Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bedah KUHP Nasional dan KUHAP Baru, Mahasiswa Magister Hukum Unsurya Sukses Gelar Seminar

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Matakompas.com – Mahasiswa Program Pascasarjana Magister Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) Angkatan VII menyelenggarakan seminar hukum bertema “Tinjauan Kritis KUHP Nasional dan KUHAP Baru Perspektif Hukum Pidana, Perdata, dan Kedirgantaraan” di Balai Prajurit Ardhya Loka, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Kamis (11/12/2025).

Keterangan tertulis Panitia Seminar Hukum Mahasiswa Magister Hukum Unsurya, Minggu (14/12/2025), menyebutkan bahwa kegiatan berlangsung secara hibrida, diikuti peserta baik secara langsung maupun daring melalui Zoom Meeting.

Seminar dibuka secara resmi oleh Rektor Unsurya, Marsekal Muda TNI (Purn.) Dr. Sungkono, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan seminar dan menekankan relevansi tema yang mengkaji pembaruan KUHP Nasional dan KUHAP baru dari perspektif hukum pidana, perdata, serta kedirgantaraan.

“Mahasiswa Magister Hukum Unsurya merupakan calon pemimpin, praktisi, dan akademisi di masa depan. Mereka dituntut untuk memahami perubahan regulasi serta mampu menganalisisnya dari berbagai sudut pandang,” ujar alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) 1987 tersebut.

Ketua Panitia, Marsekal Pertama TNI Seprianus Hanok Sarante, S.H., CHRMP, menyatakan bahwa seminar dimoderatori oleh Sekretaris Program Studi S2 Magister Hukum Unsurya, Dr. Rizky Pratama Putra Karo Karo, S.H., M.H. Ia menambahkan, kegiatan ini diikuti peserta dengan antusias dan menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika pembaruan hukum nasional.

Narasumber seminar berasal dari kalangan penegak hukum dan akademisi, antara lain Hakim Yustisial Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI, Adji Prakoso, S.H., M.H., Kepala Subdirektorat Prapenuntutan Direktorat C Jampidum Kejaksaan Agung, Dr. Hadiman, S.H., M.H., QRMP; Dekan Fakultas Hukum Unsurya, Marsekal Muda TNI (Purn.) Dr. Sujono, S.H., M.H., CFRa; serta Ketua Program Studi S2 Magister Hukum Unsurya, Kolonel Sus. TNI (Purn.) Dr. Bambang Widarto, S.H., M.H.

“Seminar ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami pembaruan KUHP Nasional dan KUHAP baru, serta menempatkan diri sebagai agen perubahan yang berpikir kritis dan berintegritas,” kata Wakil Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Wadanpuspomau) itu.

Dalam sesi pemaparan materi, Adji Prakoso membahas kewenangan hakim dalam KUHP Nasional dan KUHAP baru. Dr. Hadiman menyoroti dinamika penegakan hukum dalam kerangka KUHAP baru, khususnya implikasinya terhadap proses prapenuntutan. Dekan Fakultas Hukum Unsurya, Dr. Sujono, menjelaskan politik hukum pidana melalui konsep peradilan koneksitas. Sementara itu, Dr. Bambang Widarto memaparkan tindak pidana penerbangan menurut KUHP baru dengan menekankan aspek keamanan penerbangan internasional.

Sesi dialog interaktif berjalan lancar, dengan banyak peserta mengajukan pertanyaan, termasuk Mahasiswa Magister Hukum yang juga panitia, Kolonel Sus. Satori, S.H., terkait penerapan norma baru dalam praktik hukum.

Apresiasi

Usai seminar, seluruh peserta dan tamu undangan memberikan apresiasi atas kelancaran kegiatan. Ketua Panitia, Marsekal Pertama TNI Seprianus Hanok Sarante, mengucap syukur atas keberhasilan seminar. Menurutnya, kegiatan ini yang menjadi bagian persiapan penulisan tesis mencerminkan kerja sama seluruh panitia dan komitmen peserta.

