Breaking News
light_mode
Trending Tags

APBD Rp60,22 Miliar untuk BPJS PBI Dinilai Salah Sasaran, ARUN Bali Minta Evaluasi Kebijakan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Klaim Pemerintah Provinsi Bali mengenai capaian angka kemiskinan terendah di Indonesia menuai sorotan publik.

Aktivis Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST alias Gung De menilai narasi kebanggaan tersebut bertolak belakang dengan praktik kebijakan jaminan sosial yang dinilai masih membiayai kelompok masyarakat mampu melalui skema BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Menurut Gung De, penonaktifan 24.401 peserta PBI BPJS di Kota Denpasar oleh pemerintah pusat seharusnya dipahami sebagai langkah berbasis data bukan bentuk pengabaian terhadap warga miskin.

“Pemerintah pusat menonaktifkan itu karena punya data. Pastinya yang dinonaktifkan hanya warga yang sudah mampu atau kaya. Yang masih miskin tetap dibiayai negara sesuai undang-undang,” tegas Gung De, Senin, 9 Pebruari 2026.

Gung De menilai polemik yang muncul justru menunjukkan kekeliruan cara berpikir dalam memaknai kemiskinan, terutama jika warga perkotaan terus diposisikan sebagai kelompok miskin demi mempertahankan fasilitas sosial.

“Masa warga Kota Denpasar terus dianggap miskin supaya tetap dapat fasilitas BPJS PBI yang sejatinya hak orang miskin?,” ujarnya.

Gung De menyebut kondisi tersebut sebagai paradoks kebijakan. Disatu sisi pemerintah menyatakan bangga atas rendahnya angka kemiskinan, namun disisi lain pemerintah daerah masih menanggung iuran BPJS bagi warga yang dinilai telah mapan secara ekonomi.

Gung De juga mengkritik kebijakan Pemerintah Kota Denpasar yang mengalokasikan sekitar Rp60,22 miliar per tahun dari APBD untuk mengaktifkan kembali peserta PBI yang dinonaktifkan.

 Menurutnya, penggunaan anggaran tersebut berpotensi tidak tepat sasaran serta mencederai prinsip keadilan sosial.

“Ini konyol. Ngapain APBD dipakai bayar orang kaya? Dana sebesar itu lebih bermanfaat untuk beasiswa pendidikan, menaikkan gaji guru honorer yang masih rendah, atau mengatasi kekurangan tenaga kebersihan dan pengelola sampah,” paparnya.

Gung De juga menyoroti fenomena warga berpenghasilan tinggi yang tetap menikmati iuran BPJS bersubsidi negara.

“Jangan bermental miskin. Sudah kaya, tapi masih pakai fasilitas sosial. Itu bukan soal data, tapi soal etika dan keberanian pemerintah menegakkan kebijakan,” tegasnya.

Gung De menilai pemerintah pusat perlu konsisten dengan klaim kemiskinan rendah dengan memastikan bantuan sosial hanya diterima kelompok rentan.

“Jangan bangga bicara angka kemiskinan terendah, tapi ketika BPJS orang mampu dinonaktifkan justru daerah pasang badan membiayai mereka,” kata Gung De.

ARUN Bali pun mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan PBI BPJS agar fasilitas sosial tidak disalahgunakan dan benar-benar berpihak pada masyarakat miskin.

“Hak orang miskin jangan diambil oleh yang sudah mampu. Negara harus tegas dan adil,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Livin’ Fest 2025 Resmi Hadir di Bali, Bank Mandiri Angkat Potensi UMKM dan Industri Kreatif

    Livin’ Fest 2025 Resmi Hadir di Bali, Bank Mandiri Angkat Potensi UMKM dan Industri Kreatif

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Bank Mandiri kembali melanjutkan rangkaian festival inovatif Livin’ Fest 2025, kali ini hadir di Denpasar untuk menghidupkan ekosistem ekonomi kreatif dan gaya hidup digital masyarakat Bali. Gelaran yang berlangsung pada 4 – 7 Desember 2025 di Icon Bali ini menawarkan pengalaman terpadu yang menggabungkan layanan finansial modern, hiburan, pameran UMKM, hingga showcase […]

  • Dandim 1611/Badung: Apel Pam VVIP Digelar, TNI-Polri Pastikan Kunjungan Wapres di Bali Berjalan Lancar.

    Dandim 1611/Badung: Apel Pam VVIP Digelar, TNI-Polri Pastikan Kunjungan Wapres di Bali Berjalan Lancar.

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BALI, MataKompas.com – Denpasar, Dalam rangka menyambut kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia beserta rombongan di wilayah Provinsi Bali, TNI-POLRI menggelar Apel Gelar Kesiapan Pasukan Pam VVIP pada hari Kamis, 12 Februari 2026. Acara ini bertempat di Lapangan Makorem 163/WSA, Jl. PB Sudirman, Dauh Puri, Denpasar Barat, Kota Denpasar. Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu […]

  • Gubernur Koster Tawarkan Model Pertanian Organik Bali di Forum Kebijakan Global, Angkat Subak dan Sad Kerthi sebagai Solusi Krisis Iklim

    Gubernur Koster Tawarkan Model Pertanian Organik Bali di Forum Kebijakan Global, Angkat Subak dan Sad Kerthi sebagai Solusi Krisis Iklim

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    LONDON | Gubernur Bali, Wayan Koster, kembali membawa pengalaman dan kebijakan pembangunan Bali ke panggung internasional. Dalam rangkaian agenda London Climate Action Week 2026, Gubernur Koster menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Dialog Kebijakan Global untuk Pertanian Berkelanjutan yang digelar pada 24 Juni 2026 oleh United Kingdom Foreign, Commonwealth & Development Office (UK FCDO), World Bank […]

  • Dituding Peras Tersangka Benny Chandra. Kajari Tolitoli: Faktanya Diputar Balikkan

    Dituding Peras Tersangka Benny Chandra. Kajari Tolitoli: Faktanya Diputar Balikkan

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TOLITOLI – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tolitoli, Dr Albertinus P. Napitupulu SH MH membantah tudingan dugaan pemerasan Rp1 miliar untuk menghentikan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan pasar rakyat Dakopamen di Desa Galumpang yang diduga merugikan negara sebesar Rp669 juta, dari nilai proyek Rp5,6 miliar terhadap kontraktor Benny Chandra. “Semua tudingan itu tidak benar dan faktanya […]

  • Koster Ajak Ribuan Kader PDI Perjuangan Tabanan Mengingat Masa Lalu, Memahami Sejarah dan Perjalanan Partai

    Koster Ajak Ribuan Kader PDI Perjuangan Tabanan Mengingat Masa Lalu, Memahami Sejarah dan Perjalanan Partai

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, mengukuhkan pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan untuk masa bakti 2025–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung I Ketut Marya, Kecamatan Tabanan, Selasa (24/3/2026). Pengukuhan ini dihadiri sejumlah tokoh partai, di antaranya Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDIP Bali […]

  • Polresta Cirebon Ungkap 15 Kasus Narkoba Selama Februari 2025, 17 Tersangka Diamankan

    Polresta Cirebon Ungkap 15 Kasus Narkoba Selama Februari 2025, 17 Tersangka Diamankan

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 884
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap 15 kasus peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang selama periode Februari hingga Maret 2025. Sebanyak 17 tersangka telah diamankan dalam operasi ini. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, menyampaikan bahwa dari 15 kasus yang terungkap, terdapat 2 kasus peredaran narkotika golongan I jenis sabu, 12 kasus peredaran […]

expand_less