Breaking News
light_mode
Trending Tags

KEK Pejarakan Resmi Disosialisasikan, Bali Utara Menuju Panggung Global

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com | Sosialisasi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng berlangsung, Minggu, 7 Desember 2025.

Sosialisasi KEK mendapatkan perhatian besar dari berbagai unsur pejabat, tokoh masyarakat, dan perwakilan investor internasional.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung Holding Company dengan dihadiri pejabat keluarga besar TNI Trimatra, perwakilan Kementerian Pertahanan, Pangdam Udayana, Dandim 1609 Buleleng, unsur kecamatan, kepala desa sekitar wilayah pengembangan, Keluarga Besar Kementerian Komdigi, tokoh nasional hingga investor dari Tiongkok dan Kerajaan Arab Saudi.

Pembangunan KEK Berlandaskan Tri Hita Karana

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung Holding Company, RA Ambarawati Kenconowungu menegaskan, bahwa pembangunan KEK tetap berpegang kuat pada konsep Tri Hita Karana.

“Tri Hita Karana merupakan konsep pembangunan yang selalu pemperhatikan yang namanya Parhyangan, Palemahan dan Pawongan (Parhyangan adalah tempat Istananya Tuhan, Pelemahan adalah lingkungan di sekitarnya, dan Pawongan adalah orang-orang atau warga penduduk yang hidup di wilayah tersebut,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa proyek ini akan membuka peluang kesejahteraan baru bagi masyarakat setempat melalui sektor pertanian, perkebunan, dan berbagai bidang ekonomi produktif lainnya.

KEK Dikembangkan dengan Kolaborasi Pendidikan, Pariwisata dan Budaya

Proyek KEK Pejarakan dirancang menjadi kawasan besar yang menggabungkan sektor pendidikan, budaya, dan destinasi wisata berkelanjutan. Fasilitas pendukung seperti bandara, kapal pesiar, hingga zona komersial akan melengkapi kawasan tersebut.

RA Ambarawati Kenconowungu menyampaikan bahwa pembangunan KEK telah mendapatkan dukungan dari kementerian internasional dan rekomendasi kementerian RI sebagai proyek strategis yang mendorong Bali Utara tampil di panggung global.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat dilibatkan langsung dalam proses pembangunan.

“Dalam giat sosialisasi pembangunan kawasan ekonomi khusus ini kami mengundang para tokoh masyarakat untuk bergabung dalam pembangunan ini sebuah kolaborasi masa depan yang menyangkut manfaat nyata bagi Bangsa, Daerah dan generasi mendatang,” paparnya.

Kepala Desa Pejarakan: Warga Siap, Asal Ekonomi Meningkat

Kepala Desa Pejarakan, I Made Astawa, menyambut baik langkah sosialisasi pembangunan KEK yang digagas perusahaan tersebut.

Ia mengatakan bahwa warganya akan mendukung penuh bila proyek strategis ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi.

I Made Astawa ditanya awak media terkait akan adanya Bandara di wilayahnya sepanjang akan mampu meningkatkan tarap ekonomi masyarakat yang berkelanjutan sudah dipastikan warganya akan siap dan pemerintah akan mendorong memberikan motipasi demi kemajuan Daerah Buleleng Bali Utara secara umum.

Acara ditutup dengan ucapan terima kasih dari panitia kepada seluruh tokoh, undangan dan masyarakat yang hadir dengan antusias. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Moneter Pasca Perry: Celah yang Menjepit Kelas Menengah

    Kebijakan Moneter Pasca Perry: Celah yang Menjepit Kelas Menengah

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Mundurnya Perry Warjiyo dari pucuk pimpinan Bank Indonesia membuka pertanyaan jauh lebih mendasar daripada sekadar siapa penggantinya: selama masa kepemimpinannya, untuk siapa sebenarnya kebijakan moneter Indonesia dirancang dan bekerja? Kelas menengah perkotaan — yang menyumbang 81% konsumsi rumah tangga dan 55% Produk Domestik Bruto, kini terjebak dalam jepitan dua arah. Kebijakan moneter […]

  • Bangunan Bekas Pos Pengamanan Pemilu dan Nataru di Lebak Kumuh Tak Terawat

    Bangunan Bekas Pos Pengamanan Pemilu dan Nataru di Lebak Kumuh Tak Terawat

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Keberadaan bangunan bekas Pos pengamanan Pilkada dan Nataru yang terletak di Alun – alun rangkasbitung Kabupaten Lebak mendapat kritikan tajam dari masyarakat. Alasannya karena keberadaannya tidak terawat hingga membuat kumuh serta mengganggu aktipitas masyarakat. “karena bangunan tersebut menggunakan bahu jalan dan trotoar sehingga mengganggu pejalan kaki, apalagi ketika pada hari minggu yang […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Tegaskan Mangrove Kawasan Lindung, Tak Boleh Dialihfungsikan untuk Usaha

    Pansus TRAP DPRD Bali Tegaskan Mangrove Kawasan Lindung, Tak Boleh Dialihfungsikan untuk Usaha

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Tim Panitia Khusus (Pansus) Penegakan Peraturan Daerah Terkait Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Gabungan Lantai III, Gedung DPRD Provinsi Bali, Kamis, 29 Januari 2026. RDP Pansus TRAP DPRD Provinsi Bali difokuskan pada pendalaman materi serta kelengkapan administrasi sejumlah bangunan […]

  • Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Gung Cok Minta Himbauan Jarak Penjor Tidak Singgung Tradisi Bali, Soroti Kabel PLN di Depan Rumah

    Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Gung Cok Minta Himbauan Jarak Penjor Tidak Singgung Tradisi Bali, Soroti Kabel PLN di Depan Rumah

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka SE (Gung Cok), memberikan tanggapan terkait polemik himbauan PLN mengenai jarak aman pemasangan penjor dari kabel listrik. Ia menilai himbauan tersebut sah secara teknis, namun berpotensi menimbulkan masalah baru jika tidak mempertimbangkan aspek adat dan tradisi masyarakat Bali. Menurut Gung Cok, edukasi […]

  • Diskusi Publik IWO Bali: Pansus TRAP Bongkar Arah Tata Kelola Ruang Bali

    Diskusi Publik IWO Bali: Pansus TRAP Bongkar Arah Tata Kelola Ruang Bali

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Wacana mengenai siapa yang sebenarnya mengendalikan tata ruang Bali kembali mengemuka dalam ruang publik. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengambil peran penting dalam mengangkat isu strategis tersebut melalui Diskusi Publik yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali. Mengusung tema “Siapa Pengendali Tata Ruang Bali: Pemerintah […]

  • DPW NCW Bali Apresiasi Ketegasan Imigrasi, Dorong Pengawasan WNA di Pulau Dewata Diperkuat

    DPW NCW Bali Apresiasi Ketegasan Imigrasi, Dorong Pengawasan WNA di Pulau Dewata Diperkuat

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR – Dewan Pimpinan Wilayah National Corruption Watch (DPW NCW) Bali menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing (WNA) di Bali. Ketua DPW NCW Bali, Wong Kok Liang atau yang akrab disapa Donnox Wong, menegaskan bahwa penegakan […]

expand_less