“Seminar dapat terlaksana dengan baik dalam waktu relatif singkat. Semoga seluruh peserta dapat lulus dan wisuda bersama, serta menjaga kebersamaan sebagai keluarga besar Unsurya,” kata Sarante, didampingi Dr. Amrullah, S.H., M.Hum., M.Si.Par., CHE., QCRO, serta panitia lainnya.(red)

Mahasiswa Magister Hukum Unsurya Sukses Gelar Seminar KUHP Nasional dan KUHAP Baru

JAKARTA – Mahasiswa Program Pascasarjana Magister Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) Angkatan VII menggelar seminar hukum bertema “Tinjauan Kritis KUHP Nasional dan KUHAP Baru Perspektif Hukum Pidana, Perdata, dan Kedirgantaraan” di Balai Prajurit Ardhya Loka, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (11/12/2025). Kegiatan digelar secara hibrida untuk peserta luring dan daring melalui Zoom Meeting.

Seminar dibuka secara resmi oleh Rektor Unsurya, Marsekal Muda TNI (Purn.) Dr. Sungkono, S.E., M.Si., yang menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan seminar. Ia menekankan relevansi tema dalam mengkaji pembaruan KUHP Nasional dan KUHAP baru dari perspektif hukum pidana, perdata, dan kedirgantaraan.

“Mahasiswa Magister Hukum Unsurya merupakan calon pemimpin, praktisi, dan akademisi di masa depan. Mereka dituntut memahami perubahan regulasi dan mampu menganalisisnya dari berbagai sudut pandang,” ujar alumnus AAU 1987 itu.

Ketua Panitia, Marsekal Pertama TNI Seprianus Hanok Sarante, S.H., CHRMP, menyatakan seminar dimoderatori oleh Sekretaris Program Studi S2 Magister Hukum Unsurya, Dr. Rizky Pratama Putra Karo Karo, S.H., M.H. Ia menambahkan, peserta mengikuti seminar dengan antusias, baik secara langsung maupun daring, dan kegiatan ini menjadi wadah akademik untuk memperdalam pemahaman tentang dinamika pembaruan hukum nasional.

Narasumber berasal dari kalangan penegak hukum dan akademisi, antara lain Hakim Yustisial Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI, Adji Prakoso, S.H., M.H.; Kepala Subdirektorat Prapenuntutan Direktorat C Jampidum Kejaksaan Agung, Dr. Hadiman, S.H., M.H., QRMP; Dekan Fakultas Hukum Unsurya, Marsekal Muda TNI (Purn.) Dr. Sujono, S.H., M.H., CFRa; serta Ketua Program Studi S2 Magister Hukum Unsurya, Kolonel Sus. TNI (Purn.) Dr. Bambang Widarto, S.H., M.H.

Adji Prakoso membahas kewenangan hakim dalam KUHP dan KUHAP baru, sementara Dr. Hadiman menyoroti dinamika penegakan hukum terkait prapenuntutan. Dr. Sujono memaparkan politik hukum pidana melalui konsep peradilan koneksitas, dan Dr. Bambang Widarto membahas tindak pidana penerbangan menurut KUHP baru dengan menekankan aspek keamanan penerbangan internasional.

Sesi dialog interaktif berjalan lancar, dengan banyak peserta mengajukan pertanyaan, termasuk dari Mahasiswa Magister Hukum yang juga panitia, Kolonel Sus. Satori, S.H.

Usai seminar, seluruh peserta dan tamu undangan memberikan apresiasi atas kelancaran kegiatan. Ketua Panitia, Marsekal Pertama TNI Seprianus Hanok Sarante, menyatakan bahwa seminar ini mencerminkan kerja sama panitia dan komitmen peserta, serta menjadi persiapan penting menjelang penulisan tesis.

“Semoga seluruh peserta dapat lulus dan wisuda bersama, serta menjaga kebersamaan sebagai keluarga besar Unsurya,” harap Sarante, didampingi Dr. Amrullah, S.H., M.Hum., M.Si.Par., CHE., QCRO, dan panitia lainnya.(red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Kesehatan Pemuda, Kadispora Ajak Pemuda Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

    Investasi Kesehatan Pemuda, Kadispora Ajak Pemuda Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BENGKULU,jarrakpos.com  – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini menjadi hadiah istimewa dari pemerintah bagi warga Bengkulu, khususnya yang sedang merayakan ulang tahun. Menyambut program tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.E., M.M., mengajak generasi muda […]

  • Tagel Winarta Minta Kepastian, 19.142 Botol Bea Cukai Benar Dimusnahkan atau Simulasi?

    Tagel Winarta Minta Kepastian, 19.142 Botol Bea Cukai Benar Dimusnahkan atau Simulasi?

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR – Transparansi pengelolaan barang hasil penindakan Bea Cukai kembali menjadi perhatian Komisi I DPRD Provinsi Bali. Dalam rapat koordinasi bersama jajaran Bea Cukai, Rabu (2/9/2026), Komisi I menekankan pentingnya kejelasan data dan kepastian mekanisme pengelolaan barang sitaan, termasuk menyangkut jumlah barang yang benar-benar akan dimusnahkan. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan kerja […]

  • Jajal Rute 6 KM Event Denpasar Fun Run, Gubernur Koster: Bagus untuk Tingkatkan Derajat Kesehatan

    Jajal Rute 6 KM Event Denpasar Fun Run, Gubernur Koster: Bagus untuk Tingkatkan Derajat Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster melepas peserta 6K Denpasar Fun Run 2026 yang mengambil start dan finish di Patung Catur Muka, Jalan Gajah Mada Denpasar, Sabtu (14/2/2026). Tak sekadar melepas peserta, Gubernur Koster bersama Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa juga mengikuti kegiatan lari yang menempuh […]

  • Polresta Cirebon Akan Tegas Tindak Preman Berkedok Ormas yang Ganggu Investasi dan Kamtibmas

    Polresta Cirebon Akan Tegas Tindak Preman Berkedok Ormas yang Ganggu Investasi dan Kamtibmas

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan kesiapannya untuk menindak tegas oknum organisasi masyarakat (ormas) yang terlibat dalam aksi premanisme dan menghambat iklim investasi serta mengganggu Kamtibmas di Kabupaten Cirebon. Polresta Cirebon berkomitmen untuk memastikan dunia usaha terbebas dari ancaman kelompok tertentu yang menyalahgunakan nama ormas demi kepentingan pribadi atau […]

  • Polda Banten Tangkap Charlie Chandra dalam Kasus Pemalsuan Surat Tanah di Tangerang

    Polda Banten Tangkap Charlie Chandra dalam Kasus Pemalsuan Surat Tanah di Tangerang

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TANGERANG — Polda Banten menangkap Charlie Chandra (49) pada Senin (19/5) malam, terkait kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah seluas 87.100 meter persegi di Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Penangkapan ini menjadi puncak dari penyelidikan kasus pemalsuan surat tanah yang cukup kompleks. Kepolisian Daerah Banten melalui Subdit II Harda Bangtah Ditreskrimum menggelar konferensi pers […]

  • Bali Resmi Tutup Puluhan KBLI PMA Berisiko Rendah, Gubernur Koster Perketat Investasi Demi Lindungi Ruang Usaha Masyarakat

    Bali Resmi Tutup Puluhan KBLI PMA Berisiko Rendah, Gubernur Koster Perketat Investasi Demi Lindungi Ruang Usaha Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali resmi memperketat akses investasi asing di sektor usaha berisiko rendah dan menengah rendah. Kebijakan tersebut ditandai dengan penutupan puluhan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) bagi Penanaman Modal Asing (PMA) pada sistem Online Single Submission (OSS) Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang mulai berlaku sejak Mei 2026. […]

expand_less