.

Dialog antara mahasiswa dan pemerintah ini menjadi momentum penting dalam mendorong perbaikan sistem pengelolaan sampah di Bali. Di tengah meningkatnya tekanan publik, pemerintah diharapkan mampu menghadirkan solusi yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan demi menjaga kelestarian lingkungan Pulau Dewata.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oka Antara Tegas Batasi Toko Modern, UMKM dan Warung Rakyat Harus Dilindungi

    Oka Antara Tegas Batasi Toko Modern, UMKM dan Warung Rakyat Harus Dilindungi

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi pasar tradisional dan warung rakyat dari ekspansi toko modern berjejaring.  Sikap tegas ini tercermin dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Bali tentang Pengendalian Toko Modern Berjejaring, yang menitikberatkan pada pembatasan izin, pengaturan jarak, serta kewajiban kemitraan dengan UMKM lokal. […]

  • Walikota Dumai Sholat Ied Adha Di Masjid Habiburahman Bersama Istri Tercinta

    Walikota Dumai Sholat Ied Adha Di Masjid Habiburahman Bersama Istri Tercinta

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DUMAI,MATAKOMOAS.COM – Fajar belum sepenuhnya benderang di Kota Dumai, namun langkah kaki ribuan umat Muslim telah bergemuruh menuju salah satu ikon religi kebanggaan Dumai, Rabu, (27/5/2026). Pelataran Masjid Agung Habiburrahman di Dumai Islamic Center (DIC) berubah menjadi lautan putih yang syahdu, berselimut gema takbir yang menggetarkan jiwa menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Di […]

  • Gubernur Bali Apresiasi Jawaban Fraksi DPRD, Siap Kolaborasi Sempurnakan Perubahan APBD 2026.

    Gubernur Bali Apresiasi Jawaban Fraksi DPRD, Siap Kolaborasi Sempurnakan Perubahan APBD 2026.

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – Gubernur Bali mengapresiasi pandangan umum yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Provinsi Bali terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna ke-50 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I, Tahun Sidang 2026-2027, bertempat di Ruang Sidang Utama, Kantor […]

  • AA Ayu Priniti: Sanksi Tegas Kuota Perempuan Bikin Parpol Lebih Serius Regenerasi Politik

    AA Ayu Priniti: Sanksi Tegas Kuota Perempuan Bikin Parpol Lebih Serius Regenerasi Politik

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR – Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar dari Partai Gerindra, AA Ayu Priniti menyatakan dukungan penuh atas putusan Mahkamah Konstitusi terkait kewajiban keterwakilan perempuan minimal 30 persen di parlemen. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi perempuan dalam dunia politik, khususnya di Bali. Apalagi, Partai Gerindra di Denpasar telah melampaui target keterwakilan […]

  • Hari Buruh Penuh Edukatif, Rekreatif, dan Sosial, Gubernur Koster: Matur Suksma, Keringat Pekerja Mesin Ekonomi Bali

    Hari Buruh Penuh Edukatif, Rekreatif, dan Sosial, Gubernur Koster: Matur Suksma, Keringat Pekerja Mesin Ekonomi Bali

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Jumat (1/5/2026).  Hadir di tengah-tengah lebih dari 1.200 partisipan dari berbagai sektor, Gubernur Koster dengan tulus menyampaikan terima kasih kepada para pekerja karena keringat mereka menjadi mesin penggerak ekonomi daerah. Ucapan […]

  • Ricuh GIK UGM, GMPK DKI: Dialog Mensyaratkan Argumen, Bukan Kekerasan

    Ricuh GIK UGM, GMPK DKI: Dialog Mensyaratkan Argumen, Bukan Kekerasan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Jum
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Forum diskusi Kopdar Bareng Mas Dar yang menghadirkan sejumlah pejabat negara di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada, Senin malam (15/6/2026), berakhir ricuh setelah sekelompok mahasiswa menggeruduk panggung dan memaksa acara dihentikan. Seorang ajudan pejabat negara dilaporkan terluka akibat lemparan benda keras dari massa. Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan […]

expand_less