Said Iqbal Hadiri Musda–Muscab V Partai Buruh Bali, Optimistis Duet Suyanta Parikesit Perkuat Basis Pekerja
- account_circle admin
- calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

module:1facing:0; ?hw-remosaic: 0; ?touch: (-1.0, -1.0); ?modeInfo: ; ?sceneMode: Auto; ?cct_value: 0; ?AI_Scene: (-1, -1); ?aec_lux: 0.0; ?hist255: 0.0; ?hist252~255: 0.0; ?hist0~15: 0.0; ?module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal, menghadiri langsung Musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 Partai Buruh Provinsi Bali yang digelar di Hotel Sindu, Sanur, Denpasar, Selasa (24/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Said Iqbal menyampaikan sejumlah harapan strategis terhadap kepemimpinan I Made Suyanta di Bali. Ia menegaskan bahwa Partai Buruh menargetkan penguatan perjuangan menuju terwujudnya negara sejahtera (welfare state), sekaligus memperluas representasi politik di parlemen.
Dorong Terwujudnya Welfare State
Menurut Said Iqbal, kepemimpinan Suyanta diharapkan mampu memastikan perjuangan Partai Buruh berjalan konsisten untuk menghadirkan kesetaraan kesempatan bagi seluruh rakyat.
Ia menekankan pentingnya distribusi kekayaan melalui jaminan sosial yang kuat, serta kebijakan ekonomi yang melindungi produksi dalam negeri.
“Boleh orang menjadi kaya, tetapi jangan sampai memiskinkan rakyat. Redistribusi kekayaan harus hadir dalam bentuk jaminan sosial yang nyata,” tegasnya kepada Newsyess.com.
Iqbal juga menyoroti peran APBN dan APBD termasuk APBD Bali agar diarahkan secara konkret untuk pembangunan kesejahteraan rakyat, seperti pembangunan rumah sakit, sekolah, fasilitas publik, serta penguatan jaminan sosial.
Target Kursi Parlemen
Selain agenda ideologis, Partai Buruh juga memasang target elektoral yang terukur di Bali. Untuk tingkat nasional, pihaknya berharap Bali mampu menyumbang minimal satu kursi DPR RI, meski diakui tidak mudah.
Sementara untuk DPRD Provinsi Bali, Iqbal optimistis Partai Buruh dapat meraih dua kursi. Adapun di tingkat kabupaten/kota, ia menargetkan minimal satu kursi di setiap daerah, bahkan membuka peluang dua kursi di beberapa wilayah.
Menurutnya, keberadaan kursi legislatif sangat penting agar Partai Buruh dapat memperjuangkan regulasi yang berpihak pada rakyat pekerja.
“Dengan kursi DPRD, kita bisa mendorong Perda yang melindungi rakyat, misalnya ketika pariwisata turun, harus ada jaminan sosial agar masyarakat tidak jatuh miskin,” jelasnya.
Lindungi Pekerja Formal dan Informal
Iqbal menegaskan bahwa perjuangan Partai Buruh di Bali mencakup perlindungan menyeluruh bagi pekerja formal maupun informal, termasuk pedagang kaki lima, pengemudi ojek online, hingga pekerja sektor pariwisata.
Ia juga menyoroti pentingnya kepastian pembayaran THR bagi pekerja, serta perlindungan bagi gig worker yang selama ini dinilai belum memiliki kepastian status kerja.
Selain isu ketenagakerjaan, Partai Buruh juga menaruh perhatian pada pengawasan program publik seperti jaminan kesehatan gratis, bantuan sosial, hingga pencegahan korupsi APBD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Duet Kepemimpinan Dinilai Solid
Secara khusus, Said Iqbal menyatakan optimisme tinggi terhadap duet kepemimpinan I Made Suyanta dan I Putu Parikesit di Partai Buruh Bali. Ia menilai kombinasi keduanya menjadi kekuatan penting bagi pengembangan partai.
“Pak Suyanta pebisnis yang punya hati kepada rakyat kecil, Pak Parikesit berpengalaman di perusahaan internasional. Ini duet maut,” ujarnya.
Dengan dukungan unsur tokoh agama dan aktivis serikat buruh di Bali, Iqbal meyakini Partai Buruh akan menghadirkan warna baru dalam perjuangan perlindungan kelas pekerja di Pulau Dewata.
Musda–Muscab V ini diharapkan menjadi titik konsolidasi penting bagi Partai Buruh Bali dalam memperkuat struktur, memperluas basis massa, serta menatap kontestasi politik menuju Pemilu 2029 dengan lebih percaya diri. (Tim)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